Welcome To Portal Komuniti :: Ukhwah.com

  Create An Account Home  ·  Topik  ·  Statistik  ·  Your Account  ·  Hantar Artikel  ·  Top 10 13-06-2021  

  Login
Nickname

Password

>> Mendaftar <<

  Mutiara Kata
Hasil besar tidak dapat dicapai dengan sekali gerakan. Kita harus terus bergerak ke depan, selangkah demi selangkah seperti ketika kita berjalan.
-- Samuel Smile

  Menu Utama

  Keahlian Ukhwah.com
Terkini: navratan
Hari Ini: 0
Semalam: 0
Jumlah Ahli: 43152

  Sedang Online
Sedang Online:
Tetamu: 66
Ahli: 0
Jumlah: 66




  Yang Masuk Ke Sini
isa777_musa: 2 jam, 15 minit yang lalu
zam_rizal: 9 hari yang lalu
wanja: 19 hari yang lalu
MTMKi: 27 hari yang lalu
Kang: 27 hari yang lalu


Copy & Paste
Topik: Hukum Meraikan Tahun Baru Cina.


Carian Forum

Moderator: Administrator
Portal Komuniti :: Ukhwah.com Indeks Forum
  »» Copy & Paste
    »» Hukum Meraikan Tahun Baru Cina.

Please Mendaftar To Post

Mukasurat 1 Of 2

Go To Page: 1 · 2

Oleh Hukum Meraikan Tahun Baru Cina.

fikrul_mustanir
WARGA SETIA
Menyertai: 03.11.2006
Ahli No: 27196
Posting: 744
Dari: The Future Khilafah State

blank   avatar


posticon Posting pada: 10-02-10 21:15


IMLEK (Tahun Baru Cina) ADALAH HARI RAYA AGAMA KHONGHUCU BUKAN SEKEDAR TRADISI TIONGHOA (Kaum Cina) : HARAM ATAS MUSLIM TURUT MERAYAKANNYA

Oleh : M. Shiddiq Al-Jawi

Pengantar

Anda mungkin pernah mendengar pernyataan begini. Bahwa Imlek itu hanyalah tradisi etnis Tionghoa dan bukan bagian ajaran agama tertentu. Karenanya umat Islam khususnya yang beretnis Tionghoa boleh-boleh saja merayakan Imlek.

Benarkah Imlek hanya tradisi? Bolehkah seorang muslim turut merayakan Imlek? Tulisan ini berusaha untuk menjawab dua pertanyaan tersebut, dengan menelaah ajaran agama Khonghucu, serta menelaah hukum syariah Islam yang terkait dengan keterlibatan kaum muslimin dalam perayaan hari raya agama lain.

Imlek Adalah Ajaran Agama Khonghucu, Bukan Sekedar Tradisi Tionghoa

Memang tak jarang kita dengar dari orang Tionghoa, termasuk tokoh-tokohnya yang sudah masuk Islam, bahwa Imlek itu sekedar tradisi. Tidak ada hubungannya dengan ajaran suatu agama sehingga umat Islam boleh turut merayakannya. Sebagai contoh, Sekretaris Umum DPP PITI (Pembina Iman Tauhid Islam), H. Budi Setyagraha (Huan Ren Cong), pernah menyatakan bahwa Imlek adalah tradisi menyambut tahun baru penanggalan Cina, datangnya musim semi, dan musim tanam di daratan Cina. H. Budi Setyagraha berkata,"Imlek bukan perayaan agama." (Lihat "Sekjen DPP PITI : Rayakan Imlek Jangan Berlebihan", Kedaulatan Rakyat, Selasa, 13 Pebruari 2007, hal. 2).

Padahal kalau kita mendalami agama Khonghucu, khususnya mengenai hari-hari rayanya, terbukti bahwa pernyataan tersebut tidak benar. Sebab sebenarnya Imlek adalah bagian integral dari ajaran agama Khonghucu, bukan semata-mata tradisi.

Dalam bukunya Mengenal Hari Raya Konfusiani (Semarang : Effhar & Dahara Prize, 2003) hal. vi-vii, Hendrik Agus Winarso menyebutkan bahwa masyarakat memang kurang memahami Hari Raya Konfusiani. Hendrik Agus Winarso mengatakan,"Misalnya Tahun Baru Imlek dianggap sebagai tradisi orang Tionghoa." Dengan demikian, pandangan bahwa Imlek adalah sekedar tradisi, yang tidak ada hubungannya dengan agama, menurut penulis buku tersebut, adalah suatu kesalahpahaman (Ibid., hal. v).

Dalam buku yang diberi kata sambutan oleh Ketua MATAKIN tahun 2000 Hs. Tjhie Tjay Ing itu, pada hal. 58-62, Hendrik Agus Winarso telah membuktikan dengan meyakinkan bahwa Imlek adalah bagian ajaran Khonghucu. Hendrik Agus Winarso menerangkan, Tahun Baru Imlek atau disebut juga Sin Cia, merupakan momentum untuk memperbarui diri. Momentum ini, kata beliau, diisyaratkan dalam salah satu kitab suci Khonghucu, yaitu Kitab Lee Ki, bagian Gwat Ling, yang berbunyi :

"Hari permulaan tahun (Liep Chun) jadikanlah sebagai Hari Agung untuk bersembahyang besar ke hadirat Thian, karena Maha Besar Kebajikan Thian. Dilihat tiada nampak, didengar tiada terdengar, namun tiap wujud tiada yang tanpa Dia… (Tiong Yong XV : 1-5).

(Lihat Hendrik Agus Winarso, Mengenal Hari Raya Konfusiani, , hal. 60-61).

Penulis buku tersebut lalu menyimpulkan Imlek adalah bagian ajaran Khonghucu, dengan menegaskan,"Dengan demikian, menyambut Tahun Baru bagi umat Khonghucu Indonesia mengandung arti ketakwaan dan keimanan." (ibid.,hal. 61).

Maka tidaklah benar pendapat yang menyebutkan bahwa Imlek hanya sekedar tradisi orang Tionghoa, atau Imlek bukan perayaan agama. Yang benar, Imlek justru adalah bagian ajaran agama Khonghucu, bukan sekedar tradisi.

Lagi pula, harus kami tambahkan bahwa boleh tidaknya seorang muslim melakukan sesuatu, tidaklah dilihat apakah sesuatu itu berasal dari tradisi atau ataukah dari agama. Seakan-akan kalau berasal dari tradisi hukumnya boleh-boleh saja dilakukan, sementara kalau dari agama lain hukumnya tidak boleh.

Standar semacam itu sungguh batil dan tidak ada dalam Islam. Karena standar yang benar menurut Islam, adalah Al-Qur`an dan As-Sunnah. Allah SWT berfirman (artinya): "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya." (QS Al-A’raaf : 3)

Kalimat "maa unzila ilaykum min rabbikum" dalam ayat di atas yang berarti "apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu", artinya adalah Al-Qur`an dan As-Sunnah. (Tafsir Al-Baidhawi, , hanya III/2).

Jadi suatu perbuatan itu boleh atau tidak boleh dilakukan, tolok ukurnya adalah Al-Qur`an dan As-Sunnah. Apa saja yang benar menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah, berarti boleh dikerjakan. Sebaliknya apa saja yang batil menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah, berarti tidak boleh dilakukan.

Maka kalau kita hendak menilai perbuatan muslim turut merayakan Imlek menurut Islam, tolok ukurnya harus benar. Yaitu harus kita lihat adalah apakah perbuatan itu boleh atau tidak menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah, bukan melihat apakah Imlek itu dari tradisi atau dari agama.

Sungguh kalau seorang muslim menggunakan tolok ukur tadi, yaitu melihat sesuatu itu dari tradisi atau agama, ia akan tersesat. Sebab suatu tradisi tidak selalu benar, adakalanya ia bertentangan dengan Islam dan adakalanya sesuai dengan Islam. Contoh, free sex pada masyarakat Barat yang Kristen. Free sex jelas telah menjadi tradisi Barat, meski perbuatan kotor itu bukan bagian agama Kristen/Katholik, karena agama ini pun mengharamkan zina. Lalu, apakah karena free sex itu sekedar tradisi, dan bukan agama, lalu umat Islam boleh melakukannya? Jelas tetap tidak boleh, bukan?

Walhasil, mari kita gunakan barometer yang benar untuk menilai suatu perbuatan. Barometernya, bukan dilihat dari segi asalnya apakah suatu perbuatan itu dari tradisi atau agama, melainkan dilihat dari segi boleh tidaknya perbuatan itu menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah. Inilah pandangan yang haq, tidak ada yang lain.

Haram Atas Muslim Turut Merayakan Imlek

Berdasarkan dalil-dalil Al-Qur`an dan As-Sunnah, haram hukumnya seorang muslim turut merayakan hari raya agama lain, termasuk Imlek, baik dengan mengikuti ritual agamanya maupun tidak, baik dianggap ajaran agama maupun dianggap tradisi, termasuk juga memberi ucapan selamat Gong Xi Fat Chai. Semuanya haram.

Imam Suyuthi berkata,"Juga termasuk perbuatan mungkar, yaitu turut serta merayakan hari raya orang Yahudi, hari raya orang-orang kafir, hari raya selain orang Arab , ataupun hari raya orang-orang Arab yang tersesat. Orang muslim tidak boleh melakukan perbuatan itu, sebab hal itu akan membawa mereka ke jurang kemungkaran..." (Imam Suyuthi, Al-Amru bi Al-Ittiba’ wa An-Nahyu ’An Al-Ibtida` (terj.), hal. 91).

Khusus mengenai memberi ucapan selamat, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah berkata,"Adapun memberi ucapan selamat yang terkait syiar-syiar kekufuran yang menjadi ciri khas kaum kafir, hukumnya haram menurut kesepakatan ulama, misalnya memberi selamat atas hari raya atau puasa mereka..." (Ahkam Ahli Adz-Dzimmah, , 1995, hanya I/162).

Dalil Al-Qur`an yang mengharamkan perbuatan muslim merayakan hari raya agama kafir di antaranya firman Allah SWT (artinya) : "Dan (hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu ialah) orang-orang yang tidak menghadiri kebohongan..." (QS Al-Furqan : 72).

Kalimat "lah yasyhaduuna az-zuur" dalam ayat tersebut menurut Imam Ibnu Taimiyah maknanya yang tepat adalah tidak menghadiri kebohongan (az-zuur), bukan memberikan kesaksian palsu. Dalam bahasa Arab, memberi kesaksian palsu diungkapkan dengan kalimat yasyhaduuna bi az-zuur. Jadi ada tambahan huruf jar yang dibaca bi. Bukan diungkapkan dengan kalimat yasyhaduuna az-zuur (tanpa huruf jar bi). Maka ayat di atas yang berbunyi "lah yasyhaduuna az-zuur" artinya yang lebih tepat adalah " tidak menghadiri kebohongan", bukannya " memberikan kesaksian palsu." (M. Bin Ali Adh-Dhabi’i, Mukhtarat min Kitab Iqtidha` Shirathal Mustaqim Mukhalafati Ash-habil Jahim (terj.), hal. 59-60)

Sedang kata "az-zuur" (kebohongan) itu sendiri oleh sebagian tabi’in seperti Mujahid, adh-Dhahak, Rabi’ bin Anas, dan Ikrimah artinya adalah hari-hari besar kaum musyrik atau kaum jahiliyah sebelum Islam (Imam Suyuthi, Al-Amru bi Al-Ittiba’ wa An-Nahyu ’An Al-Ibtida` (terj.), hal. 91-95).

Jadi, ayat di atas adalah dalil haramnya seorang muslim untuk merayakan hari-hari raya agama lain, seperti hari Natal, Waisak, Paskah, Imlek, dan sebagainya.

Imam Suyuthi berdalil dengan dua ayat lain sebagai dasar pengharaman muslim turut merayakan hari raya agama lain (Lihat Imam Suyuthi, ibid., hal. 92). Salah satunya adalah ayat (artinya) : "Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datangnya ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim." (QS Al-Baqarah : 145).

Menurut Imam Suyuthi, larangan pada ayat di atas tidak hanya khusus kepada Nabi SAW, tapi juga mencakup umat Islam secara umum. Larangan tersebut adalah larangan melakukan perbuatan sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang bodoh atau orang kafir . Sedangkan yang mereka lakukan bukanlah perbuatan yang diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya (Lihat Imam Suyuthi, ibid., hal. 92).

Adapun dalil As-Sunnah, antara lain Hadits Nabi SAW,"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka." (hari Abu Dawud).

Dalam hadits ini Islam telah mengharamkan muslim untuk menyerupakan dirinya dengan kaum kafir pada hal-hal yang menjadi ciri khas kekafiran mereka, seperti hari-hari raya mereka. Maka dari itu, haram hukumnya seorang muslim turut merayakan hari-hari raya agama lain (Lihat Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Penjelasan Tuntas Hukum Seputar Perayaan, , 2006, hal. 76).

Berdasarkan dalil Al-Qur`an dan As-Sunnah di atas, haram hukumnya seorang muslim turut merayakan Imlek dalam segala bentuk dan manifestasinya. Haram bagi muslim ikut-ikutan mengucapkan Gong Xi Fat Chai kepada orang Tionghoa, sebagaimana haram bagi muslim menghiasi rumah atau kantornya dengan lampion khas Cina, atau hiasan naga dan berbagai asesoris lainnya yang serba berwarna merah. Haram pula baginya mengadakan berbagai macam pertunjukan untuk merayakan Imlek, seperti live band, karaoke mandarin, demo masak, dan sebagainya.

Semua bentuk perbuatan tersebut haram dilakukan oleh muslim, karena termasuk perbuatan terlibat merayakan hari raya agama kafir yang telah diharamkan Al-Qur`an dan As-Sunnah.

Himbauan Kepada Muslim Etnis Tionghoa

Terakhir, kami sampaikan seruan dan himbauan kepada saudara-saudaraku muallaf dari etnis Tionghoa, hendaklah Anda masuk ke dalam agama Islam secara keseluruhannya (kaffah). Janganlah Anda –semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada Anda semua— mengikuti langkah-langkah setan, yakni masuk ke dalam agama Islam namun masih mempertahankan sebagian ajaran lama yang dulu Anda peluk dan Anda amalkan, seperti perayaan Imlek. Marilah kita masuk ke dalam agama Islam dengan seutuhnya dan seikhlas-ikhlasnya. Mari kita renungkan firman Allah SWT (artinya) : "Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh nyata bagimu." (QS Al-Baqarah : 208)

Wallahu a'lam bi al-shawab.

Bookmark and Share

    


  Member Information For fikrul_mustanirProfil   Hantar PM kepada fikrul_mustanir   Quote dan BalasQuote

Addey
WARGA SETIA
Menyertai: 13.03.2005
Ahli No: 15105
Posting: 948
Dari: kota marudu

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 10-02-10 22:06


semalam saya menyambut tahun baru cina

meriah juga

ala... ikram org kafir.... tsanya tol guru nik aziz pernah meraikan kaum tion hwa di kelantan... rasanyalah...

tak ada masalah pun

Bookmark and Share

    


  Member Information For AddeyProfil   Hantar PM kepada Addey   Quote dan BalasQuote

fikrul_mustanir
WARGA SETIA
Menyertai: 03.11.2006
Ahli No: 27196
Posting: 744
Dari: The Future Khilafah State

blank   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 00:44


Pada 10-02-10 22:06 , Addey posting:

!!! QUOTE !!!

semalam saya menyambut tahun baru cina

meriah juga

ala... ikram org kafir.... tsanya tol guru nik aziz pernah meraikan kaum tion hwa di kelantan... rasanyalah...

tak ada masalah pun


Lah awalnya nyambut tahun baru cina...kan ke belum lagi? :berfikir:

Kalau jadi awalun muslimun...saya ucap tahniah...tapi jadi awalun sambut tahun baru cina...alahai takziah lah..hehehe! :sopan:

Bookmark and Share

    


  Member Information For fikrul_mustanirProfil   Hantar PM kepada fikrul_mustanir   Quote dan BalasQuote

Addey
WARGA SETIA
Menyertai: 13.03.2005
Ahli No: 15105
Posting: 948
Dari: kota marudu

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 06:18


Pada 11-02-10 00:44 , fikrul_mustanir posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 10-02-10 22:06 , Addey posting:

!!! QUOTE !!!

semalam saya menyambut tahun baru cina

meriah juga

ala... ikram org kafir.... tsanya tol guru nik aziz pernah meraikan kaum tion hwa di kelantan... rasanyalah...

tak ada masalah pun


Lah awalnya nyambut tahun baru cina...kan ke belum lagi? :berfikir:

Kalau jadi awalun muslimun...saya ucap tahniah...tapi jadi awalun sambut tahun baru cina...alahai takziah lah..hehehe! :sopan:


tak ada sifat ikramlah

rasanya takziah tu untuk kamu..sebab tak faham-faham

Bookmark and Share

    


  Member Information For AddeyProfil   Hantar PM kepada Addey   Quote dan BalasQuote

fikrul_mustanir
WARGA SETIA
Menyertai: 03.11.2006
Ahli No: 27196
Posting: 744
Dari: The Future Khilafah State

blank   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 06:40


Pada 11-02-10 06:18 , Addey posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 11-02-10 00:44 , fikrul_mustanir posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 10-02-10 22:06 , Addey posting:

!!! QUOTE !!!

semalam saya menyambut tahun baru cina

meriah juga

ala... ikram org kafir.... tsanya tol guru nik aziz pernah meraikan kaum tion hwa di kelantan... rasanyalah...

tak ada masalah pun


Lah awalnya nyambut tahun baru cina...kan ke belum lagi? :berfikir:

Kalau jadi awalun muslimun...saya ucap tahniah...tapi jadi awalun sambut tahun baru cina...alahai takziah lah..hehehe! :sopan:


tak ada sifat ikramlah

rasanya takziah tu untuk kamu..sebab tak faham-faham


aikk...dengan kafir boleh ikram...tak kan lah dengan fikrul tak boleh?

Bookmark and Share

    


  Member Information For fikrul_mustanirProfil   Hantar PM kepada fikrul_mustanir   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 10:07


Pada 11-02-10 00:44 , fikrul_mustanir posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 10-02-10 22:06 , Addey posting:

!!! QUOTE !!!

semalam saya menyambut tahun baru cina

meriah juga

ala... ikram org kafir.... tsanya tol guru nik aziz pernah meraikan kaum tion hwa di kelantan... rasanyalah...

tak ada masalah pun


Lah awalnya nyambut tahun baru cina...kan ke belum lagi? :berfikir:

Kalau jadi awalun muslimun...saya ucap tahniah...tapi jadi awalun sambut tahun baru cina...alahai takziah lah..hehehe! :sopan:


ha'a...orang cina tak beraya lagi tapi Addey dah sambut meriah tahun baru cina..... teruknya teruja.... sampai ke tahap tu...


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 10:10


terima kasih informasi F.mustanir... tapi saya masih dalam usaha mendapatkan pandangan org lain tentang hal ini, terutama dari org cina sendiri.... setakat ini saya berpegang pada fahaman.... ia perayaan budaya kaum cina/tionghua


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

recessbox
Warga 1 Bintang
Menyertai: 20.01.2010
Ahli No: 39107
Posting: 25
Dari: terengganu

Terengganu   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 11:10


bukankah tak apa klaw kita raikan agar dapat mengeratkan hubungan silaturrahim???

Bookmark and Share

    


  Member Information For recessboxProfil   Hantar PM kepada recessbox   Quote dan BalasQuote

ikhwan_islam
Warga 5 Bintang
Menyertai: 05.02.2009
Ahli No: 37043
Posting: 360
Dari: KUIS Bangi

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 12:31


Pada 10-02-10 22:06 , Addey posting:

!!! QUOTE !!!

semalam saya menyambut tahun baru cina

meriah juga

ala... ikram org kafir.... tsanya tol guru nik aziz pernah meraikan kaum tion hwa di kelantan... rasanyalah...

tak ada masalah pun
rasanya lah kan?

Bookmark and Share

    


  Member Information For ikhwan_islamProfil   Hantar PM kepada ikhwan_islam   Quote dan BalasQuote

ikhwan_islam
Warga 5 Bintang
Menyertai: 05.02.2009
Ahli No: 37043
Posting: 360
Dari: KUIS Bangi

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 12:35


seorang sahabat saya dari china pernah saya tanyakan
"saufa tarji' ila shiin fi yaumil 'id min sinniyyiin?"awak akan balek k china untuk raya k?"


sahabat saya tu mnjawab" zalika yaumul 'id li kuffar, ana muslim"
hari raya tu untuk orang-orang kafir, saya muslim"

Bookmark and Share

    


  Member Information For ikhwan_islamProfil   Hantar PM kepada ikhwan_islam   Quote dan BalasQuote

mimi_eniliana
WARGA SETIA
Menyertai: 27.10.2008
Ahli No: 35619
Posting: 766
Dari: ipoh kl melaka

Perak   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 12:59


sedikit dari laman web jakim

ni secara ringkas..
secara panjang lebarnya kejap lagi saya copy and paste ye.buat rujukan bersama :)

soalan:
    Assalamualaikum. Saya mohon jawapan sekiranya tidak keberatan. Seminggu lagi masyarakat cina akan meraikan Tahun Baru mereka. Saya ingin mengetahui apakah hukum menghantar kad ucapan tahun baru atau hadiah kepada seorang kawan berugama lain sempena perayaan tahun baru mereka itu. Ini adalah kerana saya rasa kurang selesa jika tidak menghantar sebarang kad ucapan atau buah tangan kepada teman-teman saya ini memandangkan mereka ada mengirim kad atau buah tangan kepada saya ketika sambutan hariraya aidilfitri. rasa kurang selesa ini kerana tidak mahu mereka beranggapan yang persahabatan kami sebelah pihak sahaja. Harap dapat jawapan yang boleh membantu. Terima kasih..


jawapan:

     Harus menghantar kad ucapan Tahun Baru Cina kepada sahabat-sahabat untuk tujuan perpaduan kaum.
Umat Islam tidak dilarang menghadiri majlis perayaan agama lain sekiranya majlis tersebut tidak mengandungi unsur-unsur yang boleh membawa syirik dan penyembahan berhala seperti upacara kebudayaan, tahun baru dan sebagainya.


-----------------
the key is ignorance to negativity..


Bookmark and Share

    


  Member Information For mimi_enilianaProfil   Hantar PM kepada mimi_eniliana   Pergi ke mimi_eniliana's Website   Quote dan BalasQuote

mimi_eniliana
WARGA SETIA
Menyertai: 27.10.2008
Ahli No: 35619
Posting: 766
Dari: ipoh kl melaka

Perak   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 13:07


jawapan panjang lebar dari jakim

Soalan    
:
        Salam. Sekarang ini terdapat musim perayaan bagi kaum-kaum yang bukan Islam seperti perayaan Hari Krismas, Tahun Baru Cina. Apakah hukumnya sekiranya kita sebagai seorang Islam mengucapkan selamat kepada mereka yang bukan Islam sempena hari perayaan mereka. Contohnya, "Merry Christmas", "Gong Xi nothing Choi" atau pun "Selamat Hari Deepavali"? Ini kerana, saya ada terdengar berkenaan isu ini di mana, maksud kepada "Merry Christmas" itu ialah "Sejahtera ke atas Tuhan Jesus". Sekiranya kita mengucapkan perkataan seperti ini, tidakkah ia boleh memesongkan aqidah kita? Terima kasih .


    Jawapan    
:
        

Panel mengucapkan tahniah kepada anda yang sudi berkongsi maklumat mengenai perkara di atas.Berikut adalah satu Garis Panduan Orang Islam Turut Merayakan Hari Kebesaran Agama Orang Bukan Islam.

1. PENDAHULUAN

1.1 Kerajaan Malaysia melalui Kementerian Kebudayaan, Kesenian dan Warisan telah mengadakan majlis-majlis perayaan sama ada di peringkat nasional, negeri, daerah dan lain-lain. Perayaan tersebut adalah Hari Raya Aidilfitri, Tahun Baru Cina, Deepavali, Pesta Keamatan, Hari Gawai dan juga Hari Krismas. Ia disambut melalui konsep penganjur "rumah terbuka nasional," bertujuan meningkatkan persefahaman dan sikap toleransi di kalangan masyarakat pelbagai kaum serta fahaman agama di negara ini.

1.2 Persoalan timbul di kalangan masyarakat Islam tentang apakah hukum turut merayakan perayaan agama lain. Ada pendapat yang mengatakan hukum merayakan hari perayaan agama lain adalah haram. Mereka bimbang perbuatan tersebut boleh menjejaskan akidah atau secara tidak langsung akan membawa pemahaman bahawa semua agama adalah sama.

1.3. Dalam mengatur hubungan antarabangsa, kaum dan agama di negara ini agar tidak timbul kekeliruan dan prasangka dalam pergaulan khususnya bagi umat Islam, Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Ugama Islam dalam Muzakarahnya pada 1 dan 2 oktober 1970 yang secara khusus menyentuh mengenai rumah ibadat dan telah memutuskan;

"Pembesar-pembesar Islam tidak boleh merasmi pembukaan rumah-rumah ibadat orang-orang bukan Islam kecuali difikirkan kalau tidak berbuat demikian akan mendatangkan perpecahan dan permusuhan kaum dengan syarat tidak menyertai upacara ibadat dengan mereka"

1.4 Pada dasarnya terdapat dua pandangan berbeza dari sudut hukum tentang orang Islam turut merayakan hari perayaan orang bukan Islam. Pandangan yang membenarkan orang Islam merayakan hari perayaan orang Islam adalah berdasarkan pandangan berikut;

i. Kekeliruan dari sudut hukum tentang merayakan hari
perayaan agama lain atau dalam kinteks masa kini
"rumah terbuka nasional" adalah berpunca daripada
fahaman yang kurang jelas terhadap maksudmerayakan
atau mengucapkan ucapan selamat hari kebesaran
kaum lain itu. Jika maksud merayakan itu adalah ikut
serta berhari raya, merelai kekufuran orang bukan Islam
dan bermuamalah dengan mereka atas nama agama
mereka ia adalah bercanggah dengan ajaran Islam.

Sebaliknya jika merayakan hari perayaan kaum lain
sekadar hanya ikut bercuti pada hari itu atau menyertai
perayaan mereka atas tujuan merapatkan perhubungan
sesama manusia maka ia adalah di luar daripada
konteks meraikan akidah mereka atau merelakan
agama mereka ( Hukum Merayakan Perayaan
Kaum-kaum Bukan Islam, Dr. Abdul Hayei bin Syukor,
Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya).

ii. Menurut Dr. Ahmad al-Syarbashi, seseorang Islam
yang turut menyertai hari perayaan orang bukan Islam
setelah memastikan majlis yang dihadiri itu tidak
mengandungi perbuatan yang bercanggah dengan
akidah atau upacara yang bercanggah dengan ajaran
Islam seperti penyajian arak dan sebagainya (Dr.
Ahmad al-Syarbashi, Yas'alunaka Fid Din Walhayah,
hal 390, jilid 4, Darul Jail, Beirut).


1.5 Hukum yang melarang orang Islam turut merayakan perayaan orang bukan Islam berdasarkan pandangan berikut;

i. Abu al-Qasim Hibbatullah bin Al- Hussain bin Mansur
al-Tabari berkata tidak harus bagi orang Islam
menghadiri perayaan orang bukan Islam kerana
kemungkaran mereka (Ibn Qayyim Al-Jauziyah, Ahkam
Ahl al-Zimmah, jilid 1, hal 156, Dar al-kutub al-Ilmiah,
Beirut).

1.6 Berdasarkan persoalan hukum tersebut maka pihak yang menganjurkan majlis tersebut perlu meneliti adakah perayaan yang dianjurkan mempunyai unsur agama atau semata-mata bercirikan kebudayaan. Kedua-dua unsur ini perlu diteliti dalam memastikan sambutan perayaan tersebut tidak menyinggung sensitiviti keagamaan terhadap orang awam yang menyertainya.

2. TAKRIFAN

2.1 Simbul
Maksud simbul dalam garis panduan ini adalah
sesuatu yang mewakili sesuatu yang lain, lambang,
tanda (Kamus Dewan).

2.2 Ciri
Maksud ciri dalam garis panduan ini adalah sifat
(unsur, tanda) yang khusus pada sesuatu (yang
membezakannya dengan yang lain) (Kamus Dewan).

2.3 Tunduk
Maksud tunduk dalam garis panduan ini adalah kepala
atau muka condong ke hadapan (Kamus Dewan ).

2.4 Upacara
Maksud upacara dalam garis panduan ini adalah
majlis menurut adat (kebiasaan, agama), keramaian
atau peralatan (menurut adat) (Kamus Dewan).

2.5 Budaya
Maksud budaya dalam garis panduan ini adalah
tamadun, peradaban, cara berkelakuan (berfikir dan sebagainya),
kemajuan (akal budi), kebudayaan (Kamus Dewan).

2.6 Dakyah
Maksud dakyah dalam garis panduan ini adalah
penyiaran (penyebaran) sesuatu ideologi (doktrin,
pendapat dan sebagainya) untuk mendapat sokongan, propaganda
(Kamus Dewan).

2.7 Mempersenda
Maksud mempersenda dalam garis panduan ini adalah
mempermainkan (dengan gurau senda),
memperolok-olokkan, mengejekkan (Kamus Dewan).

2.8 Sensitiviti
Maksud sensitiviti dalam garis panduan ini adalah
perihal sifat mudah merasai sesuatu (mudah
tersinggung, bergerak balas dan sebagainya) (Kamus Dewan).

2.9 Kriteria
Maksud kriteria dalam garis panduan ini adalah
beberapa ukuran (asa pertimbangan) untuk
menentukan nilai (Kamus Dewan).




3. KRITERIA PERAYAAN ORANG BUKAN ISLAM YANG BOLEH DIHADIRI OLEH ORANG ISLAM

3.1 Dalam menentukan perayaan orang bukan Islam
boleh dihadiri oleh orang Islam, beberapa kriteria
utama perlu dijadikan garis panduan supaya ia tidak
bertentangan dengan ajaran Islam. Kriteria-kriteria
tersebut adalah seperti berikut;

3.1.1 Majlis tersebut tidak disertakan dengan
upacara-upacara yang bertentangan dengan akidah Islam.

Maksud "bertentangan dengan akidah
Islam" ialah sesuatu perkara, perbuatan,
perkataan atau keadaan yang jika dilakukan
menyebabkan tercemarnya akidah umat Islam.

Contohnya;

i. Menyertakan simbol-simbol agama seperti
salib, memasang lampu, lilin, pokok krismas
dan sebagainya.

ii. Menyanyikan lagu-lagu bercirikan agama.

iii. Meletakkan apa-apa tanda bercirikan agama
pada dahi, atau tanda-tanda lain pada anggota
tubuh.

iv. Memberikan ucapan atau isyarat yang
berbentuk pujian kepada agama orang bukan
Islam.

v. Tunduk atau melakukan perbuatan seolah-olah
menghormati upacara agama orang bukan
Islam.

3.1.2 Majlis tersebut tidak disertakan dengan
perbuatan yang bertentangan dengan
syarak.

Maksud "bertentangan dengan syarak"
ialah sesuatu perkara, perbuatan, perkataan
atau keadaan yang jika dilakukan akan
bertentangan dengan ajaran Islam yang
diamalkan oleh masyarakat Islam.

Contohnya:

i. Memakai pakaian berwarna merah seperti
Santa Claus atau pakaian lain yang
melambangkan agama;

ii. Menghidangkan minuman atau makanan yang
memabukkan dan seumpamanya;

iii. Mengadakan bunyi-bunyian atau hiasan seperti
loceng gereja, pokok krismas, kuil atau
memecah kelapa;

iv. Mengadakan acara yang berunsur perjudian,
penyembahan, pemujaan, khurafat dan
sebagainya.

3.1.3 Majlis tersebut tidak disertakan dengan
"perbuatan yang bercanggah dengan
pembinaan akhlak dan budaya masyarakat
Islam" di negara ini.

Maksud "bercanggah dengan pembinaan
akhlak dan budaya masyarakat Islam" ialah
sesuatu perkara, perbuatan, perkataan atau
keadaan yang jika dilakukan akan bertentangan
dengan nilai dan norma kehidupan masyarakat
Islam negara ini yang berpegang kepada ajaran
Islam berdasarkan Ahli Sunnah Wal Jamaah.

Contohnya:

i. Percampuran bebas tanpa batas dan adab sopan;

ii. Berpakaian yang menjolok mata;

iii. Mendendangkan lagu-lagu yang mempunyai seni
kata berunsur lucah serta pemujaan;

iv. Mengadakan program seperti pertandingan ratu
cantik, laga ayam dan sebagainya.

3.1.4 Majlis tersebut tidak disertakan dengan perbuatan yang
boleh "menyentuh sensitiviti masyarakat Islam".

Maksud "menyentuh sensitiviti masyarakat Islam"
ialah sesuatu perkara, perbuatan, perkataan atau
keadaan yang jika dilakukan akan menyinggung
perasaan umat Islam tentang kepercayaan dan amalan
mereka.

Contohnya:
i. Ucapan-ucapan atau nyanyian berbentuk dakyah
keagamaan bukan Islam;

ii. Ucapan-ucapan yang menghina umat Islam;

iii. Ucapan-ucapan yang menghina agama Islam;

iv. Persembahan yang bertujuan mempersendakan
pegangan agama masyarakat Islam.

3.1.5 Pihak penganjur dan orang ramai diminta
mendapatkan pandangan pihak berkuasa agama
sebelum menganjur atau menghadiri majlis
perayaan orang yang bukan beragama Islam.



-----------------
the key is ignorance to negativity..


Bookmark and Share

    


  Member Information For mimi_enilianaProfil   Hantar PM kepada mimi_eniliana   Pergi ke mimi_eniliana's Website   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 11-02-10 15:53


Pada 11-02-10 10:10 , myhoney posting:

!!! QUOTE !!!

terima kasih informasi F.mustanir... tapi saya masih dalam usaha mendapatkan pandangan org lain tentang hal ini, terutama dari org cina sendiri.... setakat ini saya berpegang pada fahaman.... ia perayaan budaya kaum cina/tionghua



Salam...

Saya rasa tidak ramai orang Cina yang memahami asal ushool perayaan tersebut, kecuali mereka yang ahli dalam soal agama meraka, atau tradisi serta sejarah China. Seperti mana juga kita yang mungkin tidak begitu jelas asal ushool perayaan atau adat yang diamalkan. Mungkin kita boleh merujuk kepada buku2 yang berkenaan. Saya kira, penjelasan yang dikemukakan tentang asal usul perayaan tahun baru cina dalam artikel ustaz m. siddiq jawi tersebut boleh dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Seperkara lagi, saya perhatikan inilah pandangan yang dipegang oleh segelintir pihak, iaitu boleh terlibat dalam sambutan tahun baru cina kerana hujah ia adalah sekadar perayaan bangsa. Tetapi idea pluralisme telah semakin menular, dengan membenarkan pergi kemana-mana sambutan perayaan aqidah lain dengan alasan perpaduan, menjalin hubungan baik sebagaimana pandangan yang dikeluarkan oleh JAKIM. Maka sebab itu sekarang ini kita lihat orang Islam di Malaysia tanpa rasa bersalah sama-sama terlibat dalam sambutan Deepavali, Krismas dsbnya.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 11-02-10 15:56


Pada 11-02-10 12:35 , ikhwan_islam posting:

!!! QUOTE !!!

seorang sahabat saya dari china pernah saya tanyakan
"saufa tarji' ila shiin fi yaumil 'id min sinniyyiin?"awak akan balek k china untuk raya k?"


sahabat saya tu mnjawab" zalika yaumul 'id li kuffar, ana muslim"
hari raya tu untuk orang-orang kafir, saya muslim"


alhamdulillah :)

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 16:02


salam mustanir,

menurut teman saya, memang ada pandangan dari seseorang yang mengaitkan amalan agama tersebut dengan hari raya cina.Ini kerana memang terdapat adat semacam penyembahan roh orang mati , cuci kubur dan sebagainya yang diselitkan dalam acara tahunan sambutan tahun baru cina.Ia dilakukan oleh segelintir org cina .Namun itu bukanlah maksud sebenar kepada sambutan tahun baru cina

Sambutan TBC adalah merayakan tahun baru/kalendar orang cina. dan sambutan berlalunya musim sejuk pada setiap tahun .

jadi apalah asas yangt kuat nak haramkan suatu anugerah kepada satu bangsa didunia yang ada kalender nya sendiri.


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 16:32


dari apa yang dibaca dari posting mimi dari jakim tu, maksudnya hukum merayakan perayaan2 bukan islam adalah harus lah ye?? harus dengan syarat2 tertentu?? begitu??

kalau pihak berkuasa agama pun dah kata begitu, terpulanglah pada kita kan.. apa-apa hal nanti depa tanggung.. boleh tak begitu??

:-)


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 11-02-10 17:00


Pada 11-02-10 16:32 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

dari apa yang dibaca dari posting mimi dari jakim tu, maksudnya hukum merayakan perayaan2 bukan islam adalah harus lah ye?? harus dengan syarat2 tertentu?? begitu??

kalau pihak berkuasa agama pun dah kata begitu, terpulanglah pada kita kan.. apa-apa hal nanti depa tanggung.. boleh tak begitu??

:-)




Rasulullah saw. bersabda, "(Di akhirat) Seseorang akan bersama dengan yang dicintainya." (Hadith Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abdullah b. Mas'ud)

Kalau kita cenderung kepada ulama' pemerintah, ada harapan kita bersama mereka di akhirat kelak, apa macam?

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

mimi_eniliana
WARGA SETIA
Menyertai: 27.10.2008
Ahli No: 35619
Posting: 766
Dari: ipoh kl melaka

Perak   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 17:04


haa..siapa boleh dapatkan pandangan dari saudara ridhuan tee pula?
rasanya beliau antara yang sangat layak untuk memberikan pandangan dalam isu ini..khususnya tentang tahun baru cina .
sekurang2nya beliau boleh menjelaskan apa-apa yang kurang jelas tentang perayaan itu


-----------------
the key is ignorance to negativity..


Bookmark and Share

    


  Member Information For mimi_enilianaProfil   Hantar PM kepada mimi_eniliana   Pergi ke mimi_eniliana's Website   Quote dan BalasQuote

muslimah83
WARGA SETIA
Menyertai: 05.02.2004
Ahli No: 7015
Posting: 1001
Dari: Tawau

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 17:22


oh..ya esok ada jemputan...nak p makan2 sempena Raya cina....
saya p makan saja...tak fikir apa-apa pun....hehehe


-----------------
"InDaHnYa IsLAm"


Bookmark and Share

    


  Member Information For muslimah83Profil   Hantar PM kepada muslimah83   Quote dan BalasQuote

ikhwan_islam
Warga 5 Bintang
Menyertai: 05.02.2009
Ahli No: 37043
Posting: 360
Dari: KUIS Bangi

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 17:42


salam,
apakah mengucapkan perayaa2 kuffar itu merusak aqidah?

jawab:"ya"

contoh:krismas/natal.

cuba prhatikan brmulanya natal(maulid jesus). hari natal tu dianggap hari kelahiran dewa matahari, yang kemudian dianggap sama dengan hari kelahiran yesus(sebagai tuhan). jika kita mengucapkannya, maka itu brmakna kita mmbenarkan ada tuhan lain selain ALLAH. brmakna kita menyokong pendapat tu. brmakna kita mengakui bahwa dewa matahari tu ada.


macam mana dengan hari raya china?

boleh jad kias yang sama. brmakna kita menyatakan "iya" tentang kpercayaan orang-orang china.
==========================================

brkawan dan silaturahim dengan sahabat-sahabat yang belum islam tu bagus. tapi bukan brmakna kita boleh ikot2.

Bookmark and Share

    


  Member Information For ikhwan_islamProfil   Hantar PM kepada ikhwan_islam   Quote dan BalasQuote

ikhwan_islam
Warga 5 Bintang
Menyertai: 05.02.2009
Ahli No: 37043
Posting: 360
Dari: KUIS Bangi

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 17:44


Pada 11-02-10 13:07 , mimi_eniliana posting:

!!! QUOTE !!!

jawapan panjang lebar dari jakim

Soalan    
:
        Salam. Sekarang ini terdapat musim perayaan bagi kaum-kaum yang bukan Islam seperti perayaan Hari Krismas, Tahun Baru Cina. Apakah hukumnya sekiranya kita sebagai seorang Islam mengucapkan selamat kepada mereka yang bukan Islam sempena hari perayaan mereka. Contohnya, "Merry Christmas", "Gong Xi nothing Choi" atau pun "Selamat Hari Deepavali"? Ini kerana, saya ada terdengar berkenaan isu ini di mana, maksud kepada "Merry Christmas" itu ialah "Sejahtera ke atas Tuhan Jesus". Sekiranya kita mengucapkan perkataan seperti ini, tidakkah ia boleh memesongkan aqidah kita? Terima kasih .


    Jawapan    
:
        

Panel mengucapkan tahniah kepada anda yang sudi berkongsi maklumat mengenai perkara di atas.Berikut adalah satu Garis Panduan Orang Islam Turut Merayakan Hari Kebesaran Agama Orang Bukan Islam.

1. PENDAHULUAN

1.1 Kerajaan Malaysia melalui Kementerian Kebudayaan, Kesenian dan Warisan telah mengadakan majlis-majlis perayaan sama ada di peringkat nasional, negeri, daerah dan lain-lain. Perayaan tersebut adalah Hari Raya Aidilfitri, Tahun Baru Cina, Deepavali, Pesta Keamatan, Hari Gawai dan juga Hari Krismas. Ia disambut melalui konsep penganjur "rumah terbuka nasional," bertujuan meningkatkan persefahaman dan sikap toleransi di kalangan masyarakat pelbagai kaum serta fahaman agama di negara ini.

1.2 Persoalan timbul di kalangan masyarakat Islam tentang apakah hukum turut merayakan perayaan agama lain. Ada pendapat yang mengatakan hukum merayakan hari perayaan agama lain adalah haram. Mereka bimbang perbuatan tersebut boleh menjejaskan akidah atau secara tidak langsung akan membawa pemahaman bahawa semua agama adalah sama.

1.3. Dalam mengatur hubungan antarabangsa, kaum dan agama di negara ini agar tidak timbul kekeliruan dan prasangka dalam pergaulan khususnya bagi umat Islam, Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Ugama Islam dalam Muzakarahnya pada 1 dan 2 oktober 1970 yang secara khusus menyentuh mengenai rumah ibadat dan telah memutuskan;

"Pembesar-pembesar Islam tidak boleh merasmi pembukaan rumah-rumah ibadat orang-orang bukan Islam kecuali difikirkan kalau tidak berbuat demikian akan mendatangkan perpecahan dan permusuhan kaum dengan syarat tidak menyertai upacara ibadat dengan mereka"

1.4 Pada dasarnya terdapat dua pandangan berbeza dari sudut hukum tentang orang Islam turut merayakan hari perayaan orang bukan Islam. Pandangan yang membenarkan orang Islam merayakan hari perayaan orang Islam adalah berdasarkan pandangan berikut;

i. Kekeliruan dari sudut hukum tentang merayakan hari
perayaan agama lain atau dalam kinteks masa kini
"rumah terbuka nasional" adalah berpunca daripada
fahaman yang kurang jelas terhadap maksudmerayakan
atau mengucapkan ucapan selamat hari kebesaran
kaum lain itu. Jika maksud merayakan itu adalah ikut
serta berhari raya, merelai kekufuran orang bukan Islam
dan bermuamalah dengan mereka atas nama agama
mereka ia adalah bercanggah dengan ajaran Islam.

Sebaliknya jika merayakan hari perayaan kaum lain
sekadar hanya ikut bercuti pada hari itu atau menyertai
perayaan mereka atas tujuan merapatkan perhubungan
sesama manusia maka ia adalah di luar daripada
konteks meraikan akidah mereka atau merelakan
agama mereka ( Hukum Merayakan Perayaan
Kaum-kaum Bukan Islam, Dr. Abdul Hayei bin Syukor,
Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya).

ii. Menurut Dr. Ahmad al-Syarbashi, seseorang Islam
yang turut menyertai hari perayaan orang bukan Islam
setelah memastikan majlis yang dihadiri itu tidak
mengandungi perbuatan yang bercanggah dengan
akidah atau upacara yang bercanggah dengan ajaran
Islam seperti penyajian arak dan sebagainya (Dr.
Ahmad al-Syarbashi, Yas'alunaka Fid Din Walhayah,
hal 390, jilid 4, Darul Jail, Beirut).


1.5 Hukum yang melarang orang Islam turut merayakan perayaan orang bukan Islam berdasarkan pandangan berikut;

i. Abu al-Qasim Hibbatullah bin Al- Hussain bin Mansur
al-Tabari berkata tidak harus bagi orang Islam
menghadiri perayaan orang bukan Islam kerana
kemungkaran mereka (Ibn Qayyim Al-Jauziyah, Ahkam
Ahl al-Zimmah, jilid 1, hal 156, Dar al-kutub al-Ilmiah,
Beirut).

1.6 Berdasarkan persoalan hukum tersebut maka pihak yang menganjurkan majlis tersebut perlu meneliti adakah perayaan yang dianjurkan mempunyai unsur agama atau semata-mata bercirikan kebudayaan. Kedua-dua unsur ini perlu diteliti dalam memastikan sambutan perayaan tersebut tidak menyinggung sensitiviti keagamaan terhadap orang awam yang menyertainya.

2. TAKRIFAN

2.1 Simbul
Maksud simbul dalam garis panduan ini adalah
sesuatu yang mewakili sesuatu yang lain, lambang,
tanda (Kamus Dewan).

2.2 Ciri
Maksud ciri dalam garis panduan ini adalah sifat
(unsur, tanda) yang khusus pada sesuatu (yang
membezakannya dengan yang lain) (Kamus Dewan).

2.3 Tunduk
Maksud tunduk dalam garis panduan ini adalah kepala
atau muka condong ke hadapan (Kamus Dewan ).

2.4 Upacara
Maksud upacara dalam garis panduan ini adalah
majlis menurut adat (kebiasaan, agama), keramaian
atau peralatan (menurut adat) (Kamus Dewan).

2.5 Budaya
Maksud budaya dalam garis panduan ini adalah
tamadun, peradaban, cara berkelakuan (berfikir dan sebagainya),
kemajuan (akal budi), kebudayaan (Kamus Dewan).

2.6 Dakyah
Maksud dakyah dalam garis panduan ini adalah
penyiaran (penyebaran) sesuatu ideologi (doktrin,
pendapat dan sebagainya) untuk mendapat sokongan, propaganda
(Kamus Dewan).

2.7 Mempersenda
Maksud mempersenda dalam garis panduan ini adalah
mempermainkan (dengan gurau senda),
memperolok-olokkan, mengejekkan (Kamus Dewan).

2.8 Sensitiviti
Maksud sensitiviti dalam garis panduan ini adalah
perihal sifat mudah merasai sesuatu (mudah
tersinggung, bergerak balas dan sebagainya) (Kamus Dewan).

2.9 Kriteria
Maksud kriteria dalam garis panduan ini adalah
beberapa ukuran (asa pertimbangan) untuk
menentukan nilai (Kamus Dewan).




3. KRITERIA PERAYAAN ORANG BUKAN ISLAM YANG BOLEH DIHADIRI OLEH ORANG ISLAM

3.1 Dalam menentukan perayaan orang bukan Islam
boleh dihadiri oleh orang Islam, beberapa kriteria
utama perlu dijadikan garis panduan supaya ia tidak
bertentangan dengan ajaran Islam. Kriteria-kriteria
tersebut adalah seperti berikut;

3.1.1 Majlis tersebut tidak disertakan dengan
upacara-upacara yang bertentangan dengan akidah Islam.

Maksud "bertentangan dengan akidah
Islam" ialah sesuatu perkara, perbuatan,
perkataan atau keadaan yang jika dilakukan
menyebabkan tercemarnya akidah umat Islam.

Contohnya;

i. Menyertakan simbol-simbol agama seperti
salib, memasang lampu, lilin, pokok krismas
dan sebagainya.

ii. Menyanyikan lagu-lagu bercirikan agama.

iii. Meletakkan apa-apa tanda bercirikan agama
pada dahi, atau tanda-tanda lain pada anggota
tubuh.

iv. Memberikan ucapan atau isyarat yang
berbentuk pujian kepada agama orang bukan
Islam.

v. Tunduk atau melakukan perbuatan seolah-olah
menghormati upacara agama orang bukan
Islam.

3.1.2 Majlis tersebut tidak disertakan dengan
perbuatan yang bertentangan dengan
syarak.

Maksud "bertentangan dengan syarak"
ialah sesuatu perkara, perbuatan, perkataan
atau keadaan yang jika dilakukan akan
bertentangan dengan ajaran Islam yang
diamalkan oleh masyarakat Islam.

Contohnya:

i. Memakai pakaian berwarna merah seperti
Santa Claus atau pakaian lain yang
melambangkan agama;

ii. Menghidangkan minuman atau makanan yang
memabukkan dan seumpamanya;

iii. Mengadakan bunyi-bunyian atau hiasan seperti
loceng gereja, pokok krismas, kuil atau
memecah kelapa;

iv. Mengadakan acara yang berunsur perjudian,
penyembahan, pemujaan, khurafat dan
sebagainya.

3.1.3 Majlis tersebut tidak disertakan dengan
"perbuatan yang bercanggah dengan
pembinaan akhlak dan budaya masyarakat
Islam" di negara ini.

Maksud "bercanggah dengan pembinaan
akhlak dan budaya masyarakat Islam" ialah
sesuatu perkara, perbuatan, perkataan atau
keadaan yang jika dilakukan akan bertentangan
dengan nilai dan norma kehidupan masyarakat
Islam negara ini yang berpegang kepada ajaran
Islam berdasarkan Ahli Sunnah Wal Jamaah.

Contohnya:

i. Percampuran bebas tanpa batas dan adab sopan;

ii. Berpakaian yang menjolok mata;

iii. Mendendangkan lagu-lagu yang mempunyai seni
kata berunsur lucah serta pemujaan;

iv. Mengadakan program seperti pertandingan ratu
cantik, laga ayam dan sebagainya.

3.1.4 Majlis tersebut tidak disertakan dengan perbuatan yang
boleh "menyentuh sensitiviti masyarakat Islam".

Maksud "menyentuh sensitiviti masyarakat Islam"
ialah sesuatu perkara, perbuatan, perkataan atau
keadaan yang jika dilakukan akan menyinggung
perasaan umat Islam tentang kepercayaan dan amalan
mereka.

Contohnya:
i. Ucapan-ucapan atau nyanyian berbentuk dakyah
keagamaan bukan Islam;

ii. Ucapan-ucapan yang menghina umat Islam;

iii. Ucapan-ucapan yang menghina agama Islam;

iv. Persembahan yang bertujuan mempersendakan
pegangan agama masyarakat Islam.

3.1.5 Pihak penganjur dan orang ramai diminta
mendapatkan pandangan pihak berkuasa agama
sebelum menganjur atau menghadiri majlis
perayaan orang yang bukan beragama Islam.


kak, ulama-ulama jakim ni pun ramai yang xjelas ilmunya.
ramai yang saya jumpa yang pelik-pelik.

Bookmark and Share

    


  Member Information For ikhwan_islamProfil   Hantar PM kepada ikhwan_islam   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 11-02-10 17:48


Pada 11-02-10 17:42 , ikhwan_islam posting:

!!! QUOTE !!!

salam,
apakah mengucapkan perayaa2 kuffar itu merusak aqidah?

jawab:"ya"

contoh:krismas/natal.

cuba prhatikan brmulanya natal(maulid jesus). hari natal tu dianggap hari kelahiran dewa matahari, yang kemudian dianggap sama dengan hari kelahiran yesus(sebagai tuhan). jika kita mengucapkannya, maka itu brmakna kita mmbenarkan ada tuhan lain selain ALLAH. brmakna kita menyokong pendapat tu. brmakna kita mengakui bahwa dewa matahari tu ada.


macam mana dengan hari raya china?

boleh jad kias yang sama. brmakna kita menyatakan "iya" tentang kpercayaan orang-orang china.
==========================================

brkawan dan silaturahim dengan sahabat-sahabat yang belum islam tu bagus. tapi bukan brmakna kita boleh ikot2.


berkawan ye, silaturahim tidak.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

ikhwan_islam
Warga 5 Bintang
Menyertai: 05.02.2009
Ahli No: 37043
Posting: 360
Dari: KUIS Bangi

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 11-02-10 19:31


silaturahim juga lah..brbuat baik. kalau seorang muslim tu mak or ayahnya belum islam, tetap kena jaga silaturahim kan?

Bookmark and Share

    


  Member Information For ikhwan_islamProfil   Hantar PM kepada ikhwan_islam   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 08:24


niat kita nak jaga hubungan sesama warganegara saja.. rasanya itu tidak menjadi masalah.. selagi niat kita untuk jaga hubungan semata-mata.. bukan nak ikut amalan2 yang ada.. kan??

sesama muslim kita adalah saudara sesama agama.. sesama bukan islam kan kita adalah saudara sesama manusia.. tidakkah begitu??

:-)


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

rdwira
WARGA SETIA
Menyertai: 22.09.2007
Ahli No: 31169
Posting: 999
Dari: KL

uganda   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 08:55


Pada 11-02-10 17:22 , muslimah83 posting:

!!! QUOTE !!!

oh..ya esok ada jemputan...nak p makan2 sempena Raya cina....
saya p makan saja...tak fikir apa-apa pun....hehehe



bukan ke pergi tu turut dikira walaupun tak berniat dan fikir apa apa.
kalau macam tu sama jugak kalau perayaan rumah terbuka malaysia untuk perayaan bangsa lain (chinese, deepavali dan krismas) tak salah kan kalau pergi...sekadar nak melihat dan makan. bukan ada fikir apa-apa pun..


-----------------
http://sukatolong.wordpress.com/


Bookmark and Share

    


  Member Information For rdwiraProfil   Hantar PM kepada rdwira   Quote dan BalasQuote

ikhwan_islam
Warga 5 Bintang
Menyertai: 05.02.2009
Ahli No: 37043
Posting: 360
Dari: KUIS Bangi

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 09:51


Pada 12-02-10 08:24 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

niat kita nak jaga hubungan sesama warganegara saja.. rasanya itu tidak menjadi masalah.. selagi niat kita untuk jaga hubungan semata-mata.. bukan nak ikut amalan2 yang ada.. kan??

sesama muslim kita adalah saudara sesama agama.. sesama bukan islam kan kita adalah saudara sesama manusia.. tidakkah begitu??

:-)

alqur'an melarang kita menjadikan orang kafir sebagai sahabat dekat kita, atau sebagai pemimpin kita.

jadi, jaga silaturahim/hubungan, tidak memusuhi, namun juga tidak menjadikannya sahabat dekat.


niat yang betul kena dengan cara yang betul juga.
walau tak ada niat nak sekutukan ALLAH, tapi kita juga tak boleh mengiyakn ada tuhan selain ALLAH.

Bookmark and Share

    


  Member Information For ikhwan_islamProfil   Hantar PM kepada ikhwan_islam   Quote dan BalasQuote

Along_Safa
:WARGA AWAL BERJASA:
Menyertai: 15.05.2003
Ahli No: 180
Posting: 348
Dari: tilamhotel.com

Johor   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 10:20


-edit semula terpost dua kali-
-edit semula terpost dua kali-
-edit semula terpost dua kali-


-----------------
Mountain View


Bookmark and Share

    


  Member Information For Along_SafaProfil   Hantar PM kepada Along_Safa   Pergi ke Along_Safa's Website   Quote dan BalasQuote

Along_Safa
:WARGA AWAL BERJASA:
Menyertai: 15.05.2003
Ahli No: 180
Posting: 348
Dari: tilamhotel.com

Johor   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 10:20


Pada 12-02-10 09:51 , ikhwan_islam posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 12-02-10 08:24 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

niat kita nak jaga hubungan sesama warganegara saja.. rasanya itu tidak menjadi masalah.. selagi niat kita untuk jaga hubungan semata-mata.. bukan nak ikut amalan2 yang ada.. kan??

sesama muslim kita adalah saudara sesama agama.. sesama bukan islam kan kita adalah saudara sesama manusia.. tidakkah begitu??

:-)

alqur'an melarang kita menjadikan orang kafir sebagai sahabat dekat kita, atau sebagai pemimpin kita.

jadi, jaga silaturahim/hubungan, tidak memusuhi, namun juga tidak menjadikannya sahabat dekat.


niat yang betul kena dengan cara yang betul juga.
walau tak ada niat nak sekutukan ALLAH, tapi kita juga tak boleh mengiyakn ada tuhan selain ALLAH.


Berbicara tanpa ilmu akan menampakkan kekurangan seseorang. Untuk jalan selamat, diam sahajalah. Jangan keluarkan sesuatu itu dengan agak-agak dan berdasarkan pemikiran akal semata mata.

Ramai umat Islam hari ini semakin kecetekan ilmu tetapi mempunyai pemikiran yang tinggi. Sebab itu lah lahirnya umat Islam baru yang mewujudkan ilmu sendiri berdasarkan ilmu agak-agaknya yang diterima oleh akal.

Saya tidak berani berhujah berkaitan isu ini kerana sememangnya saya tak tahu.


-----------------
Mountain View


Bookmark and Share

    


  Member Information For Along_SafaProfil   Hantar PM kepada Along_Safa   Pergi ke Along_Safa's Website   Quote dan BalasQuote

Amrizal
WARGA SETIA
Menyertai: 20.04.2004
Ahli No: 8529
Posting: 854
Dari: Bumi Allah nan Indah

NegeriSembilan   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 11:02


Tinggalkan apa yang meragukan itu lebih baik.....


-----------------

Koleksi Busana



    


  Member Information For AmrizalProfil   Hantar PM kepada Amrizal   Pergi ke Amrizal's Website   Quote dan BalasQuote

ikhwan_islam
Warga 5 Bintang
Menyertai: 05.02.2009
Ahli No: 37043
Posting: 360
Dari: KUIS Bangi

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 11:08


Pada 12-02-10 10:20 , Along_Safa posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 12-02-10 09:51 , ikhwan_islam posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 12-02-10 08:24 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

niat kita nak jaga hubungan sesama warganegara saja.. rasanya itu tidak menjadi masalah.. selagi niat kita untuk jaga hubungan semata-mata.. bukan nak ikut amalan2 yang ada.. kan??

sesama muslim kita adalah saudara sesama agama.. sesama bukan islam kan kita adalah saudara sesama manusia.. tidakkah begitu??

:-)

alqur'an melarang kita menjadikan orang kafir sebagai sahabat dekat kita, atau sebagai pemimpin kita.

jadi, jaga silaturahim/hubungan, tidak memusuhi, namun juga tidak menjadikannya sahabat dekat.


niat yang betul kena dengan cara yang betul juga.
walau tak ada niat nak sekutukan ALLAH, tapi kita juga tak boleh mengiyakn ada tuhan selain ALLAH.


Berbicara tanpa ilmu akan menampakkan kekurangan seseorang. Untuk jalan selamat, diam sahajalah. Jangan keluarkan sesuatu itu dengan agak-agak dan berdasarkan pemikiran akal semata mata.

Ramai umat Islam hari ini semakin kecetekan ilmu tetapi mempunyai pemikiran yang tinggi. Sebab itu lah lahirnya umat Islam baru yang mewujudkan ilmu sendiri berdasarkan ilmu agak-agaknya yang diterima oleh akal.

Saya tidak berani berhujah berkaitan isu ini kerana sememangnya saya tak tahu.

seorang muslim tak boleh diam saja. kalau tak tahu, kena cari tau. kalau tak faham, kena berusaha untuk memahami dengan ilmu.

Bookmark and Share

    


  Member Information For ikhwan_islamProfil   Hantar PM kepada ikhwan_islam   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 12:35


Pada 12-02-10 11:08 , ikhwan_islam posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 12-02-10 10:20 , Along_Safa posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 12-02-10 09:51 , ikhwan_islam posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 12-02-10 08:24 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

niat kita nak jaga hubungan sesama warganegara saja.. rasanya itu tidak menjadi masalah.. selagi niat kita untuk jaga hubungan semata-mata.. bukan nak ikut amalan2 yang ada.. kan??

sesama muslim kita adalah saudara sesama agama.. sesama bukan islam kan kita adalah saudara sesama manusia.. tidakkah begitu??

:-)

alqur'an melarang kita menjadikan orang kafir sebagai sahabat dekat kita, atau sebagai pemimpin kita.

jadi, jaga silaturahim/hubungan, tidak memusuhi, namun juga tidak menjadikannya sahabat dekat.


niat yang betul kena dengan cara yang betul juga.
walau tak ada niat nak sekutukan ALLAH, tapi kita juga tak boleh mengiyakn ada tuhan selain ALLAH.


Berbicara tanpa ilmu akan menampakkan kekurangan seseorang. Untuk jalan selamat, diam sahajalah. Jangan keluarkan sesuatu itu dengan agak-agak dan berdasarkan pemikiran akal semata mata.

Ramai umat Islam hari ini semakin kecetekan ilmu tetapi mempunyai pemikiran yang tinggi. Sebab itu lah lahirnya umat Islam baru yang mewujudkan ilmu sendiri berdasarkan ilmu agak-agaknya yang diterima oleh akal.

Saya tidak berani berhujah berkaitan isu ini kerana sememangnya saya tak tahu.

seorang muslim tak boleh diam saja. kalau tak tahu, kena cari tau. kalau tak faham, kena berusaha untuk memahami dengan ilmu.


betul.. takkan nak diam sahaja.. berbicaralah berdasarkan ilmu yang masing-masing pelajari..

saya tak tahu siapa yang safa maksudkan berbicara tanpa ilmu.. kita semua ada ilmu.. tapi ada yang takut, ada yang taknak kongsi.. pendapat tetap pendapat.. yang betul datang dari ALLAH.. yang salah kenalah check balik lepas ni..

memang betul niat tidak menghalalkan cara.. lagipun sekadar makan2 (yang halal) dan saya rasa tidak sampai tahap nak mensyirikkan ALLAH.. datang, makan, lepas itu balik lah..

:-)


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

halesolurun_84

Menyertai: 14.08.2008
Ahli No: 34446
Posting: 1599
Dari: Jerantut

Pahang   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 12:51


Pada 12-02-10 08:55 , rdwira posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 11-02-10 17:22 , muslimah83 posting:

!!! QUOTE !!!

oh..ya esok ada jemputan...nak p makan2 sempena Raya cina....
saya p makan saja...tak fikir apa-apa pun....hehehe



bukan ke pergi tu turut dikira walaupun tak berniat dan fikir apa apa.
kalau macam tu sama jugak kalau perayaan rumah terbuka malaysia untuk perayaan bangsa lain (chinese, deepavali dan krismas) tak salah kan kalau pergi...sekadar nak melihat dan makan. bukan ada fikir apa-apa pun..



tiba-tiba saya teringat posting rdwira yang makan maruku tu.. huhu..saya tak ingat secara detailnya tapi sure lah pasal makan maruku itu.. :-D



Bookmark and Share

    


  Member Information For halesolurun_84Profil   Hantar PM kepada halesolurun_84   Quote dan BalasQuote

rdwira
WARGA SETIA
Menyertai: 22.09.2007
Ahli No: 31169
Posting: 999
Dari: KL

uganda   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 14:10


uik puan soleha... saya makan masa tu fikir pasal mamt tu keluarga vege..bantai sajalah..heheheh..lepas itu dah tak makan lagi dah


-----------------
http://sukatolong.wordpress.com/


Bookmark and Share

    


  Member Information For rdwiraProfil   Hantar PM kepada rdwira   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 12-02-10 15:55


Nampaknya pluralisme dah semakin hebat merebak dikalangan warga ukhwah.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 12-02-10 15:58


Pada 10-02-10 22:06 , Addey posting:

!!! QUOTE !!!

semalam saya menyambut tahun baru cina

meriah juga

ala... ikram org kafir.... tsanya tol guru nik aziz pernah meraikan kaum tion hwa di kelantan... rasanyalah...

tak ada masalah pun


deepavali pun beliau raikan.
mungkin sebab tu ramai yang dah terpengaruh.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

limah
Warga 3 Bintang
Menyertai: 26.10.2009
Ahli No: 37835
Posting: 149

blank   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 16:01


Assalamualaikum semua maaflah kalau limah mencelah. limah tak lah pandai agama tapi just nak nasihat kat adik-adik semua. kalau kail panjang sejegkal lautan dalam jangan diduga.

setahu akak zaman Rasullah s.a.w dulu dia ada menziarah kaum lain ketika mereka menyambut perayaan mereka. ita pergi menziarah bukan nya makan ataupun minum apa yang haram bagi kita. adik-adik janganlah sempit kan pikiran anda atau pun kerterlaluan fanatik pada agama. islam ni adalah agama yang mudah dan tidak kejam.

akak hairan mengapa adik-adik yang baru belajar sejengkal agama tapi macam terlalu pandai. dato nik yang pandai tu pun meraikan TBC. maaflah bukan kata-kata limah ni keterlaluan tapi hairan sangat dengan cara anda semua berfikir.

anway selamat bercuti pada semua ahli ukhwah.

Bookmark and Share

    


  Member Information For limahProfil   Hantar PM kepada limah   Quote dan BalasQuote

fikrul_mustanir
WARGA SETIA
Menyertai: 03.11.2006
Ahli No: 27196
Posting: 744
Dari: The Future Khilafah State

blank   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 16:21


limah, cakap-cakap begitu tak ada authoriti dalam hukum. Sebaiknya limah qoute hadisnya biar kita semua dapat ambil pelajaran darinya.

Bookmark and Share

    


  Member Information For fikrul_mustanirProfil   Hantar PM kepada fikrul_mustanir   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 16:41


semua kail panjang sejengkal.. kalau campur semua sekali pun sejengkal juga.. ilmu ALLAH yang manusia ada ni kalau nak dibandingkan dengan jumlah sebenarnya memang sikit sangat.. tak sampai setitik pun dari air laut yang ada kat dunia ni.. ilmu ALLAH tersangatlah luas..

kalau macam tu semua senyap saja lah.. senyap saja.. sshhhh...


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

limah
Warga 3 Bintang
Menyertai: 26.10.2009
Ahli No: 37835
Posting: 149

blank   avatar


posticon Posting pada: 12-02-10 17:06


limah memang tak pandai agama macam kalian tapi janganlah terlalu berfikiran sempit sangat. sampai nak buat tu tak boleh sampai nak buat ni tak boleh. dalam islam yang penting IMAN kita tapi u all ni semua limah rasa bagus2 tapi fikiran terlalu sempit tentang islam. entahlah inilah yang dikatakan pandai tak boleh diikut bodoh tak boleh diajar.

kita biarlah jadi macam padi semakin banyak padi semakin tunduk ini tak macam lalang tegak merimbun tapi apa ada cuma laku pada lembu dan kambing saja. maaflah along hafiz bukan limah ni nak kondem u all tapi cuba buka mata dan fikiran tu. dato nik aziz yang pandai tu pun tak macam u all. kalau betul u all bagus ha bawa bedebat topik ni kat dato nik aziz atau yang lebih arif jangan kat sini.

janganlah nak mengelirukan.

* subhanallah kenapalah kalian yang pandai ni suka menyempitkan pikiran. masayallah.

Bookmark and Share

    


  Member Information For limahProfil   Hantar PM kepada limah   Quote dan BalasQuote

nurkamar
:WARGA AWAL BERJASA:
Menyertai: 14.05.2003
Ahli No: 35
Posting: 1798

KualaLumpur   avatar


posticon Posting pada: 13-02-10 18:55


dok membaca ni terfikir kejap....

kami ni memang normal akan makan besau time2 ni(esok cny - tapi tak celebrate lah). baruuuuuuuuu kejap tadi pukul 6 bertalu2 adik beradik kol tanya kenapa tak pergi berkumpul rumah mak bapak. dah tengah siap nak balik kg suami..... tak dapat lah nak join nya

haa... Kalau kes saya ni bagaimana pula. makan besar adat sebelum sambutan....


-----------------



Bookmark and Share

    


  Member Information For nurkamarProfil   Hantar PM kepada nurkamar   Pergi ke nurkamar's Website   Quote dan BalasQuote

Addey
WARGA SETIA
Menyertai: 13.03.2005
Ahli No: 15105
Posting: 948
Dari: kota marudu

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 13-02-10 19:19


Pada 12-02-10 16:01 , limah posting:

!!! QUOTE !!!

Assalamualaikum semua maaflah kalau limah mencelah. limah tak lah pandai agama tapi just nak nasihat kat adik-adik semua. kalau kail panjang sejegkal lautan dalam jangan diduga.

setahu akak zaman Rasullah s.a.w dulu dia ada menziarah kaum lain ketika mereka menyambut perayaan mereka. ita pergi menziarah bukan nya makan ataupun minum apa yang haram bagi kita. adik-adik janganlah sempit kan pikiran anda atau pun kerterlaluan fanatik pada agama. islam ni adalah agama yang mudah dan tidak kejam.

akak hairan mengapa adik-adik yang baru belajar sejengkal agama tapi macam terlalu pandai. dato nik yang pandai tu pun meraikan TBC. maaflah bukan kata-kata limah ni keterlaluan tapi hairan sangat dengan cara anda semua berfikir.

anway selamat bercuti pada semua ahli ukhwah.


tepat sekali...

Nabi bukan cakap saj pada org kafir

tapi akhlaknya bersama orgkafir... baca sirahlah bah baru tahu....

Bookmark and Share

    


  Member Information For AddeyProfil   Hantar PM kepada Addey   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 14-02-10 11:51


Pada 10-02-10 21:15 , fikrul_mustanir posting:

!!! QUOTE !!!



Walhasil, mari kita gunakan barometer yang benar untuk menilai suatu perbuatan. Barometernya, bukan dilihat dari segi asalnya apakah suatu perbuatan itu dari tradisi atau agama, melainkan dilihat dari segi boleh tidaknya perbuatan itu menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah. Inilah pandangan yang haq, tidak ada yang lain.

!!! QUOTE !!!




1. Bagaimana pula jika org CINA meraikan Tahun baru Cina hanya sekadar menyambut Tahun Baru seperti tahun baru masehi dan tahun baru hijrah TANPA meresakan sedetik pun IMAN terhadap TUHAN KONGCU??? adakah anda melihat ini sebagai kacamata akidah juga???

2. Apakah Definisi MERAIKAN atau MERAYAKAN yang dimaksudkan oleh artikel ini???adakah dengan menghadiri rumah terbuka,membakar mercun, dikira sebagai meraikan dan merayakan???


Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 14-02-10 11:56


Pada 12-02-10 09:51 , ikhwan_islam posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 12-02-10 08:24 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

niat kita nak jaga hubungan sesama warganegara saja.. rasanya itu tidak menjadi masalah.. selagi niat kita untuk jaga hubungan semata-mata.. bukan nak ikut amalan2 yang ada.. kan??

sesama muslim kita adalah saudara sesama agama.. sesama bukan islam kan kita adalah saudara sesama manusia.. tidakkah begitu??

:-)

alqur'an melarang kita menjadikan orang kafir sebagai sahabat dekat kita, atau sebagai pemimpin kita.

jadi, jaga silaturahim/hubungan, tidak memusuhi, namun juga tidak menjadikannya sahabat dekat.


niat yang betul kena dengan cara yang betul juga.
walau tak ada niat nak sekutukan ALLAH, tapi kita juga tak boleh mengiyakn ada tuhan selain ALLAH.


bagaimana dengan RAPATNYA HUBUNGAN RASULULLAH DENGAN ABU TALIB???cuba saudara terangkan?

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

mimi_eniliana
WARGA SETIA
Menyertai: 27.10.2008
Ahli No: 35619
Posting: 766
Dari: ipoh kl melaka

Perak   avatar


posticon Posting pada: 14-02-10 11:58


erm.. yang terlintas di benak fikiran..

andai katalah seorang yang bukan Islam membaca pandangan2 kita ini, janganlah hendaknya mereka membatalkan niat untuk mendekati Islam dan seterusnya menjadi saudara baru kita apabila ada pandangan yang seolah-olah terus tak bagi umatnya berbaik2 sesama manusia..walaupun tanpa niat mahu menyembah yang lain selain Allah s.w.t


-----------------
the key is ignorance to negativity..


Bookmark and Share

    


  Member Information For mimi_enilianaProfil   Hantar PM kepada mimi_eniliana   Pergi ke mimi_eniliana's Website   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 14-02-10 11:59


Pada 10-02-10 21:15 , fikrul_mustanir posting:

!!! QUOTE !!!



Walhasil, mari kita gunakan barometer yang benar untuk menilai suatu perbuatan. Barometernya, bukan dilihat dari segi asalnya apakah suatu perbuatan itu dari tradisi atau agama, melainkan dilihat dari segi boleh tidaknya perbuatan itu menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah. Inilah pandangan yang haq, tidak ada yang lain.



1. Bagaimana pula jika org CINA meraikan Tahun baru Cina hanya sekadar menyambut Tahun Baru seperti tahun baru masehi dan tahun baru hijrah TANPA meresakan sedetik pun IMAN terhadap TUHAN KONGCU??? adakah anda melihat ini dari kacamata akidah juga???

2. Apakah Definisi MERAIKAN atau MERAYAKAN yang dimaksudkan oleh artikel ini???adakah dengan menghadiri rumah terbuka,membakar mercun, dikira sebagai meraikan dan merayakan???


Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

limah
Warga 3 Bintang
Menyertai: 26.10.2009
Ahli No: 37835
Posting: 149

blank   avatar


posticon Posting pada: 15-02-10 08:13


nak tanya sikitlah pada kalian yang bijak agama dan tau haram halal dosa pahala. kalaulah seorang dulunya agama cina lepas tu masuk islam adakah putus hubungan dia antara ibu dan ayah dia yang masih beragama cina tu?

rasanya takkan. habistu bagaimana pula dikatakan kita tidak boleh meraikan. bukan maksud meraikan tu kita ikut sama menyembah tuhan dia.

kak limah dah kata kak limah tak pandai agama tapi selalu mengikuti ceramah agama, serta belajar dengan org yang pandai. kak limah tak macam kalian boleh keluarkan dalil itu dalil ni. ayat quran tu hadis dan sebagainya.

Bookmark and Share

    


  Member Information For limahProfil   Hantar PM kepada limah   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 16-02-10 10:20


Pada 14-02-10 11:59 , acok_86 posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 10-02-10 21:15 , fikrul_mustanir posting:

!!! QUOTE !!!



Walhasil, mari kita gunakan barometer yang benar untuk menilai suatu perbuatan. Barometernya, bukan dilihat dari segi asalnya apakah suatu perbuatan itu dari tradisi atau agama, melainkan dilihat dari segi boleh tidaknya perbuatan itu menurut Al-Qur`an dan As-Sunnah. Inilah pandangan yang haq, tidak ada yang lain.



1. Bagaimana pula jika org CINA meraikan Tahun baru Cina hanya sekadar menyambut Tahun Baru seperti tahun baru masehi dan tahun baru hijrah TANPA meresakan sedetik pun IMAN terhadap TUHAN KONGCU??? adakah anda melihat ini dari kacamata akidah juga???

2. Apakah Definisi MERAIKAN atau MERAYAKAN yang dimaksudkan oleh artikel ini???adakah dengan menghadiri rumah terbuka,membakar mercun, dikira sebagai meraikan dan merayakan???


salam achok....
ada PERBEZAAN JELASKAH antara maksud raikan dan rayakan ?....saya nampak kedua-duanya ekspresi dari rasa 'iktiraf dan gembira'. ... apatah lagi kalau ke tahap turut bunyikan mercun dan menziarahi mereka dihari perayaan mereka.

cuma saya masih 'kabur' tentang maksud sebenar perayaan tahun baru cina...


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

asyieqien_eqin
Warga Rasmi
Menyertai: 16.02.2010
Ahli No: 39288
Posting: 7
Dari: bangi & perlis

Perlis   avatar


posticon Posting pada: 16-02-10 11:06


kalau diam payah jugak..takut tersesat jalan...bagi saya...selagi boleh bertahan tak bagi apa-apa respon untuk TBC ni...jus diam saja..jangan lah volunteer pergi celebrate pula...tapi kalau dijmput untuk attend ke..jus niat untuk mjga hubgan sltrhim sesama manusia.....tu jus untuk TBC...tapi untuk hari natal, dan sewaktu dengannya...memang absolutely tak boleh..sebab jelas dan nyata berkaitan dengan akidah...(personally dr budak baru belajar) kalau salah tolong tegurkan...



Bookmark and Share

    


  Member Information For asyieqien_eqinProfil   Hantar PM kepada asyieqien_eqin   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 16-02-10 16:37


Pada 14-02-10 11:59 , acok_86 posting:

!!! QUOTE !!!



1. Bagaimana pula jika org CINA meraikan Tahun baru Cina hanya sekadar menyambut Tahun Baru seperti tahun baru masehi dan tahun baru hijrah TANPA meresakan sedetik pun IMAN terhadap TUHAN KONGCU??? adakah anda melihat ini dari kacamata akidah juga???

2. Apakah Definisi MERAIKAN atau MERAYAKAN yang dimaksudkan oleh artikel ini???adakah dengan menghadiri rumah terbuka,membakar mercun, dikira sebagai meraikan dan merayakan???


Usahlah kita cuba mengada-adakan sesuatu yang tak pernah ada dalam agama, tidak pernah ditunjukkan oleh Rasul dan para sahabat. Mereka tidak pernah pergi menghadiri apa-apa perayaan selain Islam dalam apa-apa bentuk sekalipun.
Cuma hari ini ada ulama' yang terpedaya dengan racun pluralisme. Maka mereka terlibat dengan perayaan2 selain aqidah Islam, dengan hadir ke jemputan rumah terbuka dsbnya. Tetapi yang paling menyedihkan, mereka tergamak meletakkan Islam duduk semeja dengan agama lain.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

hasanrijal
Warga 4 Bintang
Menyertai: 07.11.2009
Ahli No: 38117
Posting: 201
Dari: LaNd bEloW ThE WinD

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 16-02-10 20:10


Usahlah kita cuba mengada-adakan sesuatu yang tak pernah ada dalam agama, tidak pernah ditunjukkan oleh Rasul dan para sahabat. Mereka tidak pernah pergi menghadiri apa-apa perayaan selain Islam dalam apa-apa bentuk sekalipun.
Cuma hari ini ada ulama' yang terpedaya dengan racun pluralisme. Maka mereka terlibat dengan perayaan2 selain aqidah Islam, dengan hadir ke jemputan rumah terbuka dsbnya. Tetapi yang paling menyedihkan, mereka tergamak meletakkan Islam duduk semeja dengan agama lain.


Salam. jadi maksud saudara Wuzarra, seorang cina yang masuk Islam tak bolehlah hadir ke jemputan keluarganya yang celebrate raya cina????


-----------------
Somewhere, something incredible is waiting to be seen


Bookmark and Share

    


  Member Information For hasanrijalProfil   Hantar PM kepada hasanrijal   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 16-02-10 21:21


saya boleh bersetuju dengan pandangan wuzara yang lain, tapi saya rasa kurang jelas dengan yang ini :

!!! QUOTE !!!

. Tetapi yang paling menyedihkan, mereka tergamak meletakkan Islam duduk semeja dengan agama lain.


apa maksud tulisan ini ?banyak terjemahannya ni....


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 17-02-10 08:34


Pada 16-02-10 20:10 , hasanrijal posting:

!!! QUOTE !!!



Salam. jadi maksud saudara Wuzarra, seorang cina yang masuk Islam tak bolehlah hadir ke jemputan keluarganya yang celebrate raya cina????



Menziarahi ibu bapa yang non muslim tetap dianjurkan Islam, tetapi bukan dalam konteks meraikan perayaan mereka. Bukan saja tahun baru cina, sama juga deepavali, krismas, hari gawai, hari vaisaki (agama sikh), hari Harae (Shinto) dsbnya.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 17-02-10 08:38


Pada 16-02-10 21:21 , myhoney posting:

!!! QUOTE !!!

saya boleh bersetuju dengan pandangan wuzara yang lain, tapi saya rasa kurang jelas dengan yang ini :

!!! QUOTE !!!

. Tetapi yang paling menyedihkan, mereka tergamak meletakkan Islam duduk semeja dengan agama lain.


apa maksud tulisan ini ?banyak terjemahannya ni....



Dialog antara agama. Yang mana Islam diletakkan bersama-sama agama yang lain dan mencari persamaan diantara agama agar boleh diharmonikan setiap agama. Inilah adalah satu penghinaan terhadap agama Allah ini. Islam tidak boleh duduk semeja dengan agama lain, kerana Islam itu saja yang benar selainnya tidak.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

Hanan

Menyertai: 13.05.2003
Ahli No: 4
Posting: 3991

Selangor  


posticon Posting pada: 17-02-10 10:45


Pada 14-02-10 11:59 , acok_86 posting:

!!! QUOTE !!!



1. Bagaimana pula jika org CINA meraikan Tahun baru Cina hanya sekadar menyambut Tahun Baru seperti tahun baru masehi dan tahun baru hijrah TANPA meresakan sedetik pun IMAN terhadap TUHAN KONGCU??? adakah anda melihat ini dari kacamata akidah juga???

2. Apakah Definisi MERAIKAN atau MERAYAKAN yang dimaksudkan oleh artikel ini???adakah dengan menghadiri rumah terbuka,membakar mercun, dikira sebagai meraikan dan merayakan???


Saya juga memahami bahawa tahun baru cina hanyalah perayaan untuk tahun baru kalendar cina sahaja. Kalau dikatakan haram menyambut tahun baru cina, apakah hukum menerima angpow pula?


-----------------



Hargai semasa ada....


Bookmark and Share

    


  Member Information For HananProfil   Hantar PM kepada Hanan   Pergi ke Hanan's Website   Quote dan BalasQuote

muslimah83
WARGA SETIA
Menyertai: 05.02.2004
Ahli No: 7015
Posting: 1001
Dari: Tawau

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 11:24


salam,...
saya berpendapt seperti kak hanan...tahun baru cina hanyalah perayaan untuk tahunn baru...bukan keagamaan seperti krismas lebih kepada , begitu juga perayaan cina sbenar cap GOh MEI..itu apa yang saya d bagitau oleh ofismatelah..kaum cina..wang angpao sapa yang tak nak duit...heheheh


-----------------
"InDaHnYa IsLAm"


Bookmark and Share

    


  Member Information For muslimah83Profil   Hantar PM kepada muslimah83   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 17-02-10 11:34


Pada 17-02-10 10:45 , Hanan posting:

!!! QUOTE !!!



Saya juga memahami bahawa tahun baru cina hanyalah perayaan untuk tahun baru kalendar cina sahaja. Kalau dikatakan haram menyambut tahun baru cina, apakah hukum menerima angpow pula?



Kaedah syara' menyatakan hukum asal perbuatan adalah terikat dengan hukum syara'. Maka jika kita seseorang mahu memberikan pandangan atau melakukan perbuatan tersebut, maka ia terlebih dahulu memahami dengan jelas realiti perbuatan itu terlebih dahulu barulah kemudian dibawakan nas yang berkaitan.

Dalam kes tahun baru Cina, ramai yang bersikap simplistik, ia sekadar perayaan tahun baru dalam kalendar bangsa cina. Sampai meraka buat-buat tidak nampak khurafat yang melekat dengan perayaan tersebut. Ia dipenuhi dengan fahaman tahyul yang jelas bertentangan dengan Aqidah seorang Muslim. Saya kira jika kita jujur melakukan kajian, nescaya banyak perkara syirik yang kita akan jumpa dalam Perayaan Tahun Baru Cina.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 17-02-10 11:37


Pada 17-02-10 11:24 , muslimah83 posting:

!!! QUOTE !!!

salam,...
saya berpendapt seperti kak hanan...tahun baru cina hanyalah perayaan untuk tahunn baru...bukan keagamaan seperti krismas lebih kepada , begitu juga perayaan cina sbenar cap GOh MEI..itu apa yang saya d bagitau oleh ofismatelah..kaum cina..wang angpao sapa yang tak nak duit...heheheh



Saya tidak mahu membahas hukum angpow di sini.
Tetapi mentaliti gila duit, perlu dibuang jauh-jauh. Standard kita adalah halal atau haram, bukan hawa nafsu.
Ia tidak mencerminkan nama 'Muslimah83' itu.
Jika haram, sejuta pun kita tak hairan.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

Hanan

Menyertai: 13.05.2003
Ahli No: 4
Posting: 3991

Selangor  


posticon Posting pada: 17-02-10 11:50


Pada 17-02-10 11:37 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 17-02-10 11:24 , muslimah83 posting:

!!! QUOTE !!!

salam,...
saya berpendapt seperti kak hanan...tahun baru cina hanyalah perayaan untuk tahunn baru...bukan keagamaan seperti krismas lebih kepada , begitu juga perayaan cina sbenar cap GOh MEI..itu apa yang saya d bagitau oleh ofismatelah..kaum cina..wang angpao sapa yang tak nak duit...heheheh



Saya tidak mahu membahas hukum angpow di sini.
Tetapi mentaliti gila duit, perlu dibuang jauh-jauh. Standard kita adalah halal atau haram, bukan hawa nafsu.
Ia tidak mencerminkan nama 'Muslimah83' itu.
Jika haram, sejuta pun kita tak hairan.


Sebab itu perlu dijelaskan halal dan haramnya duit itu, tapi Kenapa mengelak dari membahas soal haram atau halal angpow. Jangan pula menuduh sembarangan orang gila duit. Kebanyakan syarikat terutama syarikat cina pasti akan memberikan angpow pada staffnya sempena tahun baru cina, begitu juga majikan cina secara peribadinya.


-----------------



Hargai semasa ada....


Bookmark and Share

    


  Member Information For HananProfil   Hantar PM kepada Hanan   Pergi ke Hanan's Website   Quote dan BalasQuote

muslimah83
WARGA SETIA
Menyertai: 05.02.2004
Ahli No: 7015
Posting: 1001
Dari: Tawau

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 11:53


Pada 17-02-10 11:37 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 17-02-10 11:24 , muslimah83 posting:

!!! QUOTE !!!

salam,...
saya berpendapt seperti kak hanan...tahun baru cina hanyalah perayaan untuk tahunn baru...bukan keagamaan seperti krismas lebih kepada , begitu juga perayaan cina sbenar cap GOh MEI..itu apa yang saya d bagitau oleh ofismatelah..kaum cina..wang angpao sapa yang tak nak duit...heheheh



Saya tidak mahu membahas hukum angpow di sini.
Tetapi mentaliti saudari yang gila duit, perlu dibuang jauh-jauh. Standard kita adalah halal atau haram, bukan hawa nafsu.
Ia tidak mencerminkan nama 'Muslimah83' itu.
Jika haram, sejuta pun kita tak hairan.


hhehe..gila duit?sebelum cakap fikir dulu...perkataan gila duit itu..
dia bagi kita ambil...jika kamu berada d situasi saya..bos bagi angpow..duit sempena tahun baru cina nak tolak ka tak?saya tau jika duit tu haram...saya gunakan macam na....kita kalau tak tau peripadi org..jangan suka main lepas cakap.


-----------------
"InDaHnYa IsLAm"


Bookmark and Share

    


  Member Information For muslimah83Profil   Hantar PM kepada muslimah83   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 17-02-10 12:11


Memang saya sengaja gunakan perkataan 'gila duit'.
Kalian seolah nak menjadikan situasi dimana boss beri angpow sebagai alasan menerima angpow. Kalian boleh ambil sekiranya kalian tahu secara jelas hukumnya adalah halal, tinggalkan jika ia masih lagi samar2. Tetapi sikap terima anngpow - kerana ia duit, sapa taknak duit - jelas bertengangan dengan hukum Islam. Saya minta maaf kerana mengecilkan hati Muslimah83, tetapi itulah gambaran sakitnya hati saya apabila hukum agama saya dipermainkan kerana angpow.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

muslimah83
WARGA SETIA
Menyertai: 05.02.2004
Ahli No: 7015
Posting: 1001
Dari: Tawau

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 12:26


Pada 17-02-10 12:11 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Memang saya sengaja gunakan perkataan 'gila duit'.
Kalian seolah nak menjadikan situasi dimana boss beri angpow sebagai alasan menerima angpow. Kalian boleh ambil sekiranya kalian tahu secara jelas hukumnya adalah halal, tinggalkan jika ia masih lagi samar2. Tetapi sikap terima anngpow - kerana ia duit, sapa taknak duit - jelas bertengangan dengan hukum Islam. Saya minta maaf kerana mengecilkan hati Muslimah83, tetapi itulah gambaran sakitnya hati saya apabila hukum agama saya dipermainkan kerana angpow.


istilah pengunaan gila duit itu...tak sesuai kalau nak menegur org wahai saudaraku...islam tak ajar kita mggunakan bahsa yang mgecilkan hati org untuk menegur..saudaraku sendiri cakap sakit hati kan...bagaimana pula bila kita berkata2 macam itu..adakah saudaku ini datangnya dari akidah islam....saya tidak cakap duit itu samar2...duit tu adalah bonus bagi saya..tidak semua cina ni tak tau hukum halal haram...
sapa tak nak duit dengan duit semua pun bleeh jadi...terpulag dengan kita nak guna macam mana....itu bergantung kepada kita mengunakknnya....saya bukannya curi duit itu kan...halal pun.


-----------------
"InDaHnYa IsLAm"


Bookmark and Share

    


  Member Information For muslimah83Profil   Hantar PM kepada muslimah83   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 14:02


ustaz wuzaraa mungkin tidak pernah berada dalam situasi2 seperti itu.. atau mungkin juga tidak pernah terpikir untuk berada dalam situasi2 macam tu.. atau seboleh2nya tidak mahu masuk ke dalam situasi2 macam tu.. mungkinkah begitu wahai ustaz wuzaraa?? (maaf, saya tak tau jantina saudara..hehe)

suasana kat malaysia ni mungkin tak sama langsung dengan suasana pada zaman Rasulullah.. masyarakat sekarang semakin kompleks.. dengan perubahan teknologi, kehendak zaman semakin bermacam-macam.. komuniti yang ada banyak cara pemikiran, tatasusila, budaya dan fahaman.. saya rasa itu semua perlu diambilkira dalam menentukan tindakan2 yang tepat yang perlu kita fikirkan dalam kehidupan sehari2.. saya rasa apa yang jakim kata tu tak salah.. sebab suasana di malaysia sudah berada dalam acuan sebegini.. tentang siapa yang membuat acuan tu soal lain.. tapi ijtihad (kalau makna tak sesuai maaf ye) oleh jakim tu tidaklah salah.. ada kesesuaiannya tersendiri.. sebab pada dasarnya kita ziarah sahaja.. apa-apa unsur kerosakan atau kecacatan akidah yang terselit atau terlekat di celah2 itu memang kita tak tahu dan tak nampak.. hatta orang cina sendiri (sekarang) menyambut sekadar perayaan budaya.. tiada kena mengena dengan 'iman' mereka..

adakah kita yakin bahawa kebanyakan umat islam hari ni juga menyambut aidilfitri atau aidiladha atas unsur keagamaaan atau keimanan?? saya rasa tidak semua.. masakan ada yang tidak berpuasa di bulan ramadhan tapi sakan beraya.. ini semua realiti maa..

terpulang pada masing-masing mahu terimapakai atau tidak.. masing-masing ada pengalaman dan ilmu.. kalau ilmu sahaja banyak, pengalaman kurang, maknanya ilmu tu masih kurang.. (agaknya lah..) kalau ilmu kurang, pengalaman pun kurang, pandai2 lah tambah..

:-)


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 17-02-10 15:39


Buat pengetahuan hafiz_along, saya adalah kakitangan swasta. Immediate boss saya adalah seorang GM yang berbangsa Tionghua dan beragama Buddha. Boleh kata di office ni saya yang paling rapat dengan boss saya, kalau saya masuk office dia, memang lama dan pelbagai perkara yang dibincangkan hingga hal peribadi pun dia ceritakan kadang-kadang.

Pada awalnya, tiap kali hari raya beliau mengucapkan selamat hari raya kepada saya. tetapi kerana hukum syara', saya tak pernah mengucapkan selamat tahun baru cina kepada beliau. akhirnya sekarang beliau pun dah tak ucap selamat hari raya lagi kepada saya. Tetapi, beliau tetap bersikap professional dalam urusan kerja dengan saya. Hari Jumaat lepas, hari terakhir sebelum beliau bercuti CNY, kebanyakan staff mengucapkan happy CNY. saya cuba elakkan, tetapi saya adalah staff terakhir yang bertemu beliau kerana dipanggil. Habis perbincangan, beliau serta merta menyatakan ingin balik menyambut CNY. Saya sekadar senyum sahaja kepadanya.

Inilah antara realiti yang berlaku hari ini, apabila Islam tidak diterapkan dalam kehidupan. Pemerintah cuba menyemaikan benih2 pluralisme antaranya sambutan perayaan antara kaum. Tidak kurang ada pihak yang kononnya mengeluarkan ijtihad baru membenarkan perkara ini dengan alasan perpaduan kaum dan masyarkat majmu'. Tidak kurang juga ada ilmuan Islam yang terpengaruh dan sama-sama cuba mendapatkan sokongan bukan Islam. Maka, perkara ini dihalalkan.

Sebagai pendakwah, kita wajib bersikap tegas tanpa basa basi dalam hal ini. Redha Allah itu lebih utama dari redha manusia hatta boss kita sekali pun. Jangan sekali2 kita menyesuaikan Islam dengan kehidupan yang tidak Islami hari ini.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 16:38


Pada 17-02-10 12:11 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Memang saya sengaja gunakan perkataan 'gila duit'.
Kalian seolah nak menjadikan situasi dimana boss beri angpow sebagai alasan menerima angpow. Kalian boleh ambil sekiranya kalian tahu secara jelas hukumnya adalah halal, tinggalkan jika ia masih lagi samar2. Tetapi sikap terima anngpow - kerana ia duit, sapa taknak duit - jelas bertengangan dengan hukum Islam. Saya minta maaf kerana mengecilkan hati Muslimah83, tetapi itulah gambaran sakitnya hati saya apabila hukum agama saya dipermainkan kerana angpow.


penat saya baca komen kat sini :-D

kesimpulannya...angpau ni halal atau haram ? saya rasa "yang ni' yang kita nak tahu sangat sebenarnya..


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

muslimah83
WARGA SETIA
Menyertai: 05.02.2004
Ahli No: 7015
Posting: 1001
Dari: Tawau

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 16:40


Pada 17-02-10 16:38 , myhoney posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 17-02-10 12:11 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Memang saya sengaja gunakan perkataan 'gila duit'.
Kalian seolah nak menjadikan situasi dimana boss beri angpow sebagai alasan menerima angpow. Kalian boleh ambil sekiranya kalian tahu secara jelas hukumnya adalah halal, tinggalkan jika ia masih lagi samar2. Tetapi sikap terima anngpow - kerana ia duit, sapa taknak duit - jelas bertengangan dengan hukum Islam. Saya minta maaf kerana mengecilkan hati Muslimah83, tetapi itulah gambaran sakitnya hati saya apabila hukum agama saya dipermainkan kerana angpow.


penat saya baca komen kat sini :-D

kesimpulannya...angpau ni halal atau haram ? saya rasa "yang ni' yang kita nak tahu sangat sebenarnya..



saya pun nak tau juga.....


-----------------
"InDaHnYa IsLAm"


Bookmark and Share

    


  Member Information For muslimah83Profil   Hantar PM kepada muslimah83   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 17-02-10 16:54


Pada 17-02-10 16:38 , myhoney posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 17-02-10 12:11 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Memang saya sengaja gunakan perkataan 'gila duit'.
Kalian seolah nak menjadikan situasi dimana boss beri angpow sebagai alasan menerima angpow. Kalian boleh ambil sekiranya kalian tahu secara jelas hukumnya adalah halal, tinggalkan jika ia masih lagi samar2. Tetapi sikap terima anngpow - kerana ia duit, sapa taknak duit - jelas bertengangan dengan hukum Islam. Saya minta maaf kerana mengecilkan hati Muslimah83, tetapi itulah gambaran sakitnya hati saya apabila hukum agama saya dipermainkan kerana angpow.


penat saya baca komen kat sini :-D

kesimpulannya...angpau ni halal atau haram ? saya rasa "yang ni' yang kita nak tahu sangat sebenarnya..



saya tak pernah bincang hukum bagi angpow. tetapi bagi mereka yang nak ambil angpow, perlulah jelas faham hukum. Dah jelas halal, barulah boleh ambil. Saya katakan begini kerana saya dapati ramai orang Islam yang menerima angpow kerana terikut budaya, segan menolak ataupun sayang tak ambil duit. Ini jelas bukan pendirian yang syar'ie.

Pendirian saya secara peribadi. Jika pemberian angpow itu mempunyai pemahaman tertentu yang berkait dengan kepercayaan atau aqidah, maka haram kita mengambilnya. Tetapi jika angpow sekadar budaya yang tiada kaitan dengan kepercayaan atau aqidah, maka ia diperbolehkan. Jika ada sesiapa yang boleh memberi penjelasan tentang perkara ini, ia menjawab persoalan saya.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 16:56


Pada 17-02-10 10:45 , Hanan posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 14-02-10 11:59 , acok_86 posting:

!!! QUOTE !!!



1. Bagaimana pula jika org CINA meraikan Tahun baru Cina hanya sekadar menyambut Tahun Baru seperti tahun baru masehi dan tahun baru hijrah TANPA meresakan sedetik pun IMAN terhadap TUHAN KONGCU??? adakah anda melihat ini dari kacamata akidah juga???

2. Apakah Definisi MERAIKAN atau MERAYAKAN yang dimaksudkan oleh artikel ini???adakah dengan menghadiri rumah terbuka,membakar mercun, dikira sebagai meraikan dan merayakan???


Saya juga memahami bahawa tahun baru cina hanyalah perayaan untuk tahun baru kalendar cina sahaja. Kalau dikatakan haram menyambut tahun baru cina, apakah hukum menerima angpow pula?



betul lah hanan, saya ada bertanya apek kedai runcit depan rumah saya ni tentang tahun baru cina....dia pun kata ini raya tak ada ingat tuhan mana-mana, saja mahu suka-suka dengan keluarga. sapa yang nak sembah tuhan pada hari tahun baru cina sembah saja lah...tak mahu sembah pun tak apa... tu kata apek tua tu lah...

saya juga ada menghubungi YB Idhamlim bertanyakan hal ini, jawapan yang diterima, beliau mengatakan TBC bukanlah perayaan agama. Ia disambut oleh bangsa cina tak kira kristian atau pun budha. Bahkan atheis pun sambut TBC jugak. Maka pada saya jika ia perayaan adat atau budaya kaum, tidaklah salah meraikannya terutama bagi org muslim dikalangan cina.

bukan masa TBC saja ada khurafat dan tahyul , sambutan aidilfitri pun ada muslim yang berpegang pada khurafat dan tahyul.... contohnya pasang pelita banyak-banyak masa mlm 7 likur....


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 17:06


Pada 17-02-10 16:54 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 17-02-10 16:38 , myhoney posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 17-02-10 12:11 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Memang saya sengaja gunakan perkataan 'gila duit'.
Kalian seolah nak menjadikan situasi dimana boss beri angpow sebagai alasan menerima angpow. Kalian boleh ambil sekiranya kalian tahu secara jelas hukumnya adalah halal, tinggalkan jika ia masih lagi samar2. Tetapi sikap terima anngpow - kerana ia duit, sapa taknak duit - jelas bertengangan dengan hukum Islam. Saya minta maaf kerana mengecilkan hati Muslimah83, tetapi itulah gambaran sakitnya hati saya apabila hukum agama saya dipermainkan kerana angpow.


penat saya baca komen kat sini :-D

kesimpulannya...angpau ni halal atau haram ? saya rasa "yang ni' yang kita nak tahu sangat sebenarnya..



saya tak pernah bincang hukum bagi angpow. tetapi bagi mereka yang nak ambil angpow, perlulah jelas faham hukum. Dah jelas halal, barulah boleh ambil. Saya katakan begini kerana saya dapati ramai orang Islam yang menerima angpow kerana terikut budaya, segan menolak ataupun sayang tak ambil duit. Ini jelas bukan pendirian yang syar'ie.

Pendirian saya secara peribadi. Jika pemberian angpow itu mempunyai pemahaman tertentu yang berkait dengan kepercayaan atau aqidah, maka haram kita mengambilnya. Tetapi jika angpow sekadar budaya yang tiada kaitan dengan kepercayaan atau aqidah, maka ia diperbolehkan. Jika ada sesiapa yang boleh memberi penjelasan tentang perkara ini, ia menjawab persoalan saya.


oooo...macam tu.
Saya bertanya pun sebab tahu boss wuzara tu seorang apek...kut lah dia pernah bagi angpau kat wuzara .... :-P

tak tau tak pa...nanti saya siasat ya..cuma jangan keras sangat perkataan anda jika pun sayang kat agama....perbuatan menyinggung orang lain dengan perkataan juga tidaklah membawa tanda sayang kat agama....


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

Hanan

Menyertai: 13.05.2003
Ahli No: 4
Posting: 3991

Selangor  


posticon Posting pada: 17-02-10 19:06


Pada 17-02-10 16:56 , myhoney posting:

!!! QUOTE !!!



betul lah hanan, saya ada bertanya apek kedai runcit depan rumah saya ni tentang tahun baru cina....dia pun kata ini raya tak ada ingat tuhan mana-mana, saja mahu suka-suka dengan keluarga. sapa yang nak sembah tuhan pada hari tahun baru cina sembah saja lah...tak mahu sembah pun tak apa... tu kata apek tua tu lah...

saya juga ada menghubungi YB Idhamlim bertanyakan hal ini, jawapan yang diterima, beliau mengatakan TBC bukanlah perayaan agama. Ia disambut oleh bangsa cina tak kira kristian atau pun budha. Bahkan atheis pun sambut TBC jugak. Maka pada saya jika ia perayaan adat atau budaya kaum, tidaklah salah meraikannya terutama bagi org muslim dikalangan cina.

bukan masa TBC saja ada khurafat dan tahyul , sambutan aidilfitri pun ada muslim yang berpegang pada khurafat dan tahyul.... contohnya pasang pelita banyak-banyak masa mlm 7 likur....



Terima kasih kak nurhoney atas info tersebut. Baca tajuk ini macam naik roller coaster, pening tapi tak terjumpa pointnya.


-----------------



Hargai semasa ada....


Bookmark and Share

    


  Member Information For HananProfil   Hantar PM kepada Hanan   Pergi ke Hanan's Website   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 17-02-10 21:46


Pada 17-02-10 19:06 , Hanan posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 17-02-10 16:56 , myhoney posting:

!!! QUOTE !!!



betul lah hanan, saya ada bertanya apek kedai runcit depan rumah saya ni tentang tahun baru cina....dia pun kata ini raya tak ada ingat tuhan mana-mana, saja mahu suka-suka dengan keluarga. sapa yang nak sembah tuhan pada hari tahun baru cina sembah saja lah...tak mahu sembah pun tak apa... tu kata apek tua tu lah...

saya juga ada menghubungi YB Idhamlim bertanyakan hal ini, jawapan yang diterima, beliau mengatakan TBC bukanlah perayaan agama. Ia disambut oleh bangsa cina tak kira kristian atau pun budha. Bahkan atheis pun sambut TBC jugak. Maka pada saya jika ia perayaan adat atau budaya kaum, tidaklah salah meraikannya terutama bagi org muslim dikalangan cina.

bukan masa TBC saja ada khurafat dan tahyul , sambutan aidilfitri pun ada muslim yang berpegang pada khurafat dan tahyul.... contohnya pasang pelita banyak-banyak masa mlm 7 likur....



Terima kasih kak nurhoney atas info tersebut. Baca tajuk ini macam naik roller coaster, pening tapi tak terjumpa pointnya.



kak nurhoney ??? perrgghh.... :-D :-D sedap nama tu.

ok lah...pening sikit sikit tu biasa lah. Tapi akak nampak kat sini ialah isu 'meraikan' perayaan non muslim. Kalau deepavali, thaipusam atau hari natal kita jelas ia perayaan agama, cuma TBC ni jadi musykil sikit...

pun begitu akak tak wish kat sesiapa pun, sebab rasa tak selesa dan bimbang, sekalipun setakat akak bertanya ni semua memberikan jawapan TBC perayaan budaya dalam m'kat cina.

senang cerita, perayaan yang disambut oleh kafir ni tak payah ucap apa-apa selagi tidak ada keperluan yang mendesak. kecuali kita ni cina muslim yang masih ada ahli keluarga dari kalangan kafir cina...memang nak kena halusi sikit lah...


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 18-02-10 08:12


ustaz wuzaraa.. angpow diperbolehkan kata ustaz selagi tiada dengan kepercayaan dan akidah.. tu pendapat ustaz.. jadi, tak lah beza sangat.. sekadar meraikan, ziarah kawan-kawan, memang tiada kait dengan kepercayaan, kan??


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

Hanan

Menyertai: 13.05.2003
Ahli No: 4
Posting: 3991

Selangor  


posticon Posting pada: 18-02-10 10:15


Pada 17-02-10 21:46 , myhoney posting:

!!! QUOTE !!!


kak nurhoney ??? perrgghh.... :-D :-D sedap nama tu.





macam mana boleh salah nama tu. maaf kak myhoney.. huhu :kelip: :kelip:


-----------------



Hargai semasa ada....


Bookmark and Share

    


  Member Information For HananProfil   Hantar PM kepada Hanan   Pergi ke Hanan's Website   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 18-02-10 16:56


Pada 18-02-10 08:12 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

ustaz wuzaraa.. angpow diperbolehkan kata ustaz selagi tiada dengan kepercayaan dan akidah.. tu pendapat ustaz.. jadi, tak lah beza sangat.. sekadar meraikan, ziarah kawan-kawan, memang tiada kait dengan kepercayaan, kan??



masuk pembahasan furu' begini kita perlu perhalusi.
hadir ke sambutan perayaan yang bukan berasal dari aqidah Islam itu jelas haram kerana ia jelas perkara yang berkait dengan aqidah. Ia berbeza dengan hukum angpow, duit , hadiah dsbnya. Jika ia mempunyai pemahaman aqidah atau kepercayaan tertentu maka ia jelas haram. Hadiah sempena Krismas misalnya, ia jelas berasal dari kepercayaan yang syirik Santa Claus.

Sebagai orang Islam, janganlah kita mencari-cari sesuatu untuk memperbolehkan apa yang kita hendak. Setelah kita jelas sesuatu hukum barulah kita lakukan. Taqwa mengajar kita untuk bersikap ihsan sedemikian.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 19-02-10 10:32


sekadar hadir ke sambutan perayaan budaya pun menjadi masalah besar?? tapi saya harap perbezaan pendapat antara kita semua ni tidak menjadi masalah sebesar sambutan TBC tu.. JAKIM yang bertanggungjawab tu kata lain.. ustaz2 dan ustazah2 dalam ukhwah cakap lain.. yang bukan ustaz ustazah (of course lah) cakap lain.. kasihan kat orang yang baru nak belajar.. nak ambil terus ke.. nak pakai separuh2 ke.. ke nak buang terus?? pening.. pening.. ada pendapat yang terlalu tegas.. ada yang lebih kurang.. yang tak ada pendapat langsung pun ada..


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 21-02-10 01:14


Pada 16-02-10 16:37 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 14-02-10 11:59 , acok_86 posting:

!!! QUOTE !!!



1. Bagaimana pula jika org CINA meraikan Tahun baru Cina hanya sekadar menyambut Tahun Baru seperti tahun baru masehi dan tahun baru hijrah TANPA meresakan sedetik pun IMAN terhadap TUHAN KONGCU??? adakah anda melihat ini dari kacamata akidah juga???

2. Apakah Definisi MERAIKAN atau MERAYAKAN yang dimaksudkan oleh artikel ini???adakah dengan menghadiri rumah terbuka,membakar mercun, dikira sebagai meraikan dan merayakan???


Usahlah kita cuba mengada-adakan sesuatu yang tak pernah ada dalam agama, tidak pernah ditunjukkan oleh Rasul dan para sahabat. Mereka tidak pernah pergi menghadiri apa-apa perayaan selain Islam dalam apa-apa bentuk sekalipun.
Cuma hari ini ada ulama' yang terpedaya dengan racun pluralisme. Maka mereka terlibat dengan perayaan2 selain aqidah Islam, dengan hadir ke jemputan rumah terbuka dsbnya. Tetapi yang paling menyedihkan, mereka tergamak meletakkan Islam duduk semeja dengan agama lain.


1. TIADA ulama yang membenarkan menghadiri perayaan bukan ISLAM, setahu saya RAMAI ulama yang mengharuskan hadir ke rumah terbuka bukan ISLAM..

2. Hujah ulama adalah HARUS menghadiri rumah terbuka bukan ISLAM sekiranya tidak melakukan perbuatan syrik mahupun menyekutukan ALLAH..

3. sekadar hadir ke rumah terbuka TIDAK BOLEH dianggap sebagai MENGIKTIRAF agama NON MUSLIM kerana kita hadir atas semangat hubungan sesama manusia dimana RASULULLAH juga sering ke rumah bukan islam...LAGIPUN RASULULLAH juga pernah menghormati jenazah yahudi yang lalu dihadapanya dan TIDAK ADA ULAMA yang mengatakan perbuatan ini sebagai MENGIKTIRAF agama yahudi

4. sekadar pertanyaan kepada saudara seislam HTEE..sekiranya anda mengatakan kami MENGIKTIRAF AGAMA org kafir hanya kerana menghadiri rumah terbuka mereka,,apakah perbuatan menghawini ahli kitab tidak dianggap sebagai mengiktiraf agama mereka???

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 21-02-10 01:24


Pada 16-02-10 16:37 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!



Cuma hari ini ada ulama' yang terpedaya dengan racun pluralisme. Maka mereka terlibat dengan perayaan2 selain aqidah Islam, dengan hadir ke jemputan rumah terbuka dsbnya.


1.ingin saya pesan..CUBA lah BERSIKAP MATANG dalam menerima perbezaan pendapat..

2. lain kali dalam liqa HTEE, cuba lah bincang perbezaan pendapat dikalangan ulama, bukanya dengan menuduh ulama yang kita TIDAK SOKONG dengan tuduhan PLURAL,LIBERAL,IKUT HAWA NAFSU.

3. untuk pengetahuan kita semua..menista,menghina ulama adalah gaya hujah org bodoh, kerana org bodoh hanya pandai melabel..


Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 21-02-10 01:28


Pada 18-02-10 16:56 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!



masuk pembahasan furu' begini kita perlu perhalusi.
hadir ke sambutan perayaan yang bukan berasal dari aqidah Islam itu jelas haram kerana ia jelas perkara yang berkait dengan aqidah. Ia berbeza dengan hukum angpow, duit , hadiah dsbnya. Jika ia mempunyai pemahaman aqidah atau kepercayaan tertentu maka ia jelas haram. Hadiah sempena Krismas misalnya, ia jelas berasal dari kepercayaan yang syirik Santa Claus.



saya hairan, bila bab angpow TIDAK pula saudara secara LAJU MENGATAKAN IANYA HARAM walaupun secara JELAS ANGPOW itu berkaitan dengan TAHUN BARU CINA...

mungkin kah saudara juga sering atau pernah menerima angpow???(sekadar pertanyaan)

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 21-02-10 11:01


Pada 21-02-10 01:14 , acok_86 posting:

!!! QUOTE !!!



1. TIADA ulama yang membenarkan menghadiri perayaan bukan ISLAM, setahu saya RAMAI ulama yang mengharuskan hadir ke rumah terbuka bukan ISLAM..

2. Hujah ulama adalah HARUS menghadiri rumah terbuka bukan ISLAM sekiranya tidak melakukan perbuatan syrik mahupun menyekutukan ALLAH..


Rumah terbuka yang diadakan adalah dalam rangka sambutan perayaan tersebut. Ia adalah sekadar pendekatan atau teknik menyambut perayaan. Apakah tidak bisa dimengerti? Saya cukup percaya, anda membolehkannya kerana tok guru membenarkannya. Jadi apa hujah pun akan anda tong sampahkan. Buat pengetahuan anda, PASlah yang mengajar saya tentang keharaman perbuatan ini sejak saya masih dibangku sekolah rendah. Tetapi hukum dah berubah pula.

!!! QUOTE !!!

3. sekadar hadir ke rumah terbuka TIDAK BOLEH dianggap sebagai MENGIKTIRAF agama NON MUSLIM kerana kita hadir atas semangat hubungan sesama manusia dimana RASULULLAH juga sering ke rumah bukan islam...LAGIPUN RASULULLAH juga pernah menghormati jenazah yahudi yang lalu dihadapanya dan TIDAK ADA ULAMA yang mengatakan perbuatan ini sebagai MENGIKTIRAF agama yahudi

4. sekadar pertanyaan kepada saudara seislam HTEE..sekiranya anda mengatakan kami MENGIKTIRAF AGAMA org kafir hanya kerana menghadiri rumah terbuka mereka,,apakah perbuatan menghawini ahli kitab tidak dianggap sebagai mengiktiraf agama mereka???


Sejak bila pula timbul isu pengiktirafan agama lain ini? Anda yang menakwilkannya sendiri.
Lagi satu, kenapalah anda mengaitkan dengan hukum perkahwinan dengan wanita ahli kitab ini? Beginikah hujah yang naqib usrah ajarkan kepada anda? Wahai syeikh acok, hukum halal menikah wanita ahli kitab itu telah jelas dinyatakan dalam surah Al-Maidah ayat 5. Apa pelik lah anda ni.

Pada 21-02-10 01:28 , acok_86 posting:

!!! QUOTE !!!



saya hairan, bila bab angpow TIDAK pula saudara secara LAJU MENGATAKAN IANYA HARAM walaupun secara JELAS ANGPOW itu berkaitan dengan TAHUN BARU CINA...

mungkin kah saudara juga sering atau pernah menerima angpow???(sekadar pertanyaan)

Anda selalu menyerang apa saja pandangan saya. Tapi Acok, sata nak tanya anda belajar tentang tatacara manatul hukmi tak dalam istinbat hukum? Kalau ada asas pun saya rasa, hujah naïf begini takkan timbul.
Satu lagi, walaupun anda tulis dalam kurungan ‘sekadar pertanyaan’, ia menggambarkan sangkaan buruk anda. Berbincang dengan orang yang begini tak mungkin kita temui kebenaran.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 21-02-10 12:52


Pada 21-02-10 11:01 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!



Rumah terbuka yang diadakan adalah dalam rangka sambutan perayaan tersebut. Ia adalah sekadar pendekatan atau teknik menyambut perayaan. Apakah tidak bisa dimengerti? Saya cukup percaya, anda membolehkannya kerana tok guru membenarkannya. Jadi apa hujah pun akan anda tong sampahkan. Buat pengetahuan anda, PASlah yang mengajar saya tentang keharaman perbuatan ini sejak saya masih dibangku sekolah rendah. Tetapi hukum dah berubah pula.



1. syeh, saya TIDAK lah TAKSUB dengan TOK GURU..hujah hadir ke rumah terbuka pas bukan dibuat oleh tok guru pas sahaja..ramai lagi ulama wibawa yang membenarkanya termasuklah Yusuf qardhawi, syeh quty dan sebagainya..saya bukan macam jemaah yang seorang tu..asyik2 syeh tuuut...

2. saya akui, dalam PAS memang banyak perbezaan pendapat dan hujah,,saya memang jumpa ramai ulama pas yang menentang hadir ke rumah terbuka bukan islam..TETAPI kami diajar untuk saling menghormati pendapat org lain walaupun ianya berbeza..bukanya dengan melebel ulama sebagai PLURAL dan sebagainya seperti yang dibuat oleh puak2 tuuuuut...

3. perbezaan itu rahmat, kita menerima tafsir ulama dengan hati terbuka selagi ayat2 itu tidak qatie..

4. seperti dalil ayat al furqan 72 yang kamu copypaste mengenai TAFSIR IBNU TAIMIYYAH dimana beliau menafsirkan sebagai KEBOHONGAN...tetapi jangan kamu lupa bahawa ada juga ulama yang menafsirkanya sebagai PENYAKSIAN PALSU,,saya cuba membuka beberapa tafsiran lain seperti
http://c.1asphost.com/sibin/Alquran_Tafsir.asp?SuratKe=25&start=61

5. PENYAKSIAN PALSU itulah berkaitan dengan PENGIKTIRAFAN..

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 21-02-10 13:18


Pada 21-02-10 11:01 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!



Sejak bila pula timbul isu pengiktirafan agama lain ini? Anda yang menakwilkannya sendiri.
Lagi satu, kenapalah anda mengaitkan dengan hukum perkahwinan dengan wanita ahli kitab ini? Beginikah hujah yang naqib usrah ajarkan kepada anda?


1. ok,apakah hujah disebalik pengharaman hadir ke rumah terbuka sekiranaya bukan berkaitan dengan PENGIKTIRfAN??

2. adakah dengan hanya mengambil pendapat sebahagian ulama yang menafsirkan (az-zuur-kebohongan) sebagai hadir ke rumah terbuka non muslim sudah CUKUP untuk mengatakan IANYA HARAM QATIE??

3. bukan kah anda SELALU pelik sekirananya org lain hanya sekadar COPYPASTE hujah ulama tanpa membahaskanya??

4. surah furqan ayat 72 itu dibincang sangat meluas saudara,,jangan sempitkan dengan hanya mengambil tafsiran satu dua ulama sahaja..seperti tafsir jalalin dibawah yang jelas berbeza dengan tafsir ibn taimiyyah

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Furqaan 72
وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا (72)
(Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu) yakni kesaksian yang dusta dan batil (dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah) seperti perkataan-perkataan yang buruk dan perbuatan-perbuatan yang lainnya (mereka lalui saja dengan menjaga kehormatan dirinya) mereka berpaling daripadanya.

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 21-02-10 13:33


Pada 21-02-10 11:01 , wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!



. Tapi Acok, sata nak tanya anda belajar tentang tatacara manatul hukmi tak dalam istinbat hukum? Kalau ada asas pun saya rasa, hujah naïf begini takkan timbul.


ye lah tu..naif lah hujah saya tu..hujah awak saja lah yang POWER....heheeh..cubaan yang bagus merendahkan org lain.. :-D

wuzaraa posting:

!!! QUOTE !!!


walaupun anda tulis dalam kurungan ‘sekadar pertanyaan’, ia menggambarkan sangkaan buruk anda. Berbincang dengan orang yang begini tak mungkin kita temui kebenaran.


1. saudara,,Saya TANYA sahaja..awak jawab lah supaya persepsi itu hilang...

2. awak kata saya sangka buruk???satu jari awak tuding saya,,4 jari tuding diri awak sendiri..

3. SESAT sangat ke saya ni sehinggakan org lain tidak boleh menemui kebenaran bila berbincang dengan saya?????huhuhu power lah hujah awak..

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 10:19


ramai betul ustaz2 dalam ukhwah.com ni.. berbahas sesama sendiri.. kat luar tu pun dah ramai ustaz2.. masing-masing kata sendiri betul.. masing-masing kata orang lain salah.. masing-masing taknak mengaku salah.. betul belaka..

(kasihan kat orang yang baru nak belajar..)

:-(


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

hajime_kindaichi
WARGA SETIA
Menyertai: 24.12.2003
Ahli No: 5955
Posting: 575
Dari: Bumi Allah

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 12:36


raya ada dalam kamus islam ke? apa maksud raya

Bookmark and Share

    


  Member Information For hajime_kindaichiProfil   Hantar PM kepada hajime_kindaichi   Quote dan BalasQuote

biey_ukhuwah
Warga Rasmi
Menyertai: 22.02.2010
Ahli No: 39328
Posting: 1

blank   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 13:19


salam...saya baru saja kat ukhwah ni. topik ini menarik.

mak saya chinese muslim...masa kecik dulu ada juga pergi rumah auntie dan uncle saya yang non muslim...tapi saya rasa tak salah...boleh merapatkan lagi hubungan dan silaturrahim...

Bookmark and Share

    


  Member Information For biey_ukhuwahProfil   Hantar PM kepada biey_ukhuwah   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 13:40


Pada 22-02-10 10:19 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

ramai betul ustaz2 dalam ukhwah.com ni.. berbahas sesama sendiri.. kat luar tu pun dah ramai ustaz2.. masing-masing kata sendiri betul.. masing-masing kata orang lain salah.. masing-masing taknak mengaku salah.. betul belaka..

(kasihan kat orang yang baru nak belajar..)

:-(



tak cukup jika nak belajar dengan hanya membaca diukhwah...atau mendengar ustaz-ustaz di sini, berhujah...ruangan interaksi di sini agak terbatas.

anda sendiri juga perlu mengkaji....banyak bertanya dengan ustaz yang lebih thiqah dengan Islam...dan berdoa juga minta Allah berikan pimpinan dan kecenderungan...

apa yang ada disini boleh dijadikan sebagai cetusan untuk lebih berfikir dan mencari pertimbangan...

so, jangan sedih sangat ya... :-)


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

halesolurun_84

Menyertai: 14.08.2008
Ahli No: 34446
Posting: 1599
Dari: Jerantut

Pahang   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 15:15


haaa... awal-awal pagi tadi saya dah dapat angpow atas meja saya.. bos yang kasi... tertarik dengan warna sampulnye...



Bookmark and Share

    


  Member Information For halesolurun_84Profil   Hantar PM kepada halesolurun_84   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 15:22


sebagai orang yang baru belajar memang akan rasa sedih.. siapa pun.. dan sememangnya bukan hanya ukhwah.com menjadi rujukan tambahan malah banyak lagi sumber2 lain..

sedih juga kerana percanggahan pendapat di kalangan ustaz2 dan ustazah2 di sini yang seakan2 boleh menyemarakkan api perpecahan.. saya ulangi, seakan2.. di kalangan mereka ni ada yang join ukhwah.com sekadar ingin berkunjung tapi dalam kunjungannya itu sempat pulak posting pendapat2 yang seolah-olah seperti yang saya kata tadi.. nada setiap posting (walaupun sebenarnya tiada bunyi kedengaran) seolah-olah bergaduh, bertempik.. ada nada2, 'hang ingat hang betul??'.. 'kalau hang betul, Kenapa ..??'.. kalau aku salah. di mana??'..

masing-masing nak tunjuk hebat.. masing-masing nak tunjuk yang masing-masing banyak ilmu.. masing-masing nak tegak pendapat sendiri.. masing-masing nak mengatakan orang lain salah.. masing-masing nak jadi hero..


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

myhoney
WARGA SETIA
Menyertai: 05.06.2008
Ahli No: 33649
Posting: 1324
Dari: malaysia

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 16:15


Pada 22-02-10 15:22 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

sebagai orang yang baru belajar memang akan rasa sedih.. siapa pun.. dan sememangnya bukan hanya ukhwah.com menjadi rujukan tambahan malah banyak lagi sumber2 lain..

sedih juga kerana percanggahan pendapat di kalangan ustaz2 dan ustazah2 di sini yang seakan2 boleh menyemarakkan api perpecahan.. saya ulangi, seakan2.. di kalangan mereka ni ada yang join ukhwah.com sekadar ingin berkunjung tapi dalam kunjungannya itu sempat pulak posting pendapat2 yang seolah-olah seperti yang saya kata tadi.. nada setiap posting (walaupun sebenarnya tiada bunyi kedengaran) seolah-olah bergaduh, bertempik.. ada nada2, 'hang ingat hang betul??'.. 'kalau hang betul, Kenapa ..??'.. kalau aku salah. di mana??'..

masing-masing nak tunjuk hebat.. masing-masing nak tunjuk yang masing-masing banyak ilmu.. masing-masing nak tegak pendapat sendiri.. masing-masing nak mengatakan orang lain salah.. masing-masing nak jadi hero..



anda tenanglah....
saya percaya pada 'magicnya' ikatan persaudaraan dalam Islam...pandangan kita boleh pelbagai dan emosi juga boleh macam-macam, tetapi kasih sayang kerana Allah akan memimpin kita kembali semula kepada 'cinta'...

saya dengar pas dan UMNO juga bercakaran ketika sidang parlimen , tapi kemudiannya boleh bertepuk tampar dan gurau senda dikantin atau di lobi parlimen.Jika demikian keadaannya, apatah pula keadaannya kepada mereka yakni ustaz2 dan ustazah2 yang bertegangan kerana 'merebut cinta Allah'...

kebetulan saya menikmati nasyid Rabitah dari Izatul Islam dii youtube... itu mungkin cebisan dan gambaran rasa hati warga ukhwah yang kita nampak macam 'rajin' betul 'saling bertelagah' .. :-D :-D


-----------------
orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati-hati mereka & apabila dibacakan pada mereka ayat-ayatNya, bertambah keimanan mereka. (Al-Anfal :2)


Bookmark and Share

    


  Member Information For myhoneyProfil   Hantar PM kepada myhoney   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 22-02-10 16:24


Untuk belajar Islam perlu berguru, bukan di diukhwah. sama ada melalui pendidikan formal di madrasah atau pusat pengajian tinggi atau usrah2 banyak gerakan Islam di Malaysia. Hadir ke ceramah2 di masjid boleh dijadikan tambahan, tetapi bukan saluran utama. Ada banyak gerakan Islam di Malaysia, pilihlah yang anda tsiqah dan pelajarilah Islam bersungguh2 kerana itu lebih dinamik.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 17:09


semua orang boleh berkata begitu.. tapi tiada siapa2 yang berani menjamin bahawa dia benar-benar benar.. betul tak??

nak memilih siapa yang benar-benar thiqah pun bukanlah mudah.. dan tiada siapa yang berani jamin bahawa pilihannnya tu benar-benar benar.. betul tak??

akhirnya, belajar, belajar dan terus belajar.. tapi masih belum jumpa yang benar-benar thiqah.. apakah maksud "pilihlah yang anda thiqah" itu maksudnya terletak pada kita sendiri juga??

anda thiqah pada guru/gerakan lain.. saya thiqah pada guru/gerakan lain.. mereka thiqah pada guru/gerakan lain.. kalau macam tu tiadalah yang salah.. sebab masing-masing ada asas yang tersendiri.. sebab masing-masing ada guru/gerakan sendiri yang masing-masing thiqah.. jadi, saling bertelagah untuk apa??

jadi apa hukum menyambut TBC?? tepuk dada, tanyalah iman dan ilmu masing-masing..


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 22-02-10 17:31


Bunyinya seperti anda sedang mencari, baguslah.
Ada banyak gerakan Islam di Malaysia, anda hadirlah ke pentarbiahan mereka. sama ada anda mahu cuba satu persatu, atau sekaligus. Perkara yang bathil, diawal nampak indah tetapi apabila kita kaji kita akan nampak kebathilan tersebut. Sedangkan perkara yang walaupun berhabuk, tetapi jika kaji sejujurnya insyaAllah akan ditunjukkan kebenarannya. Maka kajilah, berdoa dan berserahlah kepada Allah.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

nurkamar
:WARGA AWAL BERJASA:
Menyertai: 14.05.2003
Ahli No: 35
Posting: 1798

KualaLumpur   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 20:26


apa-apa pun, adik-adik saya yang belum kawin dah selamat simpan duit angpow yang memang dapat setiap tahun dari untie & uncle dalam tabung.... makan besar family pun dengarnya agak happening kali ni walau pun saya & adik perempuan yang baru kawin tak dapat nak join sama...

apa yang dapat disini boleh dibaca.. tapi pemahaman yang betul saya refer pada yang lebih arif


-----------------



Bookmark and Share

    


  Member Information For nurkamarProfil   Hantar PM kepada nurkamar   Pergi ke nurkamar's Website   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 22-02-10 23:30


Salam ukhwah
Disini saya ingin mengulas beberapa pandangan beberapa ulama mengenai
1) Merayakan perayaan bukan Islam
2) Hadir ke rumah terbuka, bertukar hadiah dan ucapan semasa perayaan mereka
Maaf sekiranya analisis ini kurang lengkap kerana saya hanya membuatnya dalam masa beberapa hari selepas terbaca ruangan ini dalam Ukhwah.

1)    Bagi Hukum MERAYAKAN PERAYAAN BUKAN ISLAM, Ulama secara sepakat sama ada ulama silam mahupun kontemporari sepakat bahawa HARAM meryakan perayaan mereka dan disini lah titik persamaan HUJAH saya dengan wuzara. Sebab itu lah di awal persoalan saya menyoal apakah yang dimaksudkan dengan MERAYAKAN MAHUPUN MERAIKAN. Definisi merayakan disini bagi saya adalah

a)    menggunakan simbol2 agama mereka seperti dekorasi rumah seolah-olah kita menyambut perayaan mereka. Symbol perayaan mereka dan sebagainya.

Hadits Nabi SAW,"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka." ( Abu Dawud).

b)    Terlibat dengan acara KEAGAMAAN seperti sembah patung, bakar colok, dan sebagainya yang secara jelas melanggar akidah yang mana sangat banyak dalil mengenainya.
c)    Melakukan aktiviti haram yang bercanggah dengan hokum islam seperti main mahjung(judi),,minum arak, dll.


2)    Bagi kes hadir kerumah terbuka, bertukar hadiah dan ucapan tahniah terdapat KHILAF DIKALANGAN ULAMA.

a)    Pendapat yang mengatakan HARAM
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah berkata,"Adapun memberi ucapan selamat yang terkait syiar-syiar kekufuran yang menjadi ciri khas kaum kafir, hukumnya haram menurut kesepakatan ulama, misalnya memberi selamat atas hari raya atau puasa mereka..." (Ahkam Ahli Adz-Dzimmah, , 1995, hanya I/162).

b)    Pendapat yang mengatakan HARUS.

i.    Mufti Mesir Sheikh Ali Gomma dan Mufti Palestin Sheikh Ikrima Sobri yang mana bersama ratusan ulama lain memberikan ucapan sempena Christmas pada tahun 2007 kepada penganut kristian.

ii.    Majlis Fatwa Eropah dipengerusikan oleh Sheikh yusuf Al Qardhawi berkata : Thus, there is nothing to prevent a Muslim or an Islamic center from congratulating non-Muslims, either verbally or by sending a card that contains no symbols or icons of religious implications that may contradict Islamic faith and principles, such as a cross, for the concept of the crucifixion is totally outlawed and denied by Islam. Allah states in the Holy Qur'an: (...but they killed him not, nor crucified him, but the resemblance of Jesus was put over another man…) (An-Nisa' 4: 156)

Sila rujuk link ini untuk melihat ahli majlis fatwa ini yang terdiri dari Ulama2 Islam dari pelbagai Negara eropah dan arab. http://en.wikipedia.org/wiki/European_Council_for_Fatwa_and_Research

iii.    Dr Jamal Badawi Participating in the non-religious aspect of Christmas such as family reunion dinner or visitation is OK. Attempts should be made to avoid situations where alcoholic drinks are served on the same table. Kindness to parents and family without compromising one’s beliefs is an Islamic duty.During socialization and whenever appropriate, one may share one’s thoughts with them, preferably in answer to their questions or comments without being too argumentative.

iv.    Sheikh Ahmad Kutty You are allowed to partake of their feasts and celebrations so long as you stay away from their specifically religious rituals, and so long as you are clear in your mind that Christmas has nothing to do with the original teaching of Jesus (peace and blessings be upon him).

Emosi saya terganggu bilamana ada dikalangan kita yang sanggup menuduh ULAMA SEBAGAI PLURAL dan sebagainya. Sedangkan kita tahu didalam perbezaan pendapat dikalangan Ulama sebenarnya memberikan kita rahmat dan kemudahan. Amat malang bila ulama yang menghabiskan masa hidupnya dengan mengkaji Ilmu islam dinista sebegitu. Apakah kita menyangka ULAMA2 diatas tidak tahu apa itu Kaedah FIQH?tatacara Manatul HUqmi?? Dan tidak tahu cara Mengistinbat Hukum???Sungguh malang bila kita menuduh begitu..
Begitu juga bila ada yang menuduh saya TAKSUB TGNA kerana hadir ke rumah terbuka bukan islam..Anda silap menuduh saya kerana sayapun belum pernah membaca hujah TGNA dalam bab ini.

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 23-02-10 00:03


Pada 22-02-10 15:22 , hafiz_along_83 posting:

!!! QUOTE !!!

sebagai orang yang baru belajar memang akan rasa sedih.. siapa pun.. dan sememangnya bukan hanya ukhwah.com menjadi rujukan tambahan malah banyak lagi sumber2 lain..

sedih juga kerana percanggahan pendapat di kalangan ustaz2 dan ustazah2 di sini yang seakan2 boleh menyemarakkan api perpecahan.. saya ulangi, seakan2.. di kalangan mereka ni ada yang join ukhwah.com sekadar ingin berkunjung tapi dalam kunjungannya itu sempat pulak posting pendapat2 yang seolah-olah seperti yang saya kata tadi.. nada setiap posting (walaupun sebenarnya tiada bunyi kedengaran) seolah-olah bergaduh, bertempik.. ada nada2, 'hang ingat hang betul??'.. 'kalau hang betul, Kenapa ..??'.. kalau aku salah. di mana??'..

masing-masing nak tunjuk hebat.. masing-masing nak tunjuk yang masing-masing banyak ilmu.. masing-masing nak tegak pendapat sendiri.. masing-masing nak mengatakan orang lain salah.. masing-masing nak jadi hero..



1. salam saudara seislamku, maaf sekiranya saya menjadi sebahagian daripada org yang dimaksudkan menyemarakkan api perpecahan.

2. Perbezaan pendapat dikalangan ulama merupakan satu lumrah berdasarkan hadis ini

“Apabila seorang hakim memberi keputusan, lalu ia berijtihad, kemudian ia benar maka baginya dua pahala, dan jika ia memberi keputusan, lalu ia berijtihad kemudian salah, maka baginya satu pahala”

3. Dalam Topik ini, bagi saya adalah terpulang dengan awak sendiri untuk memilih pendapat yang awak rasakan dekat dengan diri anda. Sekiranya anda dekat dengan pendapat Ibnu Qayim Al jauzi yang mengatakan Haram ke rumah terbuka non muslim,,Ya silakan...dan silakan juga sekiranya anda lebih dekat dengan pendapat Yusuf qardhawi.

4. Cuma nasihat saya, Jangan lah kina menghina Ulama yang kita tidak pilih dengan mengatakan mereka itu PLURAL dan sebagainya..

5. Semoga Allah tidak mewujudkan perasaan riya,ujub,ingin jadi hero,hebat didalam perbahasan kita di ukhwah ini..Amin

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

fikrul_mustanir
WARGA SETIA
Menyertai: 03.11.2006
Ahli No: 27196
Posting: 744
Dari: The Future Khilafah State

blank   avatar


posticon Posting pada: 23-02-10 07:21


Yang membolehkan merayakan hari kebesaran non-muslim ni kebanyakannya ulama' zaman ini.

Ulama' muktabar silam belum lagi saya jumpa berpendapat sedemikian. Sedangkan kaum muslimin telah biasa hidup berjiran dengan rakyat negara Islam yang non muslim. Mungkin kerana idea pluralisme yang dijaja penjajah belum lagi merasuk minda kaum muslimin ketika itu.

Wallahu'alam.

Bookmark and Share

    


  Member Information For fikrul_mustanirProfil   Hantar PM kepada fikrul_mustanir   Quote dan BalasQuote

hafiz_along_83

Menyertai: 28.08.2003
Ahli No: 3139
Posting: 772
Dari: cheras

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 23-02-10 10:41


ulama zaman sekarang ni dah tak boleh pakai lah ye?? anda semua sebagai pengikut ulama zaman dahulu dan kami harus mengikut anda semua?? begitu??


-----------------
SENYUMLAH SELALU.. SENYUM ITU SEDEKAH.. :-)


Bookmark and Share

    


  Member Information For hafiz_along_83Profil   Hantar PM kepada hafiz_along_83   Quote dan BalasQuote

fikrul_mustanir
WARGA SETIA
Menyertai: 03.11.2006
Ahli No: 27196
Posting: 744
Dari: The Future Khilafah State

blank   avatar


posticon Posting pada: 23-02-10 11:49


Maksudnya...anda fikirlah sendiri! :)

Bookmark and Share

    


  Member Information For fikrul_mustanirProfil   Hantar PM kepada fikrul_mustanir   Quote dan BalasQuote

acok_86
WARGA SETIA
Menyertai: 29.06.2006
Ahli No: 25020
Posting: 565
Dari: tawau,SABAH BAH

Sabah   avatar


posticon Posting pada: 23-02-10 11:50


Pada 23-02-10 07:21 , fikrul_mustanir posting:

!!! QUOTE !!!

Yang membolehkan merayakan hari kebesaran non-muslim ni kebanyakannya ulama' zaman ini.

Ulama' muktabar silam belum lagi saya jumpa berpendapat sedemikian. Sedangkan kaum muslimin telah biasa hidup berjiran dengan rakyat negara Islam yang non muslim. Mungkin kerana idea pluralisme yang dijaja penjajah belum lagi merasuk minda kaum muslimin ketika itu.

Wallahu'alam.


1. wah hebat sungguh awak mengHUKUM ulama sebagai plural ya...adakah itu adab itu yang kamu diajar dala liqa HTEE?

2. Saya tidak tahu lah sama ada kamu tahu atau tidak istilah TAJDID...lagipun tiadanya dalil yang QATIE mengharamkan hadir ke rumah terbuka non muslim.

3. Perubahan fatwa itu satu yang normal, hatta ada ulama yang mengeluarkan fatwa berbeza berdasarkan tempat dan masa yang berbeza..

4. lagi satu,,lain kali sebelum komen, baca dulu hujah saya..kan saya dah katakan HARAM DAN SEPAKATNYA ulama mengenai keharaman MERAIKAN PERAYAAN BUKAN ISLAM..apa yang berbeza adalah KEHARUSAN untuk hadir ke rumah terbuka, ucapan yang bye dll.

5. Kalau anda tidak suka pandangan ulama lain,JANGAN dituduh PLURAL saudara..itu adab berkhilaf.

Bookmark and Share

    


  Member Information For acok_86Profil   Hantar PM kepada acok_86   Quote dan BalasQuote

fikrul_mustanir
WARGA SETIA
Menyertai: 03.11.2006
Ahli No: 27196
Posting: 744
Dari: The Future Khilafah State

blank   avatar


posticon Posting pada: 23-02-10 11:52


Telah menjadi lumrah ada ulama' baik ada ulama' jahat.

Ada yang berijtihad kerana ikhlas....ada pula berijtihad kerana beras.

Wallahu'alam. :)

Bookmark and Share

    


  Member Information For fikrul_mustanirProfil   Hantar PM kepada fikrul_mustanir   Quote dan BalasQuote

wuzaraa
WARGA SETIA
Menyertai: 20.02.2008
Ahli No: 32664
Posting: 1829
Dari: Asia Tenggara

Johor  


posticon Posting pada: 23-02-10 13:22


Pada 22-02-10 23:30 , acok_86 posting:

!!! QUOTE !!!



iii.    Dr Jamal Badawi Participating in the non-religious aspect of Christmas such as family reunion dinner or visitation is OK. Attempts should be made to avoid situations where alcoholic drinks are served on the same table. Kindness to parents and family without compromising one’s beliefs is an Islamic duty.During socialization and whenever appropriate, one may share one’s thoughts with them, preferably in answer to their questions or comments without being too argumentative.



Dr Jamal Badawi?

Cuba cek pandangan beliau.
1) Menyatakan Yahudi dan Nashrani bukanlah kaffir yang dinyatakan dalam Al Quran tetapi merujuk kepada arab Jahiliah.

2) Juga menyatakan tidak ada jihad ibtida'i (menyerang) dalam Islam, yang ada hanya jihad bertahan(difa'i) sahaja jika diserang.

Bookmark and Share

    


  Member Information For wuzaraaProfil   Hantar PM kepada wuzaraa   Quote dan BalasQuote

Moderator: Administrator
Portal Komuniti :: Ukhwah.com Indeks Forum
  »» Copy & Paste
    »» Hukum Meraikan Tahun Baru Cina.

Please Mendaftar To Post

Mukasurat 1 Of 2

Go To Page: 1 · 2


Member Messages

Forum Search & Navigation

 

Log in to check your private messages

Silakan Login atau Mendaftar





  


 

[ Carian Advance ]

Jum ke Forum 




Datacenter Solution oleh Fivio.com Backbone oleh JARING Bukan Status MSCMyPHPNuke Portal System

Disclaimer: Posting dan komen di dalam Portal Komuniti Ukhwah.com ini adalah menjadi hak milik ahli
yang menghantar. Ia tidak menggambarkan keseluruhan Portal Komuniti Ukhwah.com.
Pihak pengurusan tidak bertanggung jawab atas segala perkara berbangkit
dari sebarang posting, interaksi dan komunikasi dari Portal Komuniti Ukhwah.com.


Disclaimer: Portal Komuniti Ukhwah.com tidak menyebelahi atau mewakili mana-mana parti politik
atau sebarang pertubuhan lain. Posting berkaitan politik dan sebarang pertubuhan di dalam laman web ini adalah menjadi
hak milik individu yang menghantar posting. Ia sama-sekali tidak ada
kena-mengena, pembabitan dan gambaran sebenar pihak pengurusan Portal Komuniti Ukhwah.com

Portal Ukhwah
© Hakcipta 2003 oleh Ukhwah.com
Tarikh Mula: 14 Mei 2003, 12 Rabi'ul Awal 1424H (Maulidur Rasul)
Made in: Pencala Height, Bandar Sunway dan Damansara Height
Dibina oleh Team Walasri




Loading: 0.232394 saat. Lajunya....