Welcome To Portal Komuniti :: Ukhwah.com

  Create An Account Home  ·  Topik  ·  Statistik  ·  Your Account  ·  Hantar Artikel  ·  Top 10 16-12-2019  

  Login
Nickname

Password

>> Mendaftar <<

  Mutiara Kata
Sesiapa menempatkan dirinya di tempat yang menimbulkan persangkaan maka janganlah menyesal kalau orang menyangka buruk padanya
-- Umar Al-Khatab

  Menu Utama

  Keahlian Ukhwah.com
Terkini: studiosmilesnyc
Hari Ini: 0
Semalam: 0
Jumlah Ahli: 43104

  Sedang Online
Sedang Online:
Tetamu: 39
Ahli: 0
Jumlah: 39




  Yang Masuk Ke Sini
studiosmilesnyc: 1 hari, 9 jam 44 saat yang lalu
dentistinhouston: 1 hari, 10 jam, 56 minit yang lalu
ezequielvince: 1 hari, 12 jam, 18 minit yang lalu
shanejohnson: 5 hari yang lalu
wadud: 10 hari yang lalu
IbnuKhaldun: 27 hari yang lalu
muslimin23: 29 hari yang lalu


Copy & Paste
Topik: Dosa seorang ibu


Carian Forum

Moderator: Administrator
Portal Komuniti :: Ukhwah.com Indeks Forum
  »» Copy & Paste
    »» Dosa seorang ibu

Please Mendaftar To Post


Oleh Dosa seorang ibu

AkaliliAiman_88
Warga 1 Bintang
Menyertai: 17.02.2008
Ahli No: 32645
Posting: 31

Pahang  


posticon Posting pada: 24-02-08 16:22


Cerita ni ana copy paste saja.semoga sama-sama kita dapat ambik pengajaran daripadanya...

20 tahun yang lalu saya melahirkan seorang bayi laki-laki, wajahnya comel tetapi nampak bodoh. Ali, suamiku memberinya nama Yusri. Semakin lama semakin nampak jelas bahawa anak ini memang agak terkebelakang. Saya berniat mahu memberikannya kepada orang lain saja supaya dijadikan budak atau pelayan bila besar nanti. Namun Ali mencegah niat buruk itu. Akhirnya
terpaksa saya membesarkannya juga.

Pada tahun kedua kelahiran Yusri, saya pun melahirkan pula seorang anak perempuan yang cantik. Saya menamakannya Yasmin. Saya sangat menyayangi Yasmin, begitu juga Ali. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan
dan membelikan pakaian anak-anak yang indah-indah...

Namun tidak demikian halnya dengan Yusri. Ia hanya memiliki beberapa helai pakaian lama. Ali berniat membelikannya, namun saya selalu melarang dengan alasan tiada wang. Ali terpaksa menuruti kata saya.

Saat usia Yasmin 2 tahun, Ali meninggal dunia. Yusri sudah berumur 4 tahun ketika itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin bertambah. Saya mengambil satu tindakan yang akhirnya membuatkan saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya bersama Yasmin. Saya tinggalkan Yusri yang sedang tertidur lelap begitu
saja.



Setahun.., 2 tahun.., 5 tahun.., 10 tahun.. berlalu sejak kejadian itu.Saya menikah kembali dengan Kamal, seorang bujang. Usia pernikahan kami menginjak tahun kelima. Berkat Kamal, sifat-sifat buruk saya seperti pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Yasmin sudah berumur 15 tahun dan kami menyekolahkan dia di sekolah jururawat. Saya tidak lagi ingat berkenaan Yusri dan tiada
memori yang mengaitkan saya kepadanya.



Hinggalah lah satu malam, malam di mana saya bermimpi mengenai seorang anak.Wajahnya segak namun kelihatan pucat sekali. Dia melihat ke arah saya.
Sambil tersenyum dia berkata, "Makcik, makcik kenal mama saya? Saya rindu sekali pada mama!" Sesudah berkata demikian ia mulai pergi, namun saya menahannya, "Tunggu..., saya rasa saya kenal kamu. Siapa namamu wahai anak yang manis?"



"Nama saya Yusri, makcik."

"Yusri...? Yusri... Ya Tuhan! Benarkah engkau ni Yusri???"



Saya terus tersentak dan terbangun. rasa bersalah, sesal dan pelbagai perasaan aneh yang lain menerpa diri saya pada masa itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah yang terjadi dulu seperti sebuah filem yang ditayangkan kembali di kepala saya. Baru sekarang saya menyedari betapa jahatnya perbuatan saya dulu. Rasanya seperti mahu mati saja saat itu. Ya,saya patut mati..., mati..., mati...



Ketika tinggal seinci jarak pisau yang ingin saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Yusri melintas kembali di fikiran saya. Ya Yusri, mama akan menjemputmu Yusri, tunggu ya sayang!...



Petang itu saya membawa dan memarkir kereta Civic biru saya di samping sebuah pondok, dan ia membuatkan Kamal berasa hairan. Beliau menatap wajah saya dan bertanya,


"Hasnah, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa kita berada di sini?"


"Oh, Kamal, kau pasti akan membenciku selepas saya menceritakan hal yang saya lakukan dulu," Aku terus menceritakan segalanya dengan terisak-isak...



Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Selepas tangisan saya reda, saya keluar dari kereta dengan diikuti oleh Kamal dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya.



Saya mula teringat yang saya pernah tinggal dalam pondok itu dan saya tinggalkannya, Yusri.. Yusri... Di manakah engkau?



Saya meninggalkan Yusri di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri pondok tersebut dan membuka pintu yang diperbuat daripada buluh itu... Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apapun di dalamnya!



Perlahan-lahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu. Namun saya tidak menemui sesiapapun di dalamnya. Hanya ada sehelai kain buruk yang berlonggok di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan betul-betul... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain itu . Ini adalah baju buruk yang dulu dipakai oleh Yusri setiap hari...



Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sangat sedih dan bersalah,sayapun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras.



Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Kamal mulai menaiki kereta untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang berdiri di belakang kereta kami. Saya terkejut sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang sangat kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Saya terkejut lagi apabila dengan tiba-tiba dia menegur
saya. Suaranya parau.



"Heii...! Siapa kamu?! Apa yang kamu mahu?!"


Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apakah ibu kenal dengan seorang anak bernama Yusri yang dulunya tinggal di sini?"



Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu adalah perempuan terkutuk!! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Yusri terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mama..., mama!' Kerana tidak tahan melihat
keadaannya, kadang-kadang saya memberinya makan dan mengajaknya tinggal bersama saya.Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemungut sampah, namun
saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Yusri meninggalkan sehelai kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu..."



Saya pun membaca tulisan di kertas itu... "mama, mengapa mama tidak pernah kembali lagi...? mama marah pada Yusri, ya? mama, biarlah Yusri yang pergi saja, tapi mama harus berjanji mama tidak akan marah lagi pada Yusri."



Saya menjerit histeria membaca surat itu. "Tolong bagi tahu.. di mana dia sekarang? Saya berjanji akan menyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi! Tolonglah cakap...!!!" Kamal memeluk tubuh saya yang terketar-ketar dan lemah.



"Semua sudah terlambat (dengan nada lembut). Sehari sebelum kamu datang,Yusri sudah meninggal dunia. Dia meninggal di belakang pondok ini. tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan dibelakang pondok ini tanpa berani masuk ke dalamnya. Dia takut apabila mamanya datang, mamanya akan pergi lagi apabila melihatnya ada di dalam
sana... Dia hanya berharap dapat melihat mamanya dari belakang pondok ini... Meskipun hujan deras, dengan keadaannya yang lemah ia terus berkeras menunggu kamu di sana . Dosa kamu tidak akan terampun!" Saya kemudian pengsan dan tidak ingat apa-apa lagi.



Semoga menjadi pelajaran bagi kita sebagai orang tua ataupun bagi yang akan berkahwin. Janganlah menyalahkan apa yang sudah diberikan oleh Allah.

Tetapi hargailah apa yang diberikan oleh Allah. Dan cuba bersabar. Kerana DIA tidak akan memberikan sesuatu apapun dengan sia-sia.



moral - sayangi semua orang di sekitar anda. kita tidak tahu siapa yang benar-benar menyayangi kita...

Bookmark and Share

    


  Member Information For AkaliliAiman_88Profil   Hantar PM kepada AkaliliAiman_88   Quote dan BalasQuote

Muddathsir787
WARGA SETIA
Menyertai: 20.10.2007
Ahli No: 31449
Posting: 943
Dari: Selangor

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 24-02-08 17:15


Hmm...


Semulia-mulia ibu kerana melahirkan, menyusukan, mendidik & membesarkan anak-anaknya..

Kemuliaannya lebih tinggi daripada bapa..

Jarang rasanya jika seorang ibu tidak menyayangi langsung anaknya..

Bahkan ibu kucing sekalipun takkan biarkan anak-anaknya kelaparan dan diganggu manusia..

Syurga itu di telapak kaki ibu..


Tanggung jawab anak menjaga kebajikan ibunya..
Mendoakan kedua orang tuanya, Insya-ALLAH..

Anak-anak yang 10 orang belum tentu dapat menjaga ibu yang seorang..


Wallahua'lam.


Moga ALLAH memelihara kita semua dalam rahmatNYA dalam redhaNYA, insya-ALLAH..




Off topik..

Tak dinafikan ada ibu berlaku zalim pada anaknya, mungkin sebab silap cara mendidik..?? Contohnya dalam newspaper, seorang ibu membunuh anak perempuannya dengan membiarkan teman lelakinya mendera anak perempuan tersebut.. dalam kosmo semalam.. Wallahua'lam.. Naudzubillahiminzalik.

Moga ALLAH memberi rahmat dan hidayahNYA pada mereka, ameen.


-----------------
.: Allahumma Sollia'l a Saiyyidina Muhammad :. "Ya ALLAH kurniakanlah kejayaan, kegemilangan, kecemerlangan & kebangkitan teguh Islam dalam rahmatMu"


Bookmark and Share

    


  Member Information For Muddathsir787Profil   Hantar PM kepada Muddathsir787   Quote dan BalasQuote

ummusafiah
WARGA SETIA
Menyertai: 12.11.2004
Ahli No: 12428
Posting: 2520

chad  


posticon Posting pada: 24-02-08 18:54


sedihnya membaca..
macam-macam kisah hidup ni..HmM

teringat cerita yang tersiar d tv mlm tadi..
kern derhaka pada ibu..kerana asyik menipu ibu
matinya amatla dasyat..nauzubillah..

Bookmark and Share

    


  Member Information For ummusafiahProfil   Hantar PM kepada ummusafiah   Quote dan BalasQuote

tirmidziy02
WARGA SETIA
Menyertai: 17.09.2004
Ahli No: 11209
Posting: 586
Dari: PULAU MUTIARA

PulauPinang   avatar


posticon Posting pada: 24-02-08 21:23


memang satu cerita yang menyayat hati dan naluri seorang insan....

Bookmark and Share

    


  Member Information For tirmidziy02Profil   Hantar PM kepada tirmidziy02   Pergi ke tirmidziy02's Website   Quote dan BalasQuote

dziaulhaq
WARGA SETIA
Menyertai: 10.11.2004
Ahli No: 12403
Posting: 563
Dari: perut IBU

singapore   avatar


posticon Posting pada: 25-02-08 02:38


:: insaf & terkedu.. :roll:


-----------------



Bookmark and Share

    


  Member Information For dziaulhaqProfil   Hantar PM kepada dziaulhaq   Quote dan BalasQuote

nur_anis
Warga 5 Bintang
Menyertai: 18.06.2003
Ahli No: 1496
Posting: 395
Dari: kelantan

Kelantan  


posticon Posting pada: 25-02-08 07:05


hargailah anugerah yang diberikan Allah swt kepada kita..anak itu merupakan anugerah yang perlu kita jaga kerna kita sebagai ibubapa yang akan mencorakkan hidup anak2 kita.

Bookmark and Share

    


  Member Information For nur_anisProfil   Hantar PM kepada nur_anis   Quote dan BalasQuote

dueramiela
WARGA SETIA
Menyertai: 21.01.2007
Ahli No: 28283
Posting: 732
Dari: DaRuL eHsaN

Selangor  


posticon Posting pada: 25-02-08 07:38


:cry: :cry:

sedih nya ana baca kisah ini....

teladan untuk semua....


***rindunye kat umi........



Bookmark and Share

    


  Member Information For dueramielaProfil   Hantar PM kepada dueramiela   Quote dan BalasQuote

izzul_islam
WARGA SETIA
Menyertai: 08.07.2003
Ahli No: 2185
Posting: 1163
Dari: Besut

Terengganu  


posticon Posting pada: 25-02-08 09:18


tiba-tiba mengalir air mata..sebakk.....really motivated me....syukran.

Bookmark and Share

    


  Member Information For izzul_islamProfil   Hantar PM kepada izzul_islam   Quote dan BalasQuote

sufti_ilham
WARGA SETIA
Menyertai: 12.09.2003
Ahli No: 3515
Posting: 1490
Dari: KL

malaysia  


posticon Posting pada: 25-02-08 09:42


Bismillahhirrahmanirrahim

anak adalah anugerah yang tidak ternilai kurniaan Allah Yang Agung..jadilah ibu yang mithali yang sentiasa menyayangi anaknya walau dalam apa keadaan sekali pun anak itu..jangan sesekali membeza kasih sayang antara anak..kerana belum tentu anak yang kita lebih sayangi itu akan dapat kita tumpang di hari tua dan belum tentu anak yang tak berapa disayangi itu akan membiarkan kita merempat kerana beza kasih yang kita berikan......

ana : peringatan untuk ana jugak................

Bookmark and Share

    


  Member Information For sufti_ilhamProfil   Hantar PM kepada sufti_ilham   Quote dan BalasQuote

aryan
Warga Rasmi
Menyertai: 18.02.2008
Ahli No: 32652
Posting: 5
Dari: klate

blank  


posticon Posting pada: 25-02-08 11:14


macam-macam yang berlaku dalam kehidupan...dah jadi sikap manusia..bila ada tak hargai..bila dah tak ada,baru tercari-cari...sama-sama kita jadi kan pengajaran...

Bookmark and Share

    


  Member Information For aryanProfil   Hantar PM kepada aryan   Quote dan BalasQuote

akmalnajwa
Warga 3 Bintang
Menyertai: 03.01.2008
Ahli No: 32188
Posting: 99

Terengganu   avatar


posticon Posting pada: 26-02-08 10:27


Assalamualaikum

"syurga di telapak kaki ibu"



tapi..ibu juga adalah manusia biasa yang tak lari dari melakukan kesilapan..

p/s : :cry: :cry: sedihnya baca that story...agak menyentuh hati


-----------------



Bookmark and Share

    


  Member Information For akmalnajwaProfil   Hantar PM kepada akmalnajwa   Pergi ke akmalnajwa's Website   Quote dan BalasQuote

sayatetapsaya
-WARGA AMAT SETIA-
Menyertai: 12.05.2004
Ahli No: 8934
Posting: 5682

italy  


posticon Posting pada: 26-02-08 12:35


Assalamualaikum
sedihnya...mahu saya menitikkan airmata andaikata perkara ni berlaku betul² di depan mata saya... :-(



Bookmark and Share

    


  Member Information For sayatetapsayaProfil   Hantar PM kepada sayatetapsaya   Quote dan BalasQuote

aidil_firdaus
Warga 2 Bintang
Menyertai: 30.10.2007
Ahli No: 31562
Posting: 58
Dari: pahang-putrajaya

KualaLumpur   avatar


posticon Posting pada: 26-02-08 12:38


mana hilang naluri keibuannya yang sepetutnya sayang setiap anak yang lahir dari rahimnya walaupun anak itu ada kekurangan.manusia takkan ada yang sempurna.

Bookmark and Share

    


  Member Information For aidil_firdausProfil   Hantar PM kepada aidil_firdaus   Quote dan BalasQuote

Member Messages

Forum Search & Navigation

 

Log in to check your private messages

Silakan Login atau Mendaftar





  


 

[ Carian Advance ]

Jum ke Forum 




Datacenter Solution oleh Fivio.com Backbone oleh JARING Bukan Status MSCMyPHPNuke Portal System

Disclaimer: Posting dan komen di dalam Portal Komuniti Ukhwah.com ini adalah menjadi hak milik ahli
yang menghantar. Ia tidak menggambarkan keseluruhan Portal Komuniti Ukhwah.com.
Pihak pengurusan tidak bertanggung jawab atas segala perkara berbangkit
dari sebarang posting, interaksi dan komunikasi dari Portal Komuniti Ukhwah.com.


Disclaimer: Portal Komuniti Ukhwah.com tidak menyebelahi atau mewakili mana-mana parti politik
atau sebarang pertubuhan lain. Posting berkaitan politik dan sebarang pertubuhan di dalam laman web ini adalah menjadi
hak milik individu yang menghantar posting. Ia sama-sekali tidak ada
kena-mengena, pembabitan dan gambaran sebenar pihak pengurusan Portal Komuniti Ukhwah.com

Portal Ukhwah
Hakcipta 2003 oleh Ukhwah.com
Tarikh Mula: 14 Mei 2003, 12 Rabi'ul Awal 1424H (Maulidur Rasul)
Made in: Pencala Height, Bandar Sunway dan Damansara Height
Dibina oleh Team Walasri




Loading: 0.12048 saat. Lajunya....