Array
Welcome To Portal Komuniti :: Ukhwah.com

  Create An Account Home  ·  Topik  ·  Statistik  ·  Your Account  ·  Hantar Artikel  ·  Top 10 13-04-2024  

  Login
Nickname

Password

>> Mendaftar <<

  Mutiara Kata
Setiap awal tahun Allah SWT menghadiahkan 8760 hadiah amat berharga untuk setahun. Bagaimana anda menggunakan 8760 jam itulah yang menentukan kemajuan atau kemunduran hidup
-- Kang

  Menu Utama

  Keahlian Ukhwah.com
Terkini: navratan
Hari Ini: 0
Semalam: 0
Jumlah Ahli: 43152

  Sedang Online
Sedang Online:
Tetamu: 47
Ahli: 0
Jumlah: 47




  Yang Masuk Ke Sini
Kang: 6 hari yang lalu
lidah-penghunus: 8 hari yang lalu
muslimin23: 17 hari yang lalu


Jejak Remaja
Topik: Bila Berpegangan Tangan


Carian Forum

Moderator: Administrator, mohamad
Portal Komuniti :: Ukhwah.com Indeks Forum
  »» Jejak Remaja
    »» Bila Berpegangan Tangan

Please Mendaftar To Post


Oleh Bila Berpegangan Tangan

eme86
WARGA SETIA
Menyertai: 13.07.2005
Ahli No: 17258
Posting: 2026
Dari: Temerloh, Pahang.

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 13:41


:roll: :roll: hhmmmm....apa pandangan sahabat semua bila seorang perempuan dan lelaki berpegangan tangan sedang kan mereka tu bukan suami isteri???
:-o :-o :-P :roll: :roll: :roll: :-? :-|


-----------------
Sungguh sukar perjalanan menuju MU, jadikanlah aku orang-orang yang bersyukur dan hampir dengan MU...


Bookmark and Share

    


  Member Information For eme86Profil   Hantar PM kepada eme86   Quote dan BalasQuote

atie82
WARGA SETIA
Menyertai: 15.12.2004
Ahli No: 13074
Posting: 1080
Dari: Papar,Sabah@Seremban

Sabah  


posticon Posting pada: 19-09-05 13:47


Pada 19-09-05 13:41 , eme86 posting:

!!! QUOTE !!!

:roll: :roll: hhmmmm....apa pandangan sahabat semua bila seorang perempuan dan lelaki berpegangan tangan sedang kan mereka tu bukan suami isteri???
:-o :-o :-P :roll: :roll: :roll: :-? :-|



emm,tu HARAM namanyer...
banyak berlaku dimana-mana...tak sesuai.. :-?
menyampah betul.. :oops:

Bookmark and Share

    


  Member Information For atie82Profil   Hantar PM kepada atie82   Pergi ke atie82's Website   Quote dan BalasQuote

zulman

Menyertai: 22.12.2004
Ahli No: 13229
Posting: 2786
Dari: dunia ini hanya sementara

Perak   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 14:01


Assalamualaikum, dipetik dari :

http://www.syariahonline.com/konsultasi/?act=view&id=2951



Berjabat Tangan Dengan Non-muhrim
Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Ustadz, jaman saya kuliah dulu, masalah jabat tangan dengan non-muhrim menjadi suatu permasalahan serius. Sekarang, saya perhatikan, sudah tidak seketat dulu lagi. Bahkan, beberapa kali saya saksikan di televisi, anggota DPR dari sebuah partai yang mengklaim sebagai partai dah'wah, berjabat tangan dengan presenter acara yang wanita dan tampaknya bukan muhrim nya. Sebenarnya, bagaimana hukum berjabat tangan dengan non-muhrim itu ustadz?

Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Abu Faqih
Bogor
2003-10-04 11:17:02


Jawaban:


Hukum bersentuhan kulit antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram itu termasuk berjabatan tangan hukumnya haram. Paling tidak itulah yang sering kita dengar dan itulah yang sekarang ini cukup populer di kalangan ummat Islam dan juga di kalangan aktifis dakwah.
Sehingga pemahaman seperti itulah yang selama ini dipegang adan dianggap satu-satunya hukum yang bersifat mutlak, jelas dan tidak ada dalil lainnya yang berbeda atau berlawanan. Sehingga umumnya mereka yang paham dan menjalankan syariah tidak akan mahu berjabatan tangan dengan wanita yang bukan mahramnya. Mereka sebisa mungkin menghindari sentuhan kulit dengan wanita. Bahkan dalam banyak kesempatan, dengan cara yang halus mereka menolak ajakan untuk menjabat tangan wanita. Sehingga ketika ada seorang aktifis yang kelihatan bersalaman dengan wanita non mahramnya, akan menimbulkan pertanyaan kritis dan perasaan aneh di kalangan pendukungnya.

Tapi sebagai sebuah kajian dialogis dari sisi syariah dan fiqih muqaranah (perbandingan), tidak ada salahnya bila kita meneliti tentang sejauhmana kekuatan dalil pengharamannya ? Dan lebih jauh, apakah keharaman sentuhan kulit itu berlaku mutlak atau ada juga dalil shahih lain yang membolehkan ? Bagaimana kajian fiqih yang kritis dalam masalah ini ? Lalu apa pandangan dan pendapat para ulama salafus-shalih tentang masalah ini ? Adakah riwayat dari Rasulullah SAW tentang sentuhan kulit non mahram ini ? Benarkah Rasulullah SAW pernah menyentuh kulit wanita non mahram ?

Mari kita kupas masalah ini dengan mengutip dalil hadits dan kajian-kajian fiqih para ulama :

A. Yang mengharamkan secara Mutlak
Para ulama Jumhur termasuk keempat imam mazhab umumnya mengatakan bahwa sentuhan kulit antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram hukumnya haram. Mereka mendasarkan pendapatnya itu pada banyak dalil yang terserak disana sini. Baik yang bersifat naqli atau pun yang aqli. Diantaranya yang sering dikemukakan antara lain adalah dalil-dalil berikut ini :


1. Menutup Pintu Fitnah (saddudz-dzari'ah)
Dalil yang terkuat dalam pengharaman sentuhan kulit antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram adalah menutup pintu fitnah (saddudz-dzari'ah), dan alasan ini dapat diterima tanpa ragu-ragu lagi ketika syahwat tergerak, atau karena takut fitnah bila telah tampak tanda-tandanya.

2. Hadits Rasulullah SAW : Lebih Baik Ditusuk Jarum Besi Dari Pada Menyentuh Wanita
"Dari Ma'qil bin Yasar dari Nabi saw., beliau bersabda: Sesungguhnya ditusuknya kepala salah seorang diantara kamu dengan jarum besi itu lebih baik daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya."(hari. Thabrani dan Baihaqi)

3. Rasulullah SAW tidak menjabat tangan perempuan ketika bye'at
Dari asy-Sya'bi bahwa Nabi saw. ketika membai'at kaum wanita beliau membawa kain selimut bergaris dari Qatar lalu beliau meletakkannya di atas tangan beliau, seraya berkata, "saya tidak berjabat dengan wanita." (hari Abu Daud dalam al-Marasil)


Aisyah berkata, "Maka barangsiapa diantara wanita-wanita beriman itu yang menerima syarat tersebut, Rasulullah saw. berkata kepadanya, "saya telah membai'atmu - dengan perkataan saja - dan demi Allah tangan beliau sama sekali tidak menyentuh tangan wanita dalam bye'at itu; beliau tidak membai'at mereka melainkan dengan mengucapkan, 'saya telah membai'atmu tentang hal itu.'


B. Yang Membolehkan
Namun bila kita cermati, ternyata tidak semua ulama sepakat mengharamkan hal itu. Ada juga beberapa hujjah yang terkadang muncul untuk tidak memutlakkan keharaman sentuhan kulit antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram. Misalnya bila wanitanya adalah orang yang lanjut usia, tua atau sudah uzur.

Di luar itu, meski umumnya dalil-dalil yang kita kenal umumnya mengaharamkan, namun kita harus jujur bahwa ternyata ada juga hujjah yang bisa dikemukakan untuk membolehkan hal itu. Sehingga meski bukan pendapat yang populer, paling tidak perlu kita pahami adanya wacana lain yang -sebenarnya- juga tetap berdasarkan nash-nash yang sharih dan shahih. Hanya saja pendapat ini kurang populer di kalangan ulama Islam.

Diantaranya dalil-dalil yang bisa dikemukakan untuk mendukung pendapat ini adalah :

1. Hadits Ummu Athiyyah Tentang Rasulullah SAW Menjabat Tangan Wanita Ketika bye'at
"Dari Ismail bin Abdurrahman dari neneknya, Ummu Athiyah, mengenai kisah bye'at, Ummu Athiyah berkata: Lalu Rasulullah saw. mengulurkan tangannya dari luar rumah dan kami mengulurkan tangan kami dari dalam rumah, kemudian beliau berucap, 'Ya Allah, saksikanlah.'"(Ibnu Hibban, al-Bazzar, ath-Thabari, dan Ibnu Mardawaih

2. Hadits bahwa Budak Wanita Memegang Tangan Rasulullah SAW
"Dari Anas bin Malik r.a., ia berkata: "Sesungguhnya seorang budak wanita diantara budak-budak penduduk Madinah memegang tangan Rasulullah saw., lalu membawanya pergi ke mana ia suka." (hari. Bukhari dalam Shahih-nya pada "Kitab al-Adab")

Dalam riwayat lainnya juga ada hadits senada yaitu : "Dari Anas juga, ia berkata:"Sesungguhnya seorang budak perempuan dari budak-budak penduduk Madinah datang, lalu ia memegang tangan Rasulullah saw., maka beliau tidak melepaskan tangan beliau dari tangannya sehingga dia membawanya perg ke mana ia suka." (hari. Imam Ahmad)

Ibnu Majah juga meriwayatkan hal demikian.

Kalau kita perhatikan riwayat yang sahih dari Rasulullah saw., niscaya kita jumpai sesuatu yang menunjukkan bahwa semata-mata bersentuhan tangan antara laki-laki dengan perempuan tanpa disertai syahwat dan tidak dikhawatirkan terjadinya fitnah tidaklah terlarang, bahkan pernah dilakukan oleh Rasulullah saw., sedangkan pada dasarnya perbuatan Nabi saw. itu adalah tasyri' dan untuk diteladani:

3. Hadits Bahwa Rasulullah SAW Tidur Di Pangkuan Ummu Haram
Dari Anas bahwa Nabi saw. masuk ke rumah Ummu Haram binti Milhan dan beliau diberi makan. Ummu Haram adalah stri Ubadah bin Shamit, dan Ummu Haram membersihkan kepala beliau (dari kutu) lalu Rasulullah SAW tertidur ..." (hari Bukhari dalam Kitabul jihad Was-Sair bab Ad-du'au biljihadi Wasysyahadatu lirrijali wannisa' no. 2580 dan Kitabul Isithsan no. 5810).

Dari Anas dari bibinya Ummu Haram binti Milhan, Ummu Haram berkata,"Rasulullah SAW tidur di dekat saya lalu bangun dan tersenyum ...(hari Bukhari dalam Kitab Al-Jihadu Wassair bab Fadhlu Man Yusri'u Fi sabilillah... no. 2590).

Oleh Ibnu Abdil Barr, hadits ini dikomentari bahwa Ummu Haram itu saudara sesusuan Rasulullah SAW. Dia juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW itu ma`shum dan tidak punya syahwat sehingga boleh bersentuhan dengan non mahram. Sehingga hal itu merupakan kekhususan pada diri Rasulullah SAW saja.

Tetapi pendapat ini disangkal oleh al-Qadhi 'Iyadh dengan argumentasi bahwa kekhususan itu tidak dapat ditetapkan dengan sesuatu yang bersifat kemungkinan. Tetapnya kemaksuman beliau memang dapat diterima, tetapi pada dasarnya tidak ada kekhususan dan boleh meneladani beliau dalam semua tindakan beliau, sehingga ada dalil yang menunjukkan kekhususannya.

Al-Hafizh ad-Dimyati mengemukakan sanggahan yang lebih keras lagi terhadap orang yang mengatakan kemungkinan pertama, yaitu anggapan tentang adanya hubungan kemahraman antara Nabi saw. dengan Ummu Haram.

Beliau berkata: "Mengigau orang yang menganggap Ummu Haram sebagai salah seorang bibi Nabi saw., baik bibi susuan maupun bibi nasab. Sudah dimaklumi, orang-orang yang menyusukan beliau tidak ada seorang pun di antara mereka yang berasal dari wanita Anshar selain Ummu Abdil Muthalib, yaitu Salma binti Amr bin Zaid bin Lubaid bin Hirasy bin Amir bin Ghanam bin Adi bin an-Najjar; dan Ummu Haram adalah binti Milhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir tersebut. Maka nasab Ummu Haram tidak bertemu dengan nasab Salma kecuali pada Amir bin Ghanam, kakek mereka yang sudah jauh ke atas. Dan hubungan bibi (yang jauh) ini tidak menetapkan kemahraman, sebab ini adalah bibi majazi, seperti perkataan Nabi saw. terhadap Sa'ad bin Abi Waqash, "Ini pamanku" karena Sa'ad dari Bani Zahrah, kerabat ibu beliau Aminah, sedangkan Sa'ad bukan saudara Aminah, baik nasab maupun susuan."

4. Hadits Rasulullah SAW yang masuk ke tempat Ummu Sulaim.
Diceritakan bahwa Nabi saw. tidak pernah masuk ke tempat wanita selain istri-istri beliau, kecuali kepada Ummu Sulaim. Lalu beliau ditanya mengenai masalah itu, dan beliau menjawab, 'Saya kasihan kepadanya, saudaranya terbunuh dalam peperangan bersama saya.' Yakni Haram bin Milhan, yang terbunuh pada waktu peperangan Bi'r Ma'unah." (Lihat kitab Shahih Bukhari)

5. Makna "Menyentuh" Bukan Sekedar Bersentuhan
Kalimat "menyentuh kulit wanita yang tidak halal baginya" itu tidak dimaksudkan semata-mata bersentuhan kulit dengan kulit tanpa syahwat, sebagaimana yang biasa terjadi dalam berjabat tangan. Bahkan kata-kata al-mass (massa - yamassu - mass: menyentuh) cukup digunakan dalam nash-nash syar'iyah seperti Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan salah satu dari dua pengertian, yaitu:

Bahwa ia merupakan kinayah (kiasan) dari hubungan biologis (jima') sebagaimana diriwayatkan Ibnu Abbas dalam menafsirkan firman Allah: "Laamastum an-Nisat" (Kamu menyentuh wanita). Ibnu Abbas berkata, "Lafal al-lams, al-mulaamasah, dan al-mass dalam Al-Qur'an dipakai sebagai kiasan untuk jima' (hubungan seksual).

Secara umum, ayat-ayat Al-Qur'an yang menggunakan kata "al-mass" menunjukkan arti jima` bukan sekedar bersentuhan kulit saja. Seperti firman Allah yang diucapkan Maryam: "Betapa mungkin saya akan mempunyai anak padahal saya belum pemah disentuh oleh seorang laki-laki pun ..." (Ali Imran: 47) "Jika kamu menceraikan istri-istrimu sebelum kamu menyentuh mereka..." (al-Baqarah: 237).

Para ulama salaf juga tidak memandang bahwa "al-mass" itu sebagai sentuhan kulit belaka, tapi dengan syahwat. Seperti mazhab Maliki dan mazhab Ahmad berpendapat bahwa menyentuh wanita yang membatalkan wudhu itu ialah yang disertai dengan syahwat. Begitu juga dengan Syekhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Fatawa-nya melemahkan pendapat orang yang menafsirkan lafal "mulaamasah" atau "al-lams" dalam ayat tersebut dengan semata-mata bersentuhan kulit walaupun tanpa syahwat.

Sedangkan Ibnu Abbas dan segolongan sahabat berpendapat bahwa yang dimaksud dengan "al-mass" itu adalah jima'. Bangsa Arab juga mengatakan, yang dimaksud dengan "al-mass" adalah jima'. Sedangkan Mawali (bekas-bekas budak yang telah dimerdekakan) berkata: yang dimaksud ialah tindakan di bawah jima' (pra-hubungan biologis). Lalu mereka meminta keputusan kepada Ibnu Abbas, lantas Ibnu Abbas membenarkan bangsa Arab dan menyalahkan Mawali.


Sanggahan Dari Kelompok Pertama (Yang Mengharamkan) Atas Dalil Dari Kelompok Kedua (Yang Membolehkan):
1. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan dalam Fathul Bari mengomentari hadits yang digunakan kelompok kedua yang bunyinya sebab : "Sesungguhnya seorang budak wanita diantara budak-budak penduduk Madinah memegang tangan Rasulullah saw., lalu membawanya pergi ke mana ia suka."

Bahwa yang dimaksud dengan memegang tangan disini ialah kelazimannya, yaitu kasih sayang dan ketundukan, dan ini meliputi bermacam-macam kesungguhan dalam tawadhu', karena disebutkannya perempuan bukan laki-laki, dan disebutkannya budak bukan orang merdeka, digunakannya kata-kata umum dengan lafal al-imaa' (budak-budak perempuan), yakni budak perempuan yang mana pun, dan dengan perkataan haitsu syaa'at (kemana saja ia suka), yakni ke tempat mana saja. Dan ungkapan dengan "mengambil/memegang tangannya" itu menunjukkan apa saja yang dilakukannya, sehingga meskipun si budak perempuan itu ingin pergi ke luar kota Madinah dan dia meminta kepada beliau untuk membantu memenuhi keperluannya itu niscaya beliau akan membantunya. Ini merupakan dalil yang menunjukkan betapa tawadhu'nya Rasulullah saw. dan betapa bersihnya beliau dari sikap sombong."

2. Ibnu Hajar dalam menjelaskan hadits ini mengatakan bahwa hadits tentang Rasulullah SAW tidur siang hari di rumah bibi Anas yang bernama Ummu Haram binti Milhan istri Ubadah bin Shamit, dan beliau tidur di sisi Ummu Haram dengan meletakkan kepala beliau di pangkuan Ummu Haram, dan Ummu Haram membersihkan kepala beliau dari kutu ..."

Bahwa hadits ini memperbolehkan tamu tidur siang di rumah orang lain (yakni tuan rumah) dengan memenuhi persyaratannya, seperti dengan adanya izin dan aman dari fitnah, dan bolehnya wanita asing (bukan istri) melayani tamu dengan menghidangkan makanan, menyediakan keperluannya, dan sebagainya.

Hadits ini juga memperbolehkan wanita melayani tamunya dengan membersihkan kutu kepalanya.

Bahkan Ibnu Abdil Barr mengatakan bahwa Ummu Haram itu adalah saudara sesusuan Rasulullah SAW, "Saya kira Ummu Haram itu dahulunya menyusui Rasulullah saw. (waktu kecil), atau saudaranya yaitu Ummu Sulaim, sehingga masing-masing berkedudukan "sebagai ibu susuan" atau bibi susuan bagi Rasulullah saw.. Karena itu, beliau tidur di sisinya, dan dia lakukan terhadap Rasulullah apa yang layak dilakukan oleh mahram." Selanjutnya Ibnu Abdil Barr membawakan riwayat dengan sanadnya yang menunjukkan bahwa Ummu Haram mempunyai hubungan mahram dengan Rasul dari jurusan bibi (saudara ibunya), sebab ibu Abdul Muthalib, kakek Nabi, adalah dari Bani Najjar ...

Yang lain lagi berkata, "Nabi saw. itu maksum (terpelihara dari dosa dan kesalahan). Beliau mampu mengendalikan hasratnya terhadap istrinya, maka betapa lagi terhadap wanita lain mengenai hal-hal yang beliau disucikan daripadanya? Beliau suci dari perbuatan-perbuatan buruk dan perkataan-perkataan kotor, dan ini termasuk kekhususan beliau."

3. Sanggahan atas maksud hadits yang menjadi dalil kelompok kedua yaitu "Dari Anas bin Malik r.a., ia berkata: "Sesungguhnya seorang budak wanita diantara budak-budak penduduk Madinah memegang tangan Rasulullah saw., lalu membawanya pergi ke mana ia suka." (hari. Bukhari dalam Shahih-nya pada "Kitab al-Adab")

Ibnu Hajar mengatakan bahwa maksud hadits itu bahwa (budak-budak penduduk Madinah memegang tangan Rasulullah saw., lalu membawanya pergi ke mana ia suka ) itu semata-mata menunjukkan bahwa Rasulullah SAW itu orang yang tawadhdhu`, kasih sayang dan ketundukan.

Namun meski apa yang dikemukakan oleh Ibnu Hajar itu secara garis besar dapat diterima, tetapi beliau memalingkan makna memegang tangan dari makna lahiriahnya kepada kelazimannya yang berupa kasih sayang dan ketundukan, tidak dapat diterima, karena makna lahir dan kelaziman itu adalah dua hal yang dimaksudkan secara bersama-sama, dan pada asalnya perkataan itu harus diartikan menurut lahirnya, kecuali jika ada dalil atau indikasi tertentu yang memalingkannya dari makna lahir. Sedangkan dalam hal ini saya tidak menjumpai faktor yang mencegah atau melarang dipakainya makna lahir itu, bahkan riwayat Imam Ahmad yang menyebutkan "maka beliau tidak melepaskan tangan beliau dari tangannya sehingga ia membawa beliau pergi kemana saja ia suka" menunjukkan dengan jelas bahwa makna lahir itulah yang dimaksud. Sungguh termasuk memberat-beratkan diri dan perbuatan serampangan jika keluar dari makna lahir ini.


Sanggahan Dari Kelompok Kedua atas dalil kelompok pertama
1. Bahwa masalah Nabi saw. tidak berjabat tangan dengan kaum wanita pada waktu bye'at itu belum disepakati, karena menurut riwayat Ummu Athiyah al-Anshariyah r.a. bahwa Nabi saw. pernah berjabat tangan dengan wanita pada waktu bye'at.

2. Ada ketetapan bahwa apabila Nabi saw. meninggalkan suatu urusan, maka hal itu tidak menunjukkan - secara pasti - akan keharamannya. Adakalanya beliau meninggalkan sesuatu karena haram, adakalanya karena makruh, adakalanya hal itu kurang utama, dan adakalanya hanya semata-mata karena beliau tidak berhasrat kepadanya, seperti beliau tidak memakan daging biawak padahal daging itu mubah.

Kalau begitu, sikap Nabi saw. tidak berjabat tangan dengan wanita itu tidak dapat dijadikan dalil untuk menetapkan keharamannya, oleh karena itu harus ada dalil lain bagi orang yang berpendapat demikian.

3. Bahwa imam-imam ahli hadits tidak menyatakan secara jelas akan kesahihan hadits Aisyah yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW tidak menjabat tangan wanita saat bye'at. Hanya dikatakan bawa "perawi-perawinya adalah perawi-perawi kepercayaan atau perawi-perawi sahih". Perkataan seperti ini saja tidak cukup untuk menetapkan kesahihan hadits tersebut, karena masih ada kemungkinan terputus jalan periwayatannya (inqitha') atau terdapat 'illat (cacat) yang samar. Karena itu, hadits ini tidak diriwayatkan oleh seorang pun dari penyusun kitab-kitab yang masyhur, sebagaimana tidak ada seorang pun fuqaha terdahulu yang menjadikannya sebagai dasar untuk mengharamkan berjabat tangan antara laki-laki dengan perempuan dan sebagainya.

Fuqaha Hanafiyah dan sebagian fuqaha Malikiyah mengatakan bahwa pengharaman itu tidak dapat ditetapkan kecuali dengan dalil qath'i yang tidak ada kesamaran padanya, seperti Al-Qur'anul Karim serta hadits-hadits mutawatir dan masyhur. Adapun jika ketetapan atau kesahihannya sendiri masih ada kesamaran, maka hal itu tidak lain hanyalah menunjukkan hukum makruh, seperti hadits-hadits ahad yang sahih. Maka bagaimana lagi dengan hadits yang diragukan kesahihannya?

4. Dalil yang terkuat dalam pengharaman setuhan kulit antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram adalah menutup pintu fitnah (saddudz-dzari'ah), Tetapi dalam kondisi aman - dan ini sering terjadi - maka dimanakah letak keharamannya?


Pendapat dari. Yusuf Al-Qaradhawi dalam Fatawa Mu'ashirah :
"...Setelah memperhatikan riwayat-riwayat tersebut, maka yang mantap dalam hati saya (AL-qaradawi) adalah bahwa semata-mata bersentuhan kulit tidaklah haram. Apabila didapati sebab-sebab yang menjadikan percampuran (pergaulan) seperti yang terjadi antara Nabi saw. dengan Ummu Haram dan Ummu Sulaim serta aman dari fitnah bagi kedua belah pihak, maka tidak mengapalah berjabat tangan antara laki-laki dengan perempuan ketika diperlukan, seperti ketika datang dari perjalanan jauh, seorang kerabat laki-laki berkunjung kepada kerabat wanita yang bukan mahramnya atau sebaliknya, seperti anak perempuan paman atau anak perempuan bibi baik dari pihak ibu maupun dari pihak ayah, atau istri paman, dan sebagainya, lebih-lebih jika pertemuan itu setelah lama tidak berjumpa.

Dalam menutup pembahasan ini ada dua hal yang perlu ditekankan:

Pertama,
Bahwa berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan itu hanya diperbolehkan apabila tidak disertai dengan syahwat serta aman dari fitnah. Apabila dikhawatirkan terjadi fitnah terhadap salah satunya, atau disertai syahwat dan taladzdzudz (berlezat-lezat) maka keharaman berjabat tangan tidak diragukan lagi.

Bahkan seandainya kedua syarat ini tidak terpenuhi - yaitu tiadanya syahwat dan aman dari fitnah - meskipun jabatan tangan itu antara seseorang dengan mahramnya seperti bibinya, saudara sesusuan, anak tirinya, ibu tirinya, mertuanya, atau lainnya, maka berjabat tangan pada kondisi seperti itu adalah haram.

Bahkan berjabat tangan dengan anak yang masih kecil pun haram hukumnya jika kedua syarat itu tidak terpenuhi.

Kedua,
Hendaklah berjabat tangan itu sebatas ada kebutuhan saja, seperti yang disebutkan dalam pertanyaan di atas, yaitu dengan kerabat atau semenda (besan) yang terjadi hubungan yang erat dan akrab diantara mereka; dan tidak baik hal ini diperluas kepada orang lain, demi membendung pintu kerusakan, menjauhi syubhat, mengambil sikap hati-hati, dan meneladani Nabi saw. - tidak ada riwayat kuat yang menyebutkan bahwa beliau pernah berjabat tangan dengan wanita lain (bukan kerabat atau tidak mempunyai hubungan yang erat).

Dan yang lebih utama bagi seorang muslim atau muslimah - yang komitmen pada agamanya - ialah tidak memulai berjabat tangan dengan lain jenis. Tetapi, apabila diajak berjabat tangan barulah ia menjabat tangannya.

Perhatian
Apa yang kami sampaikan disini hanyalah amanah ilmiyah yang bersifat dokumentasi pendapat para ulama dan wacana-wacananya, sama sekali tidak dimaksudkan untuk menghalalkan yang haram dan sebaliknya. Juga bukan untuk menimbulkan kegegeran, kegemparan aau silang pendapat di kalangan ummat Islam. Karena khilaf diantara sekian pendapat dalam ilmu fiqih adalah sebuah hal yang tidak mungkin dihindari. Dan seseorang tetap akan mendapat pahala atas ijtihadnya meski nantinya terbukti salah. Sedangkan yang benar akan mendapatkan dua pahala. Dan untuk itu kita tetap wajib untuk berpegang kepada pendapat yang lebih rajih dan aman dari resiko, tanpa menafikan adanya kenyataan perbedaan interpretasi di kalangan ulama.


Ana: takkan bersalaman / bersentuhan dengan anak dara/teruna bukan mahram tanpa syahwat dan niat.....jangan biar syaitan dan nafsu membohongi kita...berpeganglah kepada pendapat yag rajih...
sekadar makluman ..


-----------------
Permudahkan dan jangan menyukarkan,gembirakan dan jangan menyusahkan, bersepakat dan jangan berpecah belah.


Bookmark and Share

    


  Member Information For zulmanProfil   Hantar PM kepada zulman   Quote dan BalasQuote

aprill
Warga 3 Bintang
Menyertai: 28.07.2005
Ahli No: 17649
Posting: 91
Dari: kuantan

Pahang   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 15:08


mula-mula kat tangan,lepas tu merayap kat tempat lain...kata cikgu saya,bila seorang perempuan dah membenarkan lelaki bukan muhrimnya memegang tangannye,maknanyer dia dah membenarkan si lelaki tu untuk pegang tempat lain pulak..

ps:maaf kalau bahasa saya ini kasar...

Bookmark and Share

    


  Member Information For aprillProfil   Hantar PM kepada aprill   Quote dan BalasQuote

syahbi
Warga 4 Bintang
Menyertai: 08.03.2005
Ahli No: 14983
Posting: 250
Dari: Skudai

Johor  


posticon Posting pada: 19-09-05 16:36


hish...tak elok tu..jangan buat..

Bookmark and Share

    


  Member Information For syahbiProfil   Hantar PM kepada syahbi   Quote dan BalasQuote

lubaina
WARGA SETIA
Menyertai: 15.02.2005
Ahli No: 14387
Posting: 1007
Dari: AntARa LanGit DaN bUMi...entahlah....

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 17:55


Pada 19-09-05 13:41 , eme86 posting:

!!! QUOTE !!!

:roll: :roll: hhmmmm....apa pandangan sahabat semua bila seorang perempuan dan lelaki berpegangan tangan sedang kan mereka tu bukan suami isteri???
:-o :-o :-P :roll: :roll: :roll: :-? :-|



rasanya jawapannya dah terang..jelas lagi bersuluh..
tak perlulah tanya perkara yang dah sedia haramnya... :-)

Bookmark and Share

    


  Member Information For lubainaProfil   Hantar PM kepada lubaina   Quote dan BalasQuote

iz-zikr
Warga 1 Bintang
Menyertai: 27.08.2005
Ahli No: 18492
Posting: 21
Dari: malaysia

Kedah  


posticon Posting pada: 19-09-05 18:02


ye..ana pun setuju jugak...dah haram...haram saja lah...tapi sekarang ni benda ni macam biasa saja...tak kisah sangat dah bagi semua yang bercouple ni...masa muda lah patut kita jaga diri kita dengan baik...
cuba tenungkan anak2 generasi kita nanti...camna pula...sekarang pun dah banyak benda tak elok..masa depan ana rasa lagi hebat cabarannya....wallahualam...

Bookmark and Share

    


  Member Information For iz-zikrProfil   Hantar PM kepada iz-zikr   Quote dan BalasQuote

eriza
Warga 3 Bintang
Menyertai: 15.12.2004
Ahli No: 13069
Posting: 80
Dari: kota bharu

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 18:24


saya pun sependapat dengan atie82
orang sekarang ni dah tak kisah halal haram....
bersama kita cegah kemungkaran....

Bookmark and Share

    


  Member Information For erizaProfil   Hantar PM kepada eriza   Quote dan BalasQuote

afizam
Warga 3 Bintang
Menyertai: 28.02.2005
Ahli No: 14810
Posting: 82
Dari: negeri indera kayangan

saudiarabia   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 20:37


Assalamualaikum..

pada pandangan ana....once you r not muhrim anda sekalian tidak dibenarkan walau sekadar untuk melihat kewajah seseorang perempuan atau lelaki....inikan pula berpegangan tangan....walaupun ada mazhab yang menyatakan boleh berpegangan tangan tapi darimana mulanya gejala maksiat di negara ini.....dari bepegangan tangankan.....mula2 pegang tangan lepas tu mula lah merayap ke tempat lain.....renung - renungkan lah.....

wassalam....

Bookmark and Share

    


  Member Information For afizamProfil   Hantar PM kepada afizam   Quote dan BalasQuote

suntikan_srikandi
Warga 3 Bintang
Menyertai: 13.05.2005
Ahli No: 16483
Posting: 95
Dari: Selangor

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 21:30


Assalamualaikum wbt...

......Yang Biasa Tak Semestinya Halal......
......Yang Budaya Tak Semestinya Tak Berdosa.....

:roll:


-----------------
Anjing Menyalak, Khalifah Tetap Lalu....>> Menunggu Putih Gagak Hitam, Buntar-buntar Daun Lalang, Luas-luas Daun Merunggai, Sampai Tumbuh Daun Cindapung...>


Bookmark and Share

    


  Member Information For suntikan_srikandiProfil   Hantar PM kepada suntikan_srikandi   Pergi ke suntikan_srikandi's Website   Quote dan BalasQuote

Al-Mustaqqim
WARGA SETIA
Menyertai: 22.07.2005
Ahli No: 17480
Posting: 486
Dari: malaysia

Pahang   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 21:40


> benda yang haram... wajib dielakkan...
> bukankah punca ke arah kemaksiatan b`mula dari zina2 yang kecil..
> ..................

Bookmark and Share

    


  Member Information For Al-MustaqqimProfil   Hantar PM kepada Al-Mustaqqim   Quote dan BalasQuote

destinasi_abadi
WARGA SETIA
Menyertai: 31.12.2004
Ahli No: 13423
Posting: 496
Dari: Pulau Pinang

PulauPinang   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 21:41


Pada 19-09-05 13:41 , eme86 posting:

!!! QUOTE !!!

:roll: :roll: hhmmmm....apa pandangan sahabat semua bila seorang perempuan dan lelaki berpegangan tangan sedang kan mereka tu bukan suami isteri???
:-o :-o :-P :roll: :roll: :roll: :-? :-|



pandangan???erm...yak suka lah...kan haram..ramai yang tahu benda tu haram..tapi buat juga...moga diri ini akan dilindungi daripada benda2 macam tu...

Bookmark and Share

    


  Member Information For destinasi_abadiProfil   Hantar PM kepada destinasi_abadi   Quote dan BalasQuote

chibi_maruko
WARGA SETIA
Menyertai: 28.06.2005
Ahli No: 16933
Posting: 474
Dari: terawang-awangan

malaysia   avatar


posticon Posting pada: 19-09-05 22:11


mestilah haram....kalau nak pegang tangan sangat, kahwin aje lah..

Bookmark and Share

    


  Member Information For chibi_marukoProfil   Hantar PM kepada chibi_maruko   Quote dan BalasQuote

shah_sobriyanie
WARGA SETIA
Menyertai: 01.09.2003
Ahli No: 3221
Posting: 1509
Dari: Kuala Lumpur

Perak  


posticon Posting pada: 22-09-05 14:31


Pada 19-09-05 13:41 , eme86 posting:

!!! QUOTE !!!

:roll: :roll: hhmmmm....apa pandangan sahabat semua bila seorang perempuan dan lelaki berpegangan tangan sedang kan mereka tu bukan suami isteri???
:-o :-o :-P :roll: :roll: :roll: :-? :-|




Assalamualaikum...
satu jerjawapan dia...
haram...
wassalam...


-----------------
cinta itu hanya kerana allah,
sayangilah orang yang menyayangi kita kerana orang yang disayangi belum tentu menyayangi kita.....


Bookmark and Share

    


  Member Information For shah_sobriyanieProfil   Hantar PM kepada shah_sobriyanie   Quote dan BalasQuote

pukau
WARGA SETIA
Menyertai: 09.06.2004
Ahli No: 9369
Posting: 643
Dari: KL

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 22-09-05 15:15


yang diterang oleh Zulman tu, bab berjabat tangan, memang ada sesetengah ulamak membolehkan berjabat tangan ketika keadaan tertentu seperti, antara budak lelaki dan perempuan tua, ketika tangan dihulur oleh orang bukan islam, nak menjaga aib dia dan beberapa keadaan lagi.

yang satu lagi bab lelaki dengan perempuan belum kawin tergedik-gedik berpegang tangan kononnya pasangan romantis abad ini. yang ni, kawan nengok pun nak termuntah. yang pakai tudung pun ramai buat kerja camgini. Harap jangan ada antara kita kat sini yang terlibat. Buruk benor rupanya. Kengkadang mereka tak sedar, orang sekeliling memerhati dengan mual.

Bookmark and Share

    


  Member Information For pukauProfil   Hantar PM kepada pukau   Quote dan BalasQuote

shah_sobriyanie
WARGA SETIA
Menyertai: 01.09.2003
Ahli No: 3221
Posting: 1509
Dari: Kuala Lumpur

Perak  


posticon Posting pada: 29-09-05 16:13


Pada 22-09-05 15:15 , pukau posting:

!!! QUOTE !!!

yang diterang oleh Zulman tu, bab berjabat tangan, memang ada sesetengah ulamak membolehkan berjabat tangan ketika keadaan tertentu seperti, antara budak lelaki dan perempuan tua, ketika tangan dihulur oleh orang bukan islam, nak menjaga aib dia dan beberapa keadaan lagi.

yang satu lagi bab lelaki dengan perempuan belum kawin tergedik-gedik berpegang tangan kononnya pasangan romantis abad ini. yang ni, kawan nengok pun nak termuntah. yang pakai tudung pun ramai buat kerja camgini. Harap jangan ada antara kita kat sini yang terlibat. Buruk benor rupanya. Kengkadang mereka tak sedar, orang sekeliling memerhati dengan mual.



Assalamualaikum...
memang betul tu...
tap


-----------------
cinta itu hanya kerana allah,
sayangilah orang yang menyayangi kita kerana orang yang disayangi belum tentu menyayangi kita.....


Bookmark and Share

    


  Member Information For shah_sobriyanieProfil   Hantar PM kepada shah_sobriyanie   Quote dan BalasQuote

ahmad_azhar
WARGA SETIA
Menyertai: 10.12.2003
Ahli No: 5593
Posting: 856
Dari: ~:dari zon 4 johor:~

Johor  


posticon Posting pada: 29-09-05 16:59


ish

Bookmark and Share

    


  Member Information For ahmad_azharProfil   Hantar PM kepada ahmad_azhar   Quote dan BalasQuote

Aezza
Warga 4 Bintang
Menyertai: 14.09.2005
Ahli No: 18979
Posting: 264
Dari: Klang

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 02-10-05 14:31


Tahu tak betapa SAKIT nya hati tengok orang asyik berpegangan tangan!Padahal bukannya muhrim.Dah lah tu,bukan setakat berpegangan tangan......Ishh..pada orang diluar sana yang lakukan perbuatan tersebut BERHENTIKANLAH PERBUATAN ANDA!Berdosa tau!

Bookmark and Share

    


  Member Information For AezzaProfil   Hantar PM kepada Aezza   Pergi ke Aezza's Website   Quote dan BalasQuote

annynatasha88
Warga 4 Bintang
Menyertai: 05.08.2005
Ahli No: 17875
Posting: 177
Dari: johor bahru

Johor   avatar


posticon Posting pada: 09-10-05 14:38


kan pgng tangan dengan orang yang bukan muhrim hkmnye BERDOSA!!!!
memang banyak orang-orang sekarang yang pgng tangan lebih2 lgk orang yang sdg asyik bercinta..
agknye mereka tak perasan agaknya diorng pgng tangan..hihihi..

Bookmark and Share

    


  Member Information For annynatasha88Profil   Hantar PM kepada annynatasha88   Quote dan BalasQuote

ibnu_musa

Menyertai: 11.05.2005
Ahli No: 16451
Posting: 5335
Dari: Putrajaya

KualaLumpur   avatar


posticon Posting pada: 09-10-05 15:11


al-salamu `alaykum...

kalau nak pegang tangan, pegang aje tangan isteri/suami anda... untuk yang sudah berkahwin. kalau belum kahwin, pegang dulu tangan sendiri... sebab itulah yang halal untuk anda...

ustaz saya selalu ingatkan student dia pasal berpegang2 dan bersentuh2 ni...
dia kata pasangan suami isteri yang baru kahwin, yang dulunya dah biasa pegang2 dan sentuh2... pada malam pertama, bila si suami sentuh tangan si isteri, dia tak rasa apa-apa pun, dah ditarik nikmat tu, pegang tangan isteri macam pegang kayu... dan si suami akan berkata: "I have already touch you!!! I have already touch you!!!"

kelakar juga, tapi ada betulnya juga, memang betul pun... wassalam... :-)

Bookmark and Share

    


  Member Information For ibnu_musaProfil   Hantar PM kepada ibnu_musa   Quote dan BalasQuote

SITIHAMIZAH
Warga 4 Bintang
Menyertai: 16.12.2004
Ahli No: 13091
Posting: 192
Dari: the garden of knowledge and virtue

Johor  


posticon Posting pada: 09-10-05 18:01


Pada 09-10-05 15:11 , ibnu_musa posting:

!!! QUOTE !!!

al-salamu `alaykum...

kalau nak pegang tangan, pegang aje tangan isteri/suami anda... untuk yang sudah berkahwin. kalau belum kahwin, pegang dulu tangan sendiri... sebab itulah yang halal untuk anda...

ustaz saya selalu ingatkan student dia pasal berpegang2 dan bersentuh2 ni...
dia kata pasangan suami isteri yang baru kahwin, yang dulunya dah biasa pegang2 dan sentuh2... pada malam pertama, bila si suami sentuh tangan si isteri, dia tak rasa apa-apa pun, dah ditarik nikmat tu, pegang tangan isteri macam pegang kayu... dan si suami akan berkata: "I have already touch you!!! I have already touch you!!!"

kelakar juga, tapi ada betulnya juga, memang betul pun... wassalam... :-)



memang kelakar...


-----------------
hidup tidak selalunya indah...
langit tak selalu cerah...
hidup kita bagaimana???


Bookmark and Share

    


  Member Information For SITIHAMIZAHProfil   Hantar PM kepada SITIHAMIZAH   Quote dan BalasQuote

ainulfaizah
Warga 1 Bintang
Menyertai: 12.06.2003
Ahli No: 1350
Posting: 36
Dari: UTM,Skudai

malaysia  


posticon Posting pada: 09-10-05 23:54


Hukumnya: HARAM fullstop.

dari perspektif sains fizik tubuh manusia.....
senario sekarang tampak remajalah yang paling memerlukan "cinta" untuk melengkapkan hidup mereka berbanding zaman lalu. Malah, budaya "berpegangan tangan" telah menjadi suatu kemestian bagi pasangan yang 'bercouple'.

Pengkajian seksologi manusia melaporkn bahawa "pegang tangan" boleh mewujudkan penjajahan minda lelaki ke atas perempuan. Perempuan akan menurut kata lelaki tersebut. Dan bagi lelaki, aktiviti organ seksnya berfungsi lebih aktif sehinggakan inferior di otak bertindak tidak normal merembeskan hormon testron yang boleh membangkitkan nafsu syahwat lelaki lebih daripada biasa.

oleh itu, bagi golongan perempuan, elakkan pegang tangan kekasih selagi belum ada ikatan yang halal. Inilah puncanya mengapa seorang perempuan tidak dapat menghalang kekasihnya melakukan sesuatu di luar batas agama. Sebab mereka seolah-olah di jajah. Agama Islam tidak menghalang umatnya bercinta. Percintaan adalah keperluan dan fitrah manusia, namun, perlaksanaannya hendaklah tidak terpesong dari jalan yang benar...

Bookmark and Share

    


  Member Information For ainulfaizahProfil   Hantar PM kepada ainulfaizah   Pergi ke ainulfaizah's Website   Quote dan BalasQuote

Ikhwan23
Warga 2 Bintang
Menyertai: 02.01.2005
Ahli No: 13474
Posting: 60
Dari: Dimana sahaja yang diizinkanNya

saudiarabia   avatar


posticon Posting pada: 10-10-05 01:04


Allah bagi tangan untuk pegang Quran & benda2 yang baik lagi halal.
Kalau kat dunia kita dah pegang yang bukan halal,ap kia nak jawab nanti depan Allah?

mana ada excuse masa tu nak kata terpegang atau '' biasa la couple pegang tangan zaman sekarang''

Bookmark and Share

    


  Member Information For Ikhwan23Profil   Hantar PM kepada Ikhwan23   Quote dan BalasQuote

islamicboy
WARGA SETIA
Menyertai: 23.11.2003
Ahli No: 5350
Posting: 717
Dari: Hijau Kuning

Kedah  


posticon Posting pada: 10-10-05 08:56


hukumnya HARAM.....

jangan nak pertikaikan lagi...

berpegang tangan merupakan punca kepada maksiat dan merupakan
sesuatu yang dipanggil zina kecil.....

Bookmark and Share

    


  Member Information For islamicboyProfil   Hantar PM kepada islamicboy   Quote dan BalasQuote

NaZa_FirmaN

Menyertai: 23.05.2004
Ahli No: 9138
Posting: 491
Dari: SEREMBAN

NegeriSembilan   avatar


posticon Posting pada: 10-10-05 09:28


Pada 19-09-05 21:41 , destinasi_abadi posting:

!!! QUOTE !!!

Pada 19-09-05 13:41 , eme86 posting:

!!! QUOTE !!!

:roll: :roll: hhmmmm....apa pandangan sahabat semua bila seorang perempuan dan lelaki berpegangan tangan sedang kan mereka tu bukan suami isteri???
:-o :-o :-P :roll: :roll: :roll: :-? :-|



pandangan???erm...yak suka lah...kan haram..ramai yang tahu benda tu haram..tapi buat juga...moga diri ini akan dilindungi daripada benda2 macam tu...



iye kita semua tahu yang benda tu haram disisi agama...tapi disebabkan jahil serta mengikut telunjuk nafsu,inilah padahnya...remaja masa sekarang mudah sangat terjerumus dengan cinta,pujian dan pujuk rayu...tapi tidak ada pun kesedaran dikalangan kita semua ni untuk sama2 menengur akan kesilapan yang dipandang remeh ni...walhal disisi Tuhan,inilah kesalahan yang rasa2nya tak boleh dimaafkn..sebab jika lelaki dan wanita yang bukan muhrim bersentuhan dengan sengaja hukumnyadah jelas "HARAM"..samalah diibaratkan tersentuh kulit "KINZIR"...tapi sejauh manakah peranan kita,nasyarakat islam yang berani untuk menegur mereka serta menyahut "amal maaruf nahi mungkar" :roll: .hanya tuhan yang tahu...

Bookmark and Share

    


  Member Information For NaZa_FirmaNProfil   Hantar PM kepada NaZa_FirmaN   Quote dan BalasQuote

ina_irdyna85
Warga 4 Bintang
Menyertai: 13.09.2005
Ahli No: 18932
Posting: 268
Dari: perak

Perak   avatar


posticon Posting pada: 24-10-05 15:24


!!! QUOTE !!!

hhmmmm....apa pandangan sahabat semua bila seorang perempuan dan lelaki berpegangan tangan sedang kan mereka tu bukan suami isteri???




kadang-kadang orang yang tengok 2 rasa malu...orang yang buat rasa bangga.....

Bookmark and Share

    


  Member Information For ina_irdyna85Profil   Hantar PM kepada ina_irdyna85   Pergi ke ina_irdyna85's Website   Quote dan BalasQuote

Shahida09
Warga 4 Bintang
Menyertai: 26.06.2005
Ahli No: 16869
Posting: 343
Dari: Atas Bumi, Bawah Langit

Kedah  


posticon Posting pada: 18-11-05 23:48


bila seorang gadis berpegang tangan dengan seorang lelaki
jatuhla saham dirinyer...

betul itu ibnu_musa...

Bookmark and Share

    


  Member Information For Shahida09Profil   Hantar PM kepada Shahida09   Pergi ke Shahida09's Website   Quote dan BalasQuote

Detective_Alam
Warga 3 Bintang
Menyertai: 09.01.2004
Ahli No: 6331
Posting: 103
Dari: Kelate

Kelantan  


posticon Posting pada: 19-11-05 09:33


bagi lelaki kalau pandang perempuan dengan ada niat lain...
dah menghampiri zina...
ini kan pula berpegang tangan lagi cepat menghampiri zina...

wasalam

Bookmark and Share

    


  Member Information For Detective_AlamProfil   Hantar PM kepada Detective_Alam   Pergi ke Detective_Alam's Website   Quote dan BalasQuote

sahihnor
Warga 4 Bintang
Menyertai: 23.07.2005
Ahli No: 17515
Posting: 182
Dari: Ranau,Sabah

Sabah  


posticon Posting pada: 19-11-05 11:38


yang diterang oleh Zulman tu, bab berjabat tangan, memang ada sesetengah ulamak membolehkan berjabat tangan ketika keadaan tertentu seperti, antara budak lelaki dan perempuan tua, ketika tangan dihulur oleh orang bukan islam, nak menjaga aib dia dan beberapa keadaan lagi.

yang satu lagi bab lelaki dengan perempuan belum kawin tergedik-gedik berpegang tangan kononnya pasangan romantis abad ini. yang ni, kawan nengok pun nak termuntah. yang pakai tudung pun ramai buat kerja camgini. Harap jangan ada antara kita kat sini yang terlibat. Buruk benor rupanya. Kengkadang mereka tak sedar, orang sekeliling memerhati dengan mual.

Bookmark and Share

    


  Member Information For sahihnorProfil   Hantar PM kepada sahihnor   Quote dan BalasQuote

sahihnor
Warga 4 Bintang
Menyertai: 23.07.2005
Ahli No: 17515
Posting: 182
Dari: Ranau,Sabah

Sabah  


posticon Posting pada: 19-11-05 11:39


Pada 19-11-05 11:38 , sahihnor posting:

!!! QUOTE !!!

yang diterang oleh Zulman tu, bab berjabat tangan, memang ada sesetengah ulamak membolehkan berjabat tangan ketika keadaan tertentu seperti, antara budak lelaki dan perempuan tua, ketika tangan dihulur oleh orang bukan islam, nak menjaga aib dia dan beberapa keadaan lagi.

yang satu lagi bab lelaki dengan perempuan belum kawin tergedik-gedik berpegang tangan kononnya pasangan romantis abad ini. yang ni, kawan nengok pun nak termuntah. yang pakai tudung pun ramai buat kerja camgini. Harap jangan ada antara kita kat sini yang terlibat. Buruk benor rupanya. Kengkadang mereka tak sedar, orang sekeliling memerhati dengan mual.


SETUJU
[ Telah diedit oleh: sahihnor pada 19-11-05 11:41 ]


Bookmark and Share

    


  Member Information For sahihnorProfil   Hantar PM kepada sahihnor   Quote dan BalasQuote

hudahasnan
WARGA SETIA
Menyertai: 10.01.2005
Ahli No: 13639
Posting: 1202
Dari: darul iman

Terengganu  


posticon Posting pada: 19-11-05 12:35


ish..ish..ish...bukan setakat tak baik,memang haram!jangan nak mengade ngade ye!

Bookmark and Share

    


  Member Information For hudahasnanProfil   Hantar PM kepada hudahasnan   Quote dan BalasQuote

maisarah_nur
Warga 4 Bintang
Menyertai: 02.04.2004
Ahli No: 8175
Posting: 157
Dari: bumi Allah

australia   avatar


posticon Posting pada: 19-11-05 12:39


haram!!!

Bookmark and Share

    


  Member Information For maisarah_nurProfil   Hantar PM kepada maisarah_nur   Pergi ke maisarah_nur's Website   Quote dan BalasQuote

faithfuller
Warga 4 Bintang
Menyertai: 28.10.2005
Ahli No: 20137
Posting: 270
Dari: perak

Perak   avatar


posticon Posting pada: 30-12-05 16:50


haramla jawabnya..

Bookmark and Share

    


  Member Information For faithfullerProfil   Hantar PM kepada faithfuller   Pergi ke faithfuller's Website   Quote dan BalasQuote

qudwah
WARGA SETIA
Menyertai: 12.09.2005
Ahli No: 18903
Posting: 1899
Dari: TERENGGANU

Terengganu   avatar


posticon Posting pada: 30-12-05 16:55


haram

Bookmark and Share

    


  Member Information For qudwahProfil   Hantar PM kepada qudwah   Quote dan BalasQuote

idie04
WARGA SETIA
Menyertai: 05.12.2005
Ahli No: 20831
Posting: 413
Dari: Seremban

NegeriSembilan  


posticon Posting pada: 30-12-05 18:27


mestila haram..tak boleh dipertikaikan

Bookmark and Share

    


  Member Information For idie04Profil   Hantar PM kepada idie04   Pergi ke idie04's Website   Quote dan BalasQuote

nabilpoyo
WARGA SETIA
Menyertai: 13.12.2005
Ahli No: 21141
Posting: 730
Dari: Kuantan + penang + KL + jakarta

blank   avatar


posticon Posting pada: 02-01-06 05:15


hukum nya haram

Bookmark and Share

    


  Member Information For nabilpoyoProfil   Hantar PM kepada nabilpoyo   Quote dan BalasQuote

Qayyum
WARGA SETIA
Menyertai: 25.02.2005
Ahli No: 14725
Posting: 871
Dari: ~Serambi Makkah~

Kelantan   avatar


posticon Posting pada: 02-01-06 09:15


haram tetap haram! jika kita menentukan hukum bererti kita tidak menerima Allah sebagai Tuhan! Jauhkan kamu dari muka bumi Allah swt ni!!! nyah kau!!!

Bookmark and Share

    


  Member Information For QayyumProfil   Hantar PM kepada Qayyum   Pergi ke Qayyum's Website   Quote dan BalasQuote

hilmy
Warga 2 Bintang
Menyertai: 05.01.2006
Ahli No: 21712
Posting: 44

blank   avatar


posticon Posting pada: 10-01-06 19:59


bagi saya..berpegangan tangan antara ajnabi adalah haram di sisi agama..

Bookmark and Share

    


  Member Information For hilmyProfil   Hantar PM kepada hilmy   Quote dan BalasQuote

Member Messages

Forum Search & Navigation

 

Log in to check your private messages

Silakan Login atau Mendaftar





  


 

[ Carian Advance ]

Jum ke Forum 




Datacenter Solution oleh Fivio.com Backbone oleh JARING Bukan Status MSCMyPHPNuke Portal System

Disclaimer: Posting dan komen di dalam Portal Komuniti Ukhwah.com ini adalah menjadi hak milik ahli
yang menghantar. Ia tidak menggambarkan keseluruhan Portal Komuniti Ukhwah.com.
Pihak pengurusan tidak bertanggung jawab atas segala perkara berbangkit
dari sebarang posting, interaksi dan komunikasi dari Portal Komuniti Ukhwah.com.


Disclaimer: Portal Komuniti Ukhwah.com tidak menyebelahi atau mewakili mana-mana parti politik
atau sebarang pertubuhan lain. Posting berkaitan politik dan sebarang pertubuhan di dalam laman web ini adalah menjadi
hak milik individu yang menghantar posting. Ia sama-sekali tidak ada
kena-mengena, pembabitan dan gambaran sebenar pihak pengurusan Portal Komuniti Ukhwah.com

Portal Ukhwah
Hakcipta 2003 oleh Ukhwah.com
Tarikh Mula: 14 Mei 2003, 12 Rabi'ul Awal 1424H (Maulidur Rasul)
Made in: Pencala Height, Bandar Sunway dan Damansara Height
Dibina oleh Team Walasri




Loading: 0.135909 saat. Lajunya....